Bantuan Pemerintah Pusat untuk Kepala Suku Dani Kabupaten Puncak Disambut Antusias

Sabtu, 18 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu ternak babi bantuan pemerintah pusat untuk masyarakat di Kabupaten Puncak. (Foto: Istimewa)

Salah satu ternak babi bantuan pemerintah pusat untuk masyarakat di Kabupaten Puncak. (Foto: Istimewa)

PUNCAK – Jembatan Murib, Kepala Suku Besar Dani di Kabupaten Puncak, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Presiden Republik Indonesia atas bantuan yang diberikan kepada keluarganya.

Bantuan berupa sepasang babi, alat bertani, dan bahan makanan ini diterima dengan penuh syukur dan dianggap sangat berarti bagi dirinya dan keluarga

Dalam pernyataannya, Jembatan Murib menjelaskan bahwa bantuan ini memberikan harapan baru bagi kesejahteraan keluarganya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebutkan, sepasang babi yang diberikan akan menjadi modal awal untuk mengembangkan usaha peternakan.

Dengan beternak babi, Murib berharap dapat meningkatkan pendapatan keluarga, yang pada akhirnya akan mendukung kehidupan yang lebih baik.

Baca Juga :  Inflasi Mimika Desember 2025 Melandai, Terendah dalam Dua Tahun Terakhir

Selain bantuan ternak, alat-alat pertanian yang diberikan juga menjadi sorotan. Menurut Jembatan, alat-alat tersebut akan sangat membantu meningkatkan produktivitas dalam merawat kebun.

Dengan peralatan yang memadai, ia optimistis hasil pertanian keluarganya akan lebih baik, sehingga dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan lebih baik.

Bantuan bahan makanan yang diberikan juga dinilai sangat tepat untuk dirasakan langsung oleh keluarga besarnya.

Murib menegaskan bahwa bantuan ini tidak hanya meringankan beban keluarga, tetapi juga memberikan dorongan semangat untuk terus bekerja keras demi masa depan yang lebih cerah.

Baca Juga :  Seribu OAP Miskin Ekstrem di Mimika Terima Bantuan dari Pemprov

“Saya dan keluarga akan merawat bantuan ini dengan baik, sehingga manfaatnya dapat segera kami rasakan,” ujar Murib dengan penuh keyakinan.

Ia menegaskan komitmennya untuk memanfaatkan bantuan ini sebaik mungkin, baik dalam beternak maupun mengelola kebun, demi mencapai kesejahteraan yang berkelanjutan.

Pernyataan tulus dari Jembatan Murib ini mencerminkan dampak positif dari perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat di wilayah terpencil seperti Kabupaten Puncak.

Bantuan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk mendukung kemandirian ekonomi masyarakat adat Dani, sekaligus memperkuat hubungan harmonis antara pemerintah dan komunitas lokal.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Koperasi Merah Putih Atuka Diresmikan, Mimika Tancap Gas Bangun Ekonomi Kampung
Pasokan LPG Timika Seret, Pertamina Jamin Distribusi Tetap Jalan
Krisis Pasokan, Warga Mimika Antre Berjam-jam Demi LPG
Stok Elpiji di Mimika Aman, Penjualan Dialihkan ke Gudang Cegah Penimbunan
Stok BBM dan Elpiji Aman, Disperindag Mimika Minta Warga Stop Panic Buying
Pertamina Jamin Stok BBM di Mimika Aman
Disperindag Mimika Sidak Pasar, Temukan Harga Cabai Rawit Tembus Rp120 Ribu
Disperindag Mimika Gelar Pasar Murah Jelang Idulfitri, Warga Rela Antre Panjang

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 19:30 WIT

Koperasi Merah Putih Atuka Diresmikan, Mimika Tancap Gas Bangun Ekonomi Kampung

Senin, 6 April 2026 - 20:29 WIT

Pasokan LPG Timika Seret, Pertamina Jamin Distribusi Tetap Jalan

Senin, 6 April 2026 - 19:56 WIT

Krisis Pasokan, Warga Mimika Antre Berjam-jam Demi LPG

Jumat, 3 April 2026 - 22:55 WIT

Stok Elpiji di Mimika Aman, Penjualan Dialihkan ke Gudang Cegah Penimbunan

Kamis, 2 April 2026 - 02:15 WIT

Stok BBM dan Elpiji Aman, Disperindag Mimika Minta Warga Stop Panic Buying

Berita Terbaru

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas, memberikan penghormatan terakhir kepada korban insiden tambang bawah tanah melalui peletakan karangan bunga di site DMLZ, Mimika, Selasa (7/4/2026). Tragedi September 2025 menjadi titik balik perusahaan dalam memperketat protokol keselamatan kerja. (Foto: Dokumen PTFI)

Freeport

Refleksi 59 Tahun Freeport Indonesia Menuju Pemulihan

Kamis, 9 Apr 2026 - 01:09 WIT