Kirab Bendera 50 Meter Satukan Ratusan Warga Puncak Jaya Rayakan Hari Lahir Pancasila

Endy Langobelen

Senin, 1 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, Senin (1/6/2026). (Foto: Istimewa)

Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, Senin (1/6/2026). (Foto: Istimewa)

PUNCAK JAYA – Semangat persatuan dan nasionalisme mewarnai peringatan Hari Lahir Pancasila di Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, Senin (1/6/2026).

Sekitar 800 warga dari berbagai kalangan mengikuti Kirab Merah Putih dengan membawa bendera raksasa sepanjang 50 meter menuju Bukit Zaitun.

Kegiatan yang digagas Dewan Pimpinan Cabang Barisan Merah Putih Republik Indonesia (DPC BMP RI) Kabupaten Puncak Jaya itu menjadi simbol kuat kebersamaan masyarakat dalam menjaga nilai-nilai Pancasila di tengah keberagaman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kirab dimulai dari depan Makodim 1714/Puncak Jaya dan melibatkan Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparat keamanan, serta masyarakat umum.

Turut hadir Ketua DPC BMP RI Puncak Jaya Yadius Tabuni, Asisten I Setda Puncak Jaya Yahya Wonorengga, Dandim 1714/Puncak Jaya Letkol Inf Bagus, Kapolres Puncak Jaya AKBP Yuda Wicaksono, Dansatgas Yonif 743/PSY Letkol Inf Heri Mujiono, serta Dansatgas Yonif 136/TS Letkol Inf Yudi Satria Wibowo.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembagian bendera Merah Putih kepada masyarakat dan pelayanan pengobatan gratis oleh tim kesehatan Satgas Yonif 743/PSY dan Satgas Yonif 136/TS.

Selanjutnya, Ketua DPC BMP RI bersama perwakilan pemerintah daerah dan Forkopimda secara simbolis melepas peserta kirab melalui pelepasan balon ke udara sebagai tanda dimulainya kegiatan.

Baca Juga :  Upacara HUT ke-80 RI Tertinggi Ada di Papua Tengah

Dengan penuh antusiasme, peserta yang terdiri atas orang dewasa hingga anak-anak membawa bendera Merah Putih berukuran 50 meter x 6 meter menuju Bukit Zaitun yang berjarak sekitar dua kilometer dari titik awal kegiatan.

Sepanjang perjalanan, peserta mengibarkan bendera sambil menyanyikan lagu-lagu kebangsaan yang menambah semarak suasana peringatan Hari Lahir Pancasila.

Setibanya di Bukit Zaitun, Asisten I Yahya Wonorengga membacakan sambutan tertulis Bupati Puncak Jaya, Yuni Wonda.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila tidak hanya menjadi momentum mengenang sejarah lahirnya dasar negara, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat komitmen dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila.

“Pancasila merupakan pemersatu bangsa Indonesia yang memiliki keberagaman suku, agama, ras, budaya, dan bahasa,” kata Bupati dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten I.

Menurutnya, di tengah perkembangan teknologi dan dinamika sosial yang terus berubah, nilai-nilai Pancasila harus tetap menjadi pedoman dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Semangat gotong royong, toleransi, keadilan sosial, serta cinta tanah air, kata dia, perlu terus dipelihara demi mewujudkan Indonesia yang maju, aman, dan sejahtera.

“Sebagai warga negara Indonesia, kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda sebagai penerus bangsa,” ujarnya.

Baca Juga :  Festival Cahaya Kreasi Papua Tengah Ditutup, Pemprov Dorong Pembinaan Talenta Pelajar

“Melalui semangat kebersamaan, mari kita jadikan peringatan Hari Lahir Pancasila sebagai sarana memperkuat rasa nasionalisme, mempererat persaudaraan, dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama,” imbuhnya.

Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bergandengan tangan membangun daerah dan bangsa berdasarkan nilai-nilai luhur Pancasila.

“Mari kita jadikan perbedaan sebagai kekuatan, keberagaman sebagai pemersatu, dan persatuan sebagai fondasi utama dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

Usai pembacaan sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Ikrar Pancasila yang dipimpin Asisten I dan diikuti seluruh peserta kirab.

Melalui ikrar tersebut, masyarakat menyatakan komitmen untuk menjunjung tinggi Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa, menjaga persatuan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika, mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, serta menolak segala bentuk paham dan tindakan yang bertentangan dengan Pancasila, UUD 1945, dan keutuhan NKRI.

Peringatan Hari Lahir Pancasila di Puncak Jaya kemudian ditutup dengan foto bersama, ramah tamah, dan makan bersama masyarakat sebagai wujud kebersamaan yang menjadi salah satu nilai utama dalam Pancasila.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Inovasi Layanan Publik, Disdukcapil Mimika Bakal Gelar Sunset Run and Art Festival 2026
Peringati Hari Anak Nasional, 78 TK di Mimika Gelar Pawai Budaya
Festival Seni TIFA Tutup, Pemkab Mimika Janji Lanjutkan Dukungan
Duta TIFA 2026 Resmi Terpilih, Siap Jadi Wajah Promosi Seni, Budaya, dan UMKM Papua Tengah
TIFA 2026 Terima Sertifikat KEN, Bukti Festival Seni Mimika Kembali Diakui Secara Nasional
Deiyai Juara Umum TIFA 2026, Budaya Asli dan Produk Lokal Jadi Daya Tarik
Brand Ticha Juara 1 TIFA 2026 Lewat Inovasi Fashion Khas Papua Tengah
Samuel Yogi: Festival TIFA Dorong Pertumbuhan UMKM dan Promosi Budaya Papua

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:32 WIT

Inovasi Layanan Publik, Disdukcapil Mimika Bakal Gelar Sunset Run and Art Festival 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:31 WIT

Peringati Hari Anak Nasional, 78 TK di Mimika Gelar Pawai Budaya

Minggu, 5 Juli 2026 - 01:56 WIT

Festival Seni TIFA Tutup, Pemkab Mimika Janji Lanjutkan Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 23:56 WIT

Duta TIFA 2026 Resmi Terpilih, Siap Jadi Wajah Promosi Seni, Budaya, dan UMKM Papua Tengah

Jumat, 3 Juli 2026 - 22:40 WIT

TIFA 2026 Terima Sertifikat KEN, Bukti Festival Seni Mimika Kembali Diakui Secara Nasional

Berita Terbaru