Puncak Mudik Lebaran di Mimika, Penumpang Memilih Berangkat Lebih Awal

Ahmad

Selasa, 2 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Pelabuhan Poumako saat kedatangan KM Tatamailau. (Foto: Galeri Papua/Moh. Wahyu Welerubun)

Suasana Pelabuhan Poumako saat kedatangan KM Tatamailau. (Foto: Galeri Papua/Moh. Wahyu Welerubun)

MIMIKA – Hiruk-pikuk arus mudik lebaran 2024 terpantau berlangsung di Pelabuhan Poumako, Mimika, Papua Tengah, Senin (1/4/2024).

Hal itu terjadi saat KM Tatamailau dari Pelabuhan Agats bersandar di Pelabuhan Poumako, Timika, dan akan kembali berlayar dengan pelabuhan tujuan Tual.

Pantauan Galeripapua.com di dermaga Poumako, akibat jarak yang sangat jauh dari pusat kota, para penumpang yang hendak berangkat ke Tual sudah mulai berdatangan memadati pelabuhan sejak pukul 11.00 WIT.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara, KM Tatamailau sendiri tiba di Pelabuhan Laut Poumako Timika pada pukul 15.00 WIT. Tercatat, sekitar 200 penumpang dari Merauke turun di Mimika.

Baca Juga :  Sukacita Ramadhan, Lapas Kelas IIB Timika Bukber Bareng Warga Binaan

“Hari ini diperkirakan puncak mudik karena besok-besok sudah tidak ada kapal lagi. Tanggal 11 itu sudah arus balik,” ungkap Kepala PT Pelni Cabang Timika, Rachmansyah Chaidir, saat ditemui di dermaga.

Rachmansyah mengatakan, jumlah penumpang yang akan mudik ke luar Mimika hari ini berdasarkan data rekap tiket yang terjual lebih dari 700 orang.

Sementara itu, Arifin, seorang penumpang yang akan berangkat ke Tual mengatakan lebih memilih berangkat lebih awal karena jika mendekati lebaran, kemungkinan akan lebih padat.

“Penumpang bisa berdesakan, belum lagi saya berangkat dengan anak dan istri saya,” kata Arifin.

Baca Juga :  PFA Cenderawasih Menang Tipis 2-1 atas SSB Timika Putra di Laga Uji Tanding

Senada dengan Arifin, Delvia yang juga akan berangkat ke Tual mengatakan tak ingin berdesak-desakan jika harus menunggu keberangkatan berikutnya.

Kata Delvia, ditambah lagi perubahan jadwal kapal yang sering berubah-ubah terkadang membuat para penumpang harus kejar-kejaran dari Kota Timika menuju pelabuhan agar tidak ketinggalan kapal.

“Bayangkan saja kalau dekat-dekat lebaran dan kita harus berdesakan, potensi barang bawaan hilang itu pasti terjadi. Lalu, syukur kalau ada kapal, kalau tidak ada kapal dan baru ada setelah lebaran kan tidak bisa mudik kita,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas
Pembudi Daya Ikan Mimika Cari Pasar Freeport, DPR Papua Tengah Turun Tangan
Petani Ikan Mimika Butuh Pasar, PMI dan Amungsa Foundation Siap Dorong ke DPRK
BMKG Imbau Warga Mimika Waspadai Kekeringan dan Kabut Asap Kiriman
Peternak Babi Mimika Keluhkan Ternak Menumpuk, Biaya Pakan Terus Berjalan
Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik, Polres Mimika Diusulkan Naik Tipe Jadi Polresta
Hari Pertama Ganjil-Genap Biosolar di Mimika Picu Penumpukan Truk
604 Ton CPO Dikirim dari Mimika, Industri Sawit PT KBV Mulai Bergerak

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 10:44 WIT

Pembudi Daya Ikan Mimika Cari Pasar Freeport, DPR Papua Tengah Turun Tangan

Jumat, 4 September 2026 - 15:19 WIT

Petani Ikan Mimika Butuh Pasar, PMI dan Amungsa Foundation Siap Dorong ke DPRK

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:40 WIT

BMKG Imbau Warga Mimika Waspadai Kekeringan dan Kabut Asap Kiriman

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:15 WIT

Peternak Babi Mimika Keluhkan Ternak Menumpuk, Biaya Pakan Terus Berjalan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:25 WIT

Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik, Polres Mimika Diusulkan Naik Tipe Jadi Polresta

Berita Terbaru

Proses evakuasi salah satu korban penyanderaan KKB di Kabupaten Mimika. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz)

Hukrim

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika

Senin, 14 Sep 2026 - 15:25 WIT