Kodim 1710/Mimika Siap Amankan Pilkada dan Pastikan Netralitas Prajurit

Endy Langobelen

Kamis, 26 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komandan Kodim (Dandim) 1710/Mimika, Letkol Inf Mochamad Slamet Wijaya, saat diwawancarai di Makodim 1710/Mimika, Jalan Agimuga, Mile 32, Timika, Papua Tengah, Kamis (26/9/2024). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Komandan Kodim (Dandim) 1710/Mimika, Letkol Inf Mochamad Slamet Wijaya, saat diwawancarai di Makodim 1710/Mimika, Jalan Agimuga, Mile 32, Timika, Papua Tengah, Kamis (26/9/2024). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

MIMIKA – Aparat TNI dari Komando Distrik Militer (Kodim) 1710/Mimika siap mengamankan keberlangsungan tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kabupaten Mimika.

Hal itu disampaikan oleh Komandan Kodim (Dandim) 1710/Mimika, Letkol Inf Mochamad Slamet Wijaya, saat diwawancarai di Makodim 1710/Mimika, Jalan Agimuga, Mile 32, Timika, Papua Tengah, Kamis (26/9/2024).

“Berkaitan dengan Pilkada, kami selaku aparat komando kewilayahan tentunya akan mendukung penuh pelaksanaan ataupun persiapan Pilkada yang ada di Kabupaten Mimika. Itu sudah menjadi tugas kami mendukung bagaimana pelaksanaan Pilkada itu berjalan lancar, aman, termasuk stabilitas yang ada di Mimika ini,” ujar Slamet.

“Kita mengikuti kebijakan dari komando atas termasuk mendukung aparat keamanan yang lain seperti halnya Polri ataupun Satgas yang lain,” imbuhnya.

Sebagai seorang Dandim yang baru saja menjabat di Kodim 1710/Mimika, Slamet mengungkapkan dirinya telah diberikan pemaparan terkait situasi dan potensi di Mimika oleh Letkol Inf Dedy Dwi Cahyadi selaku mantan Dandim 1710/Mimika.

“Komandan yang lama (Letkol Inf Dedy Dwi Cahyadi) sudah menyerahterimakan kepada kami baik itu situasi maupun potensi yang ada di sini sehingga tentunya itu akan menjadi bahan pertimbangan saya dalam mengambil keputusan termasuk langkah-langkah ke depannya terutama dalam hal pengamanan Pilkada,” tuturnya.

Baca Juga :  Hadiri Giat Penginjilan, Kapolsek Jila Beri Pesan Kamtibmas ke Masyarakat

Di samping itu, Slamet pun menegaskan bahwa pihaknya senantiasa menjunjung netralitas dalam pelaksanaan pesta demokrasi.

“Tentunya kita sesuai dengan kebijakan dari komando atas. Jadi, seluruh prajurit Kodim 1710/Mimika, kita bersifat netral. Tidak ada memihak satu pasangan calon manapun. Itu merupakan wajib hukumnya,” tegas Slamet.

“Sehingga apabila mungkin dari rekan-rekan wartawan ataupun siapapun yang melihat ataupun ada indikasi seperti itu, tolong disampaikan kepada kami sehingga kami bisa mengambil langkah antisipasi. Intinya kami prajurit Kodim 1710/Mimika netral,” pungkasnya.


Update berita terbaru lainnya dengan mengikuti saluran Galeripapua.com WhatsApp Channel. Klik link berikut https://whatsapp.com/channel/0029VafbmilChq6Dj7IL2i46

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sopir yang Sempat Ditahan KKB di Jayawijaya Ditemukan dalam Kondisi Terbakar, TNI Lakukan Evakuasi
1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika
Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Penikaman Remaja di Mimika
Aktivis HAM Papua: Pelemparan Bom Molotov ke Komnas HAM Bentuk Teror
Sebelum Bom Molotov, Kantor Komnas HAM Papua Pernah Diteror
Kunjungi Resort Milik OAP di Nabire, Araminus Omaleng Dorong Penguatan Ekonomi dan Pariwisata Lokal
Polres Mimika Musnahkan 161.37 Gram Ganja
Polisi Tetapkan 3 Tersangka atas Kasus Pembunuhan Tukang Ojek di Mimika

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:40 WIT

Sopir yang Sempat Ditahan KKB di Jayawijaya Ditemukan dalam Kondisi Terbakar, TNI Lakukan Evakuasi

Senin, 14 September 2026 - 15:25 WIT

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika

Minggu, 13 September 2026 - 18:14 WIT

Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Penikaman Remaja di Mimika

Rabu, 9 September 2026 - 23:22 WIT

Aktivis HAM Papua: Pelemparan Bom Molotov ke Komnas HAM Bentuk Teror

Rabu, 9 September 2026 - 22:16 WIT

Sebelum Bom Molotov, Kantor Komnas HAM Papua Pernah Diteror

Berita Terbaru