Razia Sajam di Bandara Timika, Polisi Amankan Puluhan Anak Panah

Ahmad

Jumat, 3 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi saat sedang melakukan razia terhadap barang bawaan penumpang. (Foto: Istimewa/Humas Polres Mimika)

Polisi saat sedang melakukan razia terhadap barang bawaan penumpang. (Foto: Istimewa/Humas Polres Mimika)

MIMIKA – Kepolisian Sektor (Polsek) Kawasan Bandara Mozes Kilangin Timika mengamankan puluhan anak panah milik penumpang.

Dalam keterangan resminya, Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Hempy Ona mengatakan bahwa anak panah tersebut ditemukan saat polisi sedang melakukan pengamanan sekaligus razia senjata tajam (sajam) terhadap penumpang pesawat rute pedalaman Ilaga–Timika pasca aksi saling serang kelompok warga di Distrik Kwamki Narama beberapa hari lalu.

Kata Iptu Hempy, kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Kawasan Bandara, Ipda Yusran Jaya Milu bersama jajarannya.

Pengamanan ini dilakukan di dua titik, yakni di yakni Bandara UPBU dan Bandara Avco Mozes Kilangin Timika.

“Razia berlangsung diawali dengan apel pengecekan personel dan doa bersama. Selanjutnya, personel melakukan pengamanan serta pemeriksaan barang bawaan seluruh penumpang pesawat dari Ilaga,” ungkap Iptu Hempy.

“Dari hasil pemeriksaan terhadap 13 penerbangan dengan total 54 penumpang (44 orang OAP dan 10 orang pendatang), petugas berhasil mengamankan 21 anak panah yang dibawa oleh seorang penumpang berinisial PM (31) yang tiba menggunakan pesawat Airfast Indonesia Twin Otter DHC6-300/PK-OCJ di Bandara Avco,” katanya menambahkan.

Baca Juga :  Kasus Pembunuhan Kilometer 10, Pelaku Yang Diamankan di Makassar Tiba di Timika

Lebih lanjut dikatakan bahwa seluruh barang bukti tersebut langsung diamankan di Mapolsek Kawasan Bandara untuk proses pemusnahan.

Iptu Hempy menegaskan, razia ini merupakan langkah preventif kepolisian dalam mencegah potensi kriminalitas dari luar wilayah yang dapat mengganggu stabilitas keamanan di Kabupaten Mimika.

“Razia ini adalah bentuk kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, sekaligus mencegah masuknya senjata tajam maupun benda berbahaya dari luar ke Timika,” lanjutnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aktivis HAM Papua: Pelemparan Bom Molotov ke Komnas HAM Bentuk Teror
Sebelum Bom Molotov, Kantor Komnas HAM Papua Pernah Diteror
Polres Mimika Musnahkan 161.37 Gram Ganja
Polisi Tetapkan 3 Tersangka atas Kasus Pembunuhan Tukang Ojek di Mimika
Kasus Sajam di Kwamki Narama: Polisi Tetapkan 4 Tersangka, 5 Dipulangkan
Kejari Mimika Musnahkan Barang Bukti dari 19 Perkara, Ada Sabu dan Uang Palsu
Rilis Video Penembakan Konvoi Freeport, OPM Klaim Bertanggung Jawab
Konflik Kwamki Narama: Polisi Tangkap 9 Pembawa Sajam, Terjerat UU Darurat

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 23:22 WIT

Aktivis HAM Papua: Pelemparan Bom Molotov ke Komnas HAM Bentuk Teror

Rabu, 9 September 2026 - 22:16 WIT

Sebelum Bom Molotov, Kantor Komnas HAM Papua Pernah Diteror

Selasa, 8 September 2026 - 15:20 WIT

Polres Mimika Musnahkan 161.37 Gram Ganja

Selasa, 8 September 2026 - 15:15 WIT

Polisi Tetapkan 3 Tersangka atas Kasus Pembunuhan Tukang Ojek di Mimika

Selasa, 8 September 2026 - 15:12 WIT

Kasus Sajam di Kwamki Narama: Polisi Tetapkan 4 Tersangka, 5 Dipulangkan

Berita Terbaru

Tim Inafis Polres Mimika melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) penemuan jenazah pria bersimbah darah di Jalan Cenderawasih, SP 2, Mimika, Papua Tengah, Sabtu (12/9/2026). (Foto: Istimewa)

Peristiwa

Seorang Pria Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di SP 2 Mimika

Sabtu, 12 Sep 2026 - 15:08 WIT