Kebakaran di Paniai: 40 Rumah Kios Ludes, 11 Orang Meninggal Dunia

Endy Langobelen

Senin, 7 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aparat dan warga berupaya memadamkan api di Kampung Bapouda, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, Senin (7/9/2026) dini hari. (Foto: Humas Polda Papua Tengah)

Aparat dan warga berupaya memadamkan api di Kampung Bapouda, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, Senin (7/9/2026) dini hari. (Foto: Humas Polda Papua Tengah)

PANIAI – Kebakaran hebat melanda kawasan pasar di Kampung Bapouda, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, Senin (7/9/2026) dini hari. Sedikitnya 40 unit rumah kios ludes terbakar dalam peristiwa tersebut.

Tragedi itu tidak hanya menyebabkan kerugian material. Sebanyak 11 orang ditemukan meninggal dunia setelah petugas melakukan pemeriksaan terhadap bangunan-bangunan yang terbakar.

Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 00.25 WIT. Api dengan cepat membesar dan merambat ke sejumlah rumah kios yang berdiri saling berdempetan sehingga membuat proses pemadaman berlangsung cukup lama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasubbid Penmas Humas Polda Papua Tengah, Kompol Henry J. Manurung, membenarkan peristiwa kebakaran yang menelan korban jiwa tersebut.

“Benar, telah terjadi kebakaran di kawasan pasar di Kampung Bapouda, Distrik Paniai Timur, yang mengakibatkan puluhan rumah terbakar dan 11 orang meninggal dunia,” kata Henry.

Dalam upaya memadamkan api, aparat kepolisian mengerahkan satu unit kendaraan taktis (Rantis) Water Canon.

Petugas bersama unsur terkait berjibaku mengendalikan kobaran api yang terus membesar di kawasan pasar tersebut.

Baca Juga :  IPMAMI Demo Minta Dinas Pendidikan Transparan Kelola Beasiswa

Api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 03.30 WIT.

“Besarnya kobaran api serta kondisi rumah kios yang saling berdempetan membuat proses pemadaman berlangsung cukup lama,” katanya.

Setelah kobaran api berhasil dipadamkan, aparat kemudian melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah rumah kios yang terdampak kebakaran.

Dari pemeriksaan tersebut, petugas menemukan 11 korban dalam kondisi meninggal dunia dengan luka bakar.

Seluruh korban kemudian dievakuasi ke RSUD Paniai untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Dari 11 korban meninggal dunia, lima di antaranya merupakan orang dewasa. Mereka masing-masing berinisial Na (70), Wa (36), Ha (30), RF (28), dan He (30).

Sementara itu, enam korban lainnya masih berusia anak-anak, yakni As (9), Ab (6), Ad (5), Ar (9), Ic (6), dan AY (2).

“Seluruh jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Paniai untuk proses penanganan lebih lanjut. Dari 11 korban, lima di antaranya merupakan orang dewasa, masing-masing berinisial Na (70), Wa (36), Ha (30), RF (28), dan He (30). Sementara enam korban lainnya masih anak-anak, yakni As (9), Ab (6), Ad (5), Ar (9), Ic (6), dan AY (2),” jelasnya.

Baca Juga :  Seorang Pria Diduga Ditahan Kelompok Bersenjata di Jayawijaya, Dipaksa Dukung Papua Merdeka

Temuan tersebut menambah berat duka akibat kebakaran yang terjadi di kawasan pasar tersebut. Selain menyebabkan puluhan rumah kios terbakar, peristiwa itu merenggut nyawa warga, termasuk enam anak-anak.

Hingga kini, kepolisian belum dapat memastikan penyebab kebakaran yang terjadi di kawasan Pasar Kampung Bapouda tersebut.

Aparat masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi serta memeriksa lokasi kejadian untuk mengetahui sumber dan penyebab awal munculnya api.

“Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Kami masih mengumpulkan keterangan dari para saksi dan melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara untuk mengetahui penyebab kebakaran tersebut,” tegas Kompol Henry J. Manurung.

Kepolisian memastikan proses penyelidikan masih berjalan guna mengungkap penyebab pasti kebakaran yang menghanguskan sekitar 40 unit rumah kios dan menyebabkan 11 orang meninggal dunia tersebut.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Hilang Kendali, Mobil Terbakar Usai Tabrak Pembatas Jalan di Sentani
Januari Hingga Agustus 2026, 26 Nyawa Melayang di Mimika Akibat Kecelakaan Lalu Lintas
Freeport Sebut Kebakaran Hutan Tembagapura di Luar Area Operasionalnya
Kebakaran Hutan Melanda Pegunungan di Tembagapura Mimika
Pelajar di Mimika Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Polisi Usut Penyebab Kematian
TNI Sebut 2 Anggota OPM Kodap Sorong Raya Tewas dalam Kontak Tembak di Maybrat
Honor Nakes Tertunggak Lima Bulan, Pelayanan RSUD Elvrida Sara Nduga Ditutup
Seorang Pria Ditemukan Tewas dalam Mobil di Alun-alun Kuala Kencana Mimika

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:49 WIT

Diduga Hilang Kendali, Mobil Terbakar Usai Tabrak Pembatas Jalan di Sentani

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:14 WIT

Januari Hingga Agustus 2026, 26 Nyawa Melayang di Mimika Akibat Kecelakaan Lalu Lintas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:43 WIT

Freeport Sebut Kebakaran Hutan Tembagapura di Luar Area Operasionalnya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:19 WIT

Kebakaran Hutan Melanda Pegunungan di Tembagapura Mimika

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:18 WIT

Pelajar di Mimika Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Polisi Usut Penyebab Kematian

Berita Terbaru