Penetapan APBD Mimika Akan Dievaluasi, Wabup Yakin Nilainya Berkurang

Ahmad

Sabtu, 13 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob. (Foto: Galeri Papua/Moh. Wahyu Welerubun)

Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob. (Foto: Galeri Papua/Moh. Wahyu Welerubun)

MIMIKA – Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob mengatakan, pembahasan penetapan APBD induk tahun 2024 akan dievaluasi kembali.

Evaluasi tersebut direncanakan dilakukan setelah Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD tiba di Mimika.

Seperti yang diketahui, pembahasan terkait penetapan APBD induk Kabupaten Mimika tahun 2024 baru-baru ini dibahas di Jakarta, yang difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Papua Tengah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertemuan antara TPAD dan Banggar DPRD Mimika di Jakarta, Rabu, 9 Januari 2024 itu memberikan kabar baik tentang penetapan APBD induk yang rencananya akan ditetapkan pekan depan.

Baca Juga :  Dukung Transformasi dan Digitalisasi Pelayanan Publik, Disdukcapil Mimika Sosialisasi Peran IKD

Meski demikian, Wabup John mengatakan, akan dilakukan evaluasi terhadap penetapan APBD yang diestimasikan sebesar Rp7,5 trilliun tersebut.

“Kita jangan terlalu optimis dalam melakukan suatu perencanaan. Jadi, kemarin sudah ada pertemuan Gubernur Papua Tengah memfasilitasi tim kita DPRD dengan Kemendagri dalam hal ini Ditjen Keuangan Daerah untuk bagaimana memfasilitasi supaya bisa dipercepat,” ujarnya saat ditemui pada Jumat (12/1/2024) kemarin.

Baca Juga :  Sabet 7 Medali Emas, Atlet Bulutangkis Mimika Juara Umum Kejurprov Papua Tengah

John melanjutkan, penetapan ini apabila tidak segera dilaksanakan, maka semua aktivitas pemerintahan belum dapat dijalankan.

Kata dia, setelah dilakukan evaluasi nanti, maka anggaran yang diestimasikan naik hingga Rp7,5 trilliun itu bisa saja berkurang.

“Seharusnya kenaikan APBD itu secara linier. Jangan tiba-tiba dia loncat. Dia punya loncatan yang tinggi, saya yakin pasti bahwa itu akan dievaluasi dan evaluasinya pasti turun,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas
Polusi Debu dan Asap di Mimika, Bupati Perintahkan Penanganan Darurat Udara
76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ
Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu
Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik
Rapat Tertutup Bahas Persoalan Kamtibmas, Mimika Bentuk Tim Terpadu
Kesbangpol Mimika Gelar Sosialisasi Penguatan Karakter Berbasis Pancasila dalam Keluarga
Lima Personel BPBD Mimika Disiapkan Jadi Tim Rescue Profesional

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 15:14 WIT

Polusi Debu dan Asap di Mimika, Bupati Perintahkan Penanganan Darurat Udara

Jumat, 11 September 2026 - 15:29 WIT

76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ

Rabu, 9 September 2026 - 18:39 WIT

Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu

Kamis, 3 September 2026 - 16:53 WIT

Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik

Rabu, 2 September 2026 - 19:01 WIT

Rapat Tertutup Bahas Persoalan Kamtibmas, Mimika Bentuk Tim Terpadu

Berita Terbaru

Proses evakuasi salah satu korban penyanderaan KKB di Kabupaten Mimika. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz)

Hukrim

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika

Senin, 14 Sep 2026 - 15:25 WIT