Data Dapodik Bermasalah, Distribusi MBG di Mimika Kacau

Ahmad

Jumat, 17 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Antonius Welerubun. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Antonius Welerubun. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, menghadapi hambatan serius akibat ketidakakuratan Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Persoalan ini berdampak langsung pada distribusi makanan yang tidak tepat sasaran hingga memicu pemborosan logistik di lapangan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Antonius Welerubun, mengungkapkan adanya perbedaan signifikan antara data administratif di pusat dengan kondisi riil di sekolah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sejujurnya data Dapodik tidak akurat. Ada semacam manipulasi. Misalnya, ada murid yang sudah meninggal tapi masih tercatat, atau yang sudah pindah namun datanya belum diperbarui,” ujar Antonius saat memberikan keterangan pada 15 April 2026.

Baca Juga :  IPMAPAN Sorong Gelar Diskusi Pengaruh Teknologi Terhadap Kesehatan di Asrama

Akibat ketidakpastian jumlah siswa, penyaluran program MBG menjadi tidak efektif. Sejumlah sekolah dilaporkan menerima kelebihan porsi makanan hingga terbuang, sementara sekolah lain justru mengalami kekurangan.

“Akibatnya, penyiapan MBG ada yang kurang, ada yang lebih. Datanya tidak pasti, sehingga distribusi tidak tepat sasaran,” tegasnya.

Selain persoalan data, kendala juga muncul dari sisi koordinasi dan administrasi program. Rencana pembangunan 18 titik dapur umum di Mimika hingga kini belum memiliki dasar hukum atau dokumen resmi yang diterima Dinas Pendidikan.

“Memang sudah ada komunikasi mengenai 18 titik dapur, tetapi itu masih sebatas lisan, belum ada surat resmi,” jelas Antonius. “Kami hanya bisa berkoordinasi. Kami menyiapkan tempat untuk pembangunan dapur-dapur sementara.”

Baca Juga :  Disnakertrans Mimika Siapkan Generasi OAP jadi Pengusaha Sukses

Lebih lanjut, Dinas Pendidikan juga mengaku tidak mendapatkan informasi resmi terkait penghentian sementara program MBG di sejumlah sekolah. Koordinasi yang berjalan sejauh ini disebut masih bersifat informal.

“Kami belum mendapatkan informasi resmi. Hanya sebatas komunikasi saat mereka datang bersilaturahmi,” tambah Antonius.

Di tengah kendala program nasional tersebut, pemenuhan kebutuhan gizi siswa di wilayah pesisir dan pegunungan Mimika sementara masih mengandalkan inisiatif bantuan makanan tambahan dari pemerintah daerah.

Pemerintah daerah pun mendesak dilakukannya audit menyeluruh serta sinkronisasi data agar program MBG berjalan efektif dan benar-benar menjangkau siswa yang membutuhkan, bukan sekadar menjadi program seremonial.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Resmikan Asrama Rp12 Miliar di Timika, Bupati Intan Jaya Fokus Bangun SDM
DPRK Temukan Asrama Putri Mamberamo Raya Terbengkalai sejak 2023
UNCEN-Rumapapua Kenalkan Inovasi Produk Bahan Alam Papua
Freeport Pacu SDM Papua Kuasai AI, Pelatihan di Timika Diserbu Ratusan Peserta
Polsek Mimika Baru Masuk SD, Tekan Kasus Bullying Sejak Dini
Sentra Pendidikan Mimika Butuh Intervensi Pemprov Hingga Pemerintah Pusat
Jalan Sunyi Polisi Kawan Pendidikan di Kapiraya
Wapres Tinjau Sentra Pendidikan Mimika, Sekolah Asrama Khusus OAP

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 06:02 WIT

DPRK Temukan Asrama Putri Mamberamo Raya Terbengkalai sejak 2023

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:51 WIT

UNCEN-Rumapapua Kenalkan Inovasi Produk Bahan Alam Papua

Kamis, 30 April 2026 - 21:37 WIT

Freeport Pacu SDM Papua Kuasai AI, Pelatihan di Timika Diserbu Ratusan Peserta

Senin, 27 April 2026 - 16:31 WIT

Polsek Mimika Baru Masuk SD, Tekan Kasus Bullying Sejak Dini

Selasa, 21 April 2026 - 22:43 WIT

Sentra Pendidikan Mimika Butuh Intervensi Pemprov Hingga Pemerintah Pusat

Berita Terbaru

Ilustrasi.

Wisata

Cuaca di Laut Mimika Memburuk, Nelayan Diminta Waspada

Senin, 1 Jun 2026 - 18:48 WIT

Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil, Dolfina Ritiyauw saat ditemui, Senin (1/6/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Pemerintahan

Disdukcapil Mimika Targetkan 100 Pasangan Ikut Nikah Massal Gratis

Senin, 1 Jun 2026 - 18:37 WIT