MIMIKA – Laga semifinal Liga 4 Zona Papua Tengah di Stadion Wania Imipi, SP 1, Mimika, Senin (16/3/2026), berlangsung penuh drama. Persipani Paniai memastikan tiket ke partai final usai menyingkirkan tuan rumah Persemi Mimika melalui adu penalti dengan skor 4-3.
Pertandingan berjalan sengit sejak menit awal. Kedua tim tampil terbuka dan saling menekan, hingga skor imbang 1-1 bertahan sampai waktu normal 90 menit berakhir.
Laga kemudian dilanjutkan ke babak tambahan waktu. Namun, tensi pertandingan meningkat tajam pada awal extra time, dipicu sejumlah keputusan wasit yang menuai protes dari kedua kubu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Persipani melayangkan keberatan atas kepemimpinan wasit yang dinilai tidak objektif. Di sisi lain, Persemi Mimika juga mengungkapkan kekecewaan terhadap beberapa pelanggaran penting yang tidak mendapat perhatian.
Situasi memanas ketika reaksi suporter di tribun merembet ke lapangan dan memicu kericuhan yang melibatkan pemain serta ofisial kedua tim.
Untuk menjaga keamanan dan kondusivitas pertandingan, panitia pelaksana bersama perwakilan tim mengambil keputusan menghentikan sisa waktu pertandingan. Kedua tim sepakat penentuan pemenang dilakukan melalui adu penalti.
Dalam situasi penuh tekanan, Persipani tampil lebih tenang. Empat dari lima penendang mereka sukses menjalankan tugas, sementara dua eksekutor Persemi gagal mencetak gol.
Skor akhir 4-3 memastikan kemenangan Persipani sekaligus mengantar tim berjuluk Laskar Paniai itu melaju ke partai puncak.
Pada final, Persipani akan menghadapi Persipuncak Puncak Cartenz yang telah lebih dulu memastikan tempat. Laga final dijadwalkan berlangsung Selasa (17/3/2026) sore di stadion yang sama.
Sementara itu, Persemi Mimika akan menjalani laga perebutan tempat ketiga melawan Persido Dogiyai pada Selasa pagi.








