Wakil Bupati Intan Jaya Tekankan Akurasi Informasi Terkait Pengungsian

Endy Langobelen

Senin, 26 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Intan Jaya, Elias Igapa, mendistribusikan bantuan kepada pengungsi. (Foto: Istimewa/Pemda Intan Jaya)

Wakil Bupati Intan Jaya, Elias Igapa, mendistribusikan bantuan kepada pengungsi. (Foto: Istimewa/Pemda Intan Jaya)

INTAN JAYA – Wakil Bupati Intan Jaya, Elias Igapa, menekankan pentingnya akurasi informasi terkait pengungsian massal yang terjadi di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah.

Dia meminta seluruh pihak untuk memastikan informasi yang disebarluaskan, baik melalui media sosial maupun jalur lain, sesuai dengan data faktual yang valid.

Pernyataan ini disampaikan menyusul kedatangan pengungsi dari Kampung Mamba dan Zoagama, serta sembilan kampung lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Elias menyampaikan sebanyak 22 gereja telah menampung para pengungsi di ibu kota Intan Jaya, dan bantuan sosial berupa sembako telah didistribusikan.

Dia meminta dukungan dari ASN, masyarakat, dan para intelektual untuk menghentikan penyebaran informasi yang tidak akurat dan hanya menyebarkan informasi yang jelas dan terverifikasi dari pemerintah daerah.

Baca Juga :  DPO KKB Iyoktogi Telenggen Ditangkap di Yahukimo, Ini Deretan Aksi Kejahatannya

“Kami, sebagai pemerintah daerah, berkomitmen untuk menangani kasus ini secara tuntas,” tegas Wakil Bupati Igapa dalam siaran pers yang diterima Galeripapua.com, Senin (26/5/2025).

Elias juga mengingatkan masyarakat yang masih trauma agar tidak salah mengartikan informasi yang beredar, khususnya terkait penegakan hukum. Pemerintah daerah terus mengawasi ketersediaan makanan, pakaian, selimut, dan alat tidur bagi para pengungsi.

Ketua Tanggap Bencana Darurat, Joyakim Muzijau, menambahkan bahwa hanya 8 pengungsi yang dikirim ke Nabire dan Timika.

Dia meminta agar bantuan sosial difokuskan pada kebutuhan darurat di Intan Jaya, mengingat masih banyak pengungsi yang berada di hutan dan membutuhkan bantuan pakaian dan tempat penampungan.

Baca Juga :  Bupati Mimika: Kenaikan Biaya Perjalanan Dinas ASN Masih Sekadar Wacana

Di samping itu, Pdt. Yan Weya, mewakili para pengungsi, mengungkapkan kesulitan yang dihadapi akibat penggerebekan yang terjadi dini hari.

Mereka kehilangan banyak barang dan membutuhkan bantuan makanan, pakaian, dan tenaga untuk membangun tenda. Keterbatasan tenaga laki-laki, yang sebagian besar berada di kampung, juga menjadi kendala.

Terkait korban jiwa, Pdt. Weya menjelaskan bahwa dari 18 jenazah yang ditemukan, 4 di antaranya merupakan anggota KKB, sementara sisanya warga sipil.

Keluarga korban meminta bantuan untuk penguburan jenazah yang saat ini masih berada di luar ruangan. Mereka meminta waktu dan bantuan dari pemerintah daerah dan pihak keamanan untuk proses pemakaman yang layak.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabup Mimika Tegur Pejabat Tahan Kendaraan Dinas Usai Mutasi
Sertijab Direktur RSUD Mimika: Tongkat Estafet Berpindah, Tantangan Baru Menanti
Paskah 2026, Menteri Agama Ajak Umat Doakan Bangsa
WFH Tiap Jumat, Papua Tengah Genjot Birokrasi Digital dan Efisiensi Anggaran
Soal WFH, Bupati Mimika Tunggu Arahan Gubernur
Bappeda Mimika Soroti Otsus Belum Tepat Sasaran, Fokus Benahi Pendidikan dan Pengawasan
Fasilitas Air Bersih di Pesisir Mimika Banyak Rusak, Pengelolaan Diubah
Musrenbang RKPD, Bupati Mimika: Sektor Pendidikan jadi Prioritas Utama

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 15:02 WIT

Wabup Mimika Tegur Pejabat Tahan Kendaraan Dinas Usai Mutasi

Selasa, 7 April 2026 - 22:30 WIT

Sertijab Direktur RSUD Mimika: Tongkat Estafet Berpindah, Tantangan Baru Menanti

Minggu, 5 April 2026 - 04:34 WIT

Paskah 2026, Menteri Agama Ajak Umat Doakan Bangsa

Jumat, 3 April 2026 - 23:05 WIT

WFH Tiap Jumat, Papua Tengah Genjot Birokrasi Digital dan Efisiensi Anggaran

Kamis, 2 April 2026 - 06:31 WIT

Soal WFH, Bupati Mimika Tunggu Arahan Gubernur

Berita Terbaru

Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, berkomunikasi dengan para pejabat usai apel gabungan di pelataran Kantor Pusat Pemerintahan, SP3, Timika, Papua Tengah, Senin (13/4/2026). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Pemerintahan

Wabup Mimika Tegur Pejabat Tahan Kendaraan Dinas Usai Mutasi

Senin, 13 Apr 2026 - 15:02 WIT

Salah satu toko penjual plastik di Kabupaten Mimika yang terdampak kenaikan harga bahan baku. Galeripapua/ Kevin Kurni

Ekonomi

Lonjakan Harga Plastik Tekan Usaha di Mimika

Minggu, 12 Apr 2026 - 06:37 WIT

Finalis Duta Bahasa Papua 2026 pada malam puncak pemilihan duta bahasa Papua di Kota Jayapura, Sabtu, 11 April 2026. Galeripapua/Ikbal Asra

Event

Isak-Melani Jadi Wajah Baru Duta Bahasa Papua 2026

Minggu, 12 Apr 2026 - 06:01 WIT