Stok BBM dan Elpiji Aman, Disperindag Mimika Minta Warga Stop Panic Buying

Ahmad

Kamis, 2 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana rapat koordinasi Disperindag Mimika bersama Pertamina dan mitra terkait di ruang rapat Disperindag Mimika, Rabu (1/4/2026). (Foto: Istimewa).

Suasana rapat koordinasi Disperindag Mimika bersama Pertamina dan mitra terkait di ruang rapat Disperindag Mimika, Rabu (1/4/2026). (Foto: Istimewa).

MIMIKA — Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji dalam kondisi aman, meski sempat muncul isu kelangkaan yang memicu kepanikan warga.

Kepastian ini disampaikan usai rapat koordinasi bersama pihak Pertamina, pengelola SPBU, agen minyak tanah, dan distributor elpiji di ruang rapat Disperindag Mimika, Rabu (1/4/2026).

Kepala Disperindag Mimika, drh. Sabelina Fitriani, M.Si., menegaskan bahwa berdasarkan hasil audit stok secara menyeluruh, cadangan energi di wilayah tersebut masih mencukupi untuk kebutuhan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebetulnya stok BBM bersubsidi dan non subsidi cukup. Ada yang 10 hari ke depan, 13 hari ke depan dan per tanggal hari ini (1/4/2026) minyak tanah sudah masuk. Jadi stok masih 12 hari ke depan tapi sudah ada kapal masuk,” ungkap Sabelina.

Baca Juga :  RDP dengan DPRK Mimika, Pemuda Mimika Bersatu Sampaikan 13 Tuntutan,

Ia menjelaskan, ketahanan stok BBM dan elpiji saat ini ditopang oleh suplai yang masih berjalan dan tambahan pasokan yang terus berdatangan.

Untuk Pertalite, tersedia 1.534 kiloliter (KL) dengan estimasi ketahanan hingga 13 hari. Tambahan pasokan 700 KL dijadwalkan tiba pada 2 April.

Sementara itu, Biosolar bersubsidi tercatat 1.800 KL dengan ketahanan sekitar enam hari. Namun, tambahan 1.000 KL akan segera masuk untuk menjaga stabilitas pasokan.

Adapun minyak tanah tersedia 753 KL atau cukup untuk 10 hari ke depan, ditambah suplai baru sebanyak 300 KL yang telah tiba. Untuk sektor aviasi, stok avtur mencapai 753 KL, dengan tambahan 1.500 KL yang tengah dalam proses pengiriman.

Baca Juga :  Stok Elpiji di Mimika Aman, Penjualan Dialihkan ke Gudang Cegah Penimbunan

Di sektor non-subsidi, Pertamax tersedia 150 KL dan Dexlite 100 KL, dengan suplai lanjutan yang terus dipantau secara berkala.

Disperindag menilai kelangkaan yang sempat terjadi di tingkat pengecer bukan disebabkan oleh gangguan distribusi, melainkan akibat aksi pembelian berlebihan oleh masyarakat.

“Kami imbau kepada masyarakat supaya tidak panik karena setelah melakukan rapat ini, kita tahu bahwa ketersediaan bahan bakar baik subsidi maupun non subsidi serta elpiji masih cukup,” tegas Sabelina.

Sebagai langkah antisipasi, Disperindag Mimika akan memperketat pengawasan distribusi di lapangan, terutama terhadap peredaran elpiji dan penyaluran BBM subsidi di SPBU.

Pengawasan juga difokuskan untuk mencegah praktik penimbunan oleh oknum yang memanfaatkan situasi, serta memastikan distribusi energi tetap tepat sasaran di tengah masyarakat.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ikan Tongkol dari Fakfak Masuk Mimika Dipastikan Aman Konsumsi
Tembus Pasar Global: Papua Tengah Cetak Sejarah Ekspor Perdana 42 Ton Ikan Bawal ke Malaysia
UMKM Mimika Naik Kelas, Noken Kreatif Tembus Onboarding Bank Indonesia 2026
Pemkab Mimika Bakal Sulap Pasar Mapurujaya yang Terbengkalai Jadi Pasar Ikan
Harga Sayur di Timika Melonjak Jelang Iduladha
Dukung Swasembada Pangan, Polres Mimika Panen Jagung Satu Hektare
IHLS Gelar Bazaar di SAGA Waena, Tawarkan 15 Ribu Perkakas Rumah Tangga
Defisit Rp600 Miliar Mengintai, Mimika Percepat Diversifikasi Ekonomi

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:21 WIT

Tembus Pasar Global: Papua Tengah Cetak Sejarah Ekspor Perdana 42 Ton Ikan Bawal ke Malaysia

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:27 WIT

UMKM Mimika Naik Kelas, Noken Kreatif Tembus Onboarding Bank Indonesia 2026

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:09 WIT

Pemkab Mimika Bakal Sulap Pasar Mapurujaya yang Terbengkalai Jadi Pasar Ikan

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:08 WIT

Harga Sayur di Timika Melonjak Jelang Iduladha

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:30 WIT

Dukung Swasembada Pangan, Polres Mimika Panen Jagung Satu Hektare

Berita Terbaru

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mimika, Inosensius Yoga Pribadi (kiri), dan Vice President Government Relations PT Freeport Indonesia, Lenny Josephina (kanan), menandatangani Berita Acara Serah Terima hibah 11 kilometer pipa HDPE di area operasional dataran rendah PTFI, Mile 34, Mimika, Papua Tengah, Kamis, 9 Juli 2026. Dok. PTFI

Freeport

PTFI Serahkan Hibah 11 Km Pipa HDPE ke Pemkab Mimika

Jumat, 10 Jul 2026 - 14:39 WIT