MIMIKA — Komunitas pesepeda Spin 4 Fun mendorong Pemerintah Daerah di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, untuk segera membangun infrastruktur jalur sepeda yang aman dan layak.
Dorongan ini disampaikan menyusul pelaksanaan Summer Camp 2025, yang menjadi momentum konsolidasi internal sekaligus penegasan komitmen komunitas terhadap keselamatan dan hak pesepeda di jalan raya.
Kegiatan Summer Camp 2025 digelar di Wisata Pelangi, Kilometer 8, Minggu (14/12/2025), diawali dengan gowes bersama dari pelataran Graha Eme Neme Yauware menuju lokasi kegiatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain mempererat silaturahmi antaranggota, agenda ini juga menjadi ruang diskusi arah perjuangan komunitas ke depan.
Ketua Umum Spin 4 Fun, Floren Fernandes, mengatakan komunitasnya berencana menemui pemerintah daerah untuk mendorong pembangunan jalur khusus sepeda di Mimika, sebagaimana telah diterapkan di berbagai kota besar di dunia.
Dengan tersedianya jalur sepeda, lanjut Floren, pesepeda dapat memperoleh hak yang sama sebagai pengguna jalan sekaligus mendukung kampanye gaya hidup rendah karbon (low-carbon lifestyle), gaya hidup berkelanjutan (sustainable lifestyle), dan mobilitas aktif (active mobility).
“Makanya kita (Komunitas Spin 4 Fun) setiap hari Jumat akhir kita lakukan aksi Indonesia Critical Mass (ICM),” ujar Floren.
Ia menjelaskan, Indonesia Critical Mass merupakan gerakan pesepeda yang digelar serentak dan damai di berbagai kota di Indonesia setiap akhir bulan.
Gerakan ini bertujuan mengampanyekan hak pesepeda sebagai bagian dari lalu lintas serta mendorong pemerintah menyediakan infrastruktur yang lebih ramah sepeda.
Floren menilai, keberadaan jalur sepeda tidak hanya berdampak pada keselamatan pesepeda, tetapi juga berkontribusi dalam mengurangi kemacetan dan polusi udara, sekaligus mempromosikan bersepeda sebagai moda transportasi yang sehat dan ramah lingkungan.
Dorongan serupa juga disampaikan oleh Erang, inisiator berdirinya Komunitas Spin 4 Fun. Ia berharap pemerintah dapat menghadirkan infrastruktur pendukung agar pesepeda merasa aman saat beraktivitas di jalan raya.
“Agar kita pesepeda juga bisa merasa aman, dan punya hak berkendara di jalan raya seperti kendaraan-kendaraan lain,” tuturnya.
Spin 4 Fun sendiri resmi terbentuk pada 27 April 2025, berawal dari hobi bersepeda sekelompok pemuda di Kabupaten Mimika. Seiring waktu, komunitas ini berkembang dan mulai merancang program jangka panjang, termasuk aksi sosial serta penguatan sumber daya manusia di internal komunitas.
Melalui kegiatan Summer Camp 2025, Spin 4 Fun menegaskan bahwa bersepeda bukan sekadar aktivitas rekreasi, melainkan bagian dari upaya membangun kota yang lebih sehat, aman, dan berkelanjutan—yang salah satunya membutuhkan keberpihakan kebijakan melalui pembangunan jalur sepeda yang memadai.










