Tertinggi di Indonesia, Pemprov Papua Tengah Minta 8 Kabupaten Rembuk Turunkan Stunting

Jefri Manehat

Rabu, 3 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Papua Tengah, Ausilius You, memberikan sambutan pada Musrenbang RKPD tingkat Provinsi Papua Tengah di Timika. (Foto: Galeri Papua/Jefri Manehat)

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Papua Tengah, Ausilius You, memberikan sambutan pada Musrenbang RKPD tingkat Provinsi Papua Tengah di Timika. (Foto: Galeri Papua/Jefri Manehat)

MIMIKA – Delapan Kabupaten yang berada di Provinsi Papua Tengah diminta untuk berembuk turunkan stunting. Pasalnya angka stunting di Papua Tengah tertinggi secara nasional.

“Angka stunting di Papua Tengah merupakan tertinggi secara nasional,” ungkap Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Papua Tengah, Ausilius You, Selasa (2/4/2024).

Sebaran stunting per provinsi berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, sebanyak 9 provinsi telah mempunyai prevalensi di bawah 20 persen. Bahkan 1 provinsi di bawah 10 persen yaitu Bali 7,2 persen.

Sementara 5 Provinsi mempunyai prevalensi di atas 30 persen yakni NTT, Papua Pegunungan, Papua Barat Daya, Sulawesi Barat, dan Papua Tengah.

Berdasarkan data SKI tahun 2023 angka stunting di Papua Tengah paling tertinggi di Indonesia yakni 39,4 persen.

Untuk menurunkan angka stunting di Papua Tengah, menurut Ausilius You, membutuhkan kolaborasi yang melibatkan Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten, dan stakeholder pembangunan lainnya yang ada di Provinsi Papua Tengah.

“Kita semua di delapan kabupaten di Papua Tengah dan semua elemen yang ada harus kolaborasi untuk kepentingan ini agar stunting bisa diturunkan,” ujar Ausilius You.

Baca Juga :  Sidak ke RS Waa Banti, Pj Bupati: Sarana Prasarana Belum Memadai

Dia mengajak semua kepala daerah dengan pimpinan OPD di setiap kabupaten untuk menyusun perencanaan strategis yang dapat menurunkan angka stunting.

“Para Bupati dan pimpinan OPD baik di tingkat provinsi dan kabupaten harus punya komitmen dan berkontribusi dalam penurunan stunting. Mari kita sama- sama berpikir untuk kepentingan kemanusiaan,” tuturnya.

Ia menambahkan, selain stunting, terdapat juga masalah yang perlu diselesaikan Pemerintah Provinsi Papua Tengah yakni penurunan kemiskinan, penghapusan kemiskinan ekstrim, pengendalian inflasi, dan pengurangan pengangguran terbuka.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu
Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik
Rapat Tertutup Bahas Persoalan Kamtibmas, Mimika Bentuk Tim Terpadu
Kesbangpol Mimika Gelar Sosialisasi Penguatan Karakter Berbasis Pancasila dalam Keluarga
Lima Personel BPBD Mimika Disiapkan Jadi Tim Rescue Profesional
Tingkatkan Kesiapsiagaan, BPBD Mimika Bekali 50 Peserta Mitigasi Bencana
Evaluasi Program Pusjaki dan Kaka Sehat, Dinkes Mimika Tekankan Hal Ini
BMKG Imbau Warga Mimika Waspadai Kekeringan dan Kabut Asap Kiriman

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 18:39 WIT

Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu

Kamis, 3 September 2026 - 16:53 WIT

Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik

Rabu, 2 September 2026 - 19:01 WIT

Rapat Tertutup Bahas Persoalan Kamtibmas, Mimika Bentuk Tim Terpadu

Rabu, 2 September 2026 - 15:46 WIT

Kesbangpol Mimika Gelar Sosialisasi Penguatan Karakter Berbasis Pancasila dalam Keluarga

Rabu, 2 September 2026 - 15:22 WIT

Lima Personel BPBD Mimika Disiapkan Jadi Tim Rescue Profesional

Berita Terbaru

Bupati Mimika, Johannes Rettob. (Foto: Johannes Rettob)

Pemerintahan

Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu

Rabu, 9 Sep 2026 - 18:39 WIT

Personel Inafis Polres Mimika dan Polsek Kuala Kencana melakukan olah TKP penemuan jenazah di Perumahan Pondok Indah Amor SP3, Distrik Kuala Kencana, Mimika, Selasa (8/9/2026). (Foto: Istimewa)

Peristiwa

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Pondok Indah Amor Mimika

Selasa, 8 Sep 2026 - 15:24 WIT

Kasat Resnarkoba Polres Mimika AKP Habibi Solosa memimpin pemusnahan barang bukti ganja bersama perwakilan Kejaksaan, Pengadilan Negeri, BNNK, dan kuasa hukum tersangka di Mapolres Mimika, Selasa (8/9/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Polres Mimika Musnahkan 161.37 Gram Ganja

Selasa, 8 Sep 2026 - 15:20 WIT