Warna Toleransi Beragama dalam Syukuran Nataru di Mimika

Jefri Manehat

Selasa, 7 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tokoh lintas agama di Kabupaten Mimika memanjatkan doa sesuai ajaran agama masing-masing pada saat syukuran Natal dan Tahun Baru bersama di Kabupaten Mimika. (Foto: Galeri Papua/Jefri Manehat)

Tokoh lintas agama di Kabupaten Mimika memanjatkan doa sesuai ajaran agama masing-masing pada saat syukuran Natal dan Tahun Baru bersama di Kabupaten Mimika. (Foto: Galeri Papua/Jefri Manehat)

MIMIKA – Syukuran hari raya Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) bersama antara Pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat di Mimika, pada Selasa (7/1/2025), memberi warna tersendiri yang menggambarkan kuatnya toleransi umat beragama.

Syukuran Nataru bersama di yang digelar di pelataran Kantor Pusat Pemerintahah Kabupaten Mimika itu tidak hanya diikuti umat kristiani, tetapi semua agama baik itu Muslim, Hindu, dan Budha.

Dalam syukuran Nataru bersama itu, semua agama ikut memanjatkan doa sesuai kepercayaan agama masing-masing.

Terdapat lima agama yang melantunkan doa pada saat Nataru bersama. Doa bersama diawali doa yang dipimpin tokoh agama Islam, dilanjutkan doa dari tokoh agama Hindu, tokoh agama Katolik, tokoh agama Budha dan diakhiri dengan doa yang dipimpin tokoh agama Kristen Protestan.

Pastor Jhon Bunay, Pr., yang memimpin ibadah syukuran tersebut juga menekankan pentingnya toleransi umat beragama.

Kata dia, mewujudkan kesejahteraan masyarakat perlu juga menjunjung tinggi toleransi dan selalu mengedepankan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

Baca Juga :  Tiga Desain Terbaik Terpilih, Deiyai Siap Patenkan Batik Khas Suku Mee

“Untuk membangun Papua harus ada kolaborasi dari seluruh pihak dan seluruh elemen masyarakat yang ada di atas tanah Papua dan yang terpenting adalah saling menjunjung tinggi toleransi serta tidak iri hati,” kata Pastor Jhon Bunay dalam khotbahnya.

Selain kolaborasi, komunikasi juga perlu ditingkatkan. Komunikasi adalah bagian dari kolaborasi dan keterbukaan.

“Jika semua pembangunan di Mimika ada kolaborasi dan komunikasi yang baik maka kesejahteraan masyarakat sudah pasti akan terwujud,” kata Pastor Jhon.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival UMKM Mimika Digelar Besok, 125 Pelaku Usaha Siap Meramaikan
Tenaga Medis Mimika ‘Unjuk Gigi’ di Arena Lomba, Pelayanan Tetap Jadi Panglima
Sambut HUT ke-81 RI, Pangkoops TNI Habema Cup 2026 Resmi Digelar di Mimika
Pemkab Mimika Gelar Lomba Gerak Jalan Kreasi Putri Meriahkan HUT ke-81 RI
Festival Sunset Run Mimika: Edukasi Wisata dan Tertib Adminduk
Kemeriahan “Make Up Challenge” Pasutri Disdukcapil Mimika, Songsong HUT ke-81 RI
Inovasi Layanan Publik, Disdukcapil Mimika Bakal Gelar Sunset Run and Art Festival 2026
Peringati Hari Anak Nasional, 78 TK di Mimika Gelar Pawai Budaya

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:09 WIT

Festival UMKM Mimika Digelar Besok, 125 Pelaku Usaha Siap Meramaikan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:58 WIT

Tenaga Medis Mimika ‘Unjuk Gigi’ di Arena Lomba, Pelayanan Tetap Jadi Panglima

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:54 WIT

Sambut HUT ke-81 RI, Pangkoops TNI Habema Cup 2026 Resmi Digelar di Mimika

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:52 WIT

Pemkab Mimika Gelar Lomba Gerak Jalan Kreasi Putri Meriahkan HUT ke-81 RI

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:12 WIT

Festival Sunset Run Mimika: Edukasi Wisata dan Tertib Adminduk

Berita Terbaru