Pj Bupati Puncak Jaya Sukses Raih Gelar Doktor Ilmu Sosial dengan Predikat Cum Laude

Valentine M. Patalle

Kamis, 4 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat Bupati Puncak Jaya Dr. H. Tumiran, S.Sos., M.AP., menerima gelar Doktor Ilmu Sosial dalam prosesi wisuda Program Pascasarjana di Universitas Cenderawasih Jayapura, Papua, Kamis (4/4/2024). (Foto: Istimewa/Prokompim Puncak Jaya)

Penjabat Bupati Puncak Jaya Dr. H. Tumiran, S.Sos., M.AP., menerima gelar Doktor Ilmu Sosial dalam prosesi wisuda Program Pascasarjana di Universitas Cenderawasih Jayapura, Papua, Kamis (4/4/2024). (Foto: Istimewa/Prokompim Puncak Jaya)

JAYAPURA – Penjabat Bupati Puncak Jaya Dr. H. Tumiran, S.Sos., M.AP., resmi menyandang gelar Doktor Ilmu Sosial setelah mengikuti prosesi wisuda Program Pascasarjana di Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura, Papua, Kamis (4/4/2024).

Sebelum menjalani wisuda, pada Rabu, 31 Januari 2024, Penjabat Bupati Tumiran menjalani Sidang Terbuka Promosi Doktor pada Program Doktor Ilmu Sosial Program Pascasarjana Uncen Jayapura.

Ia mengangkat nilai budaya dan kearifan lokal dalam penyelenggaraan pemerintahan di Puncak Jaya sebagai tema disertasinya dengan judul Model Peningkatan Kinerja Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Berbasis Nilai-nilai Kearifan Lokal di Kabupaten Puncak Jaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dirinya pun sukses mempertahankan semua hasil penelitiannya itu di hadapan promotor dan para penguji.

Tumiran mengatakan, kearifan lokal Yabuu Eeruwok (bekerja bersama-sama) dalam tradisi suku Lani di Puncak Jaya menjadi motto yang dipakai oleh Pemda Puncak Jaya selama ini dan mampu menggerakkan semangat kerja bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) setempat untuk mencapai visi dan misi yang sama.

Baca Juga :  Pemprov Papua Tengah dan Polda Papua Teken MoU Perekrutan Bintara Polri

“Dan Yabuu Eeruwok ini bertautan dengan semboyan negara Bhineka Tunggal Ika yang mengutamakan persatuan dan kesatuan di tengah keragaman dan perbedaan suku, budaya, dan agama sehingga mempererat persatuan, semangat gotong royong seluruh ASN untuk bekerja membangun Puncak Jaya,” jelas Tumiran.

Lebih lanjut dikatakan bahwa nilai kearifan lokal Abelom Eeruwok (bekerja yang benar) memiliki nilai yang lebih tinggi dari Yabuu Eeruwok di mana ia memiliki potensi, dampak, dan urgensi yang sangat tinggi untuk diterapkan di dalam kinerja Pemerintahan Kabupaten Puncak Jaya karena mengandung ajakan moral untuk berkerja secara benar.

“Nilai kearifan lokal Abelom Eeruwok relevan dengan core values satu nilai dasar ASN ber-AKHLAK yakni Akuntabel. Artinya para pemimpin di tingkat tinggi mengajak semua unsur dalam kelompok untuk bekerja secara baik dan benar. Dan ini yang sangat cocok diterapkan bagi para Pimpinan Tinggi Pratama di Pemda Puncak Jaya,” tuturnya.

Baca Juga :  Rakerda Perdana, Asosiasi Gubernur se-Tanah Papua Tetapkan 7 Kesepakatan

Atas penerimaan gelar Doktor ini, Tumiran menghaturkan syukur kepada Tuhan dan berterima kasih kepada seluruh Civitas Akademika Uncen, serta keluarga, dan staf yang membantu dan mendukungnya dalam proses perkuliahan selama ini.

“Semoga ini menjadi motivasi saya untuk terus belajar dan ini bukanlah proses terakhir. Proses belajar itu sampai akhir hayat,” ucapnya.

Dalam wisuda itu, Tumiran berhasil meraih predikat cum laude (dengan terpuji) dengan Indeks Prestasi Kumulatif 3,78 dan menerima penghargaan dari Rektor Uncen. Sebuah torehan prestasi yang sangat membanggakan.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Plh Kadinkes Mimika Buka Ruang bagi Pengusaha Lokal, Tetap Kedepankan Seleksi
Kementrian UMKM Dorong Freeport Perkuat Kemitraan dengan Pelaku Usaha di Mimika
Staf Ahli Menteri UMKM Datang ke Mimika, Hadiri Festival dan Bazar UMKM
Serapan Anggaran Masih Rendah, Pj Sekda Mimika Beri Peringatan Keras ke OPD
Program Jempol Adminduk Mimika Terbitkan Ratusan Dokumen Kependudukan
Fakundus Natipia: Jempol Adminduk Solusi Warga Kampung Amamapare Atasi Sulitnya Akses Dokumen Kependudukan
Layanan Adminduk Disdukcapil Mimika Bertandang ke Distrik Mimika Barat Jauh
Menembus Pesisir Mimika demi Hak Sipil Warga Amamapare

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:31 WIT

Plh Kadinkes Mimika Buka Ruang bagi Pengusaha Lokal, Tetap Kedepankan Seleksi

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:16 WIT

Kementrian UMKM Dorong Freeport Perkuat Kemitraan dengan Pelaku Usaha di Mimika

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:54 WIT

Staf Ahli Menteri UMKM Datang ke Mimika, Hadiri Festival dan Bazar UMKM

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:55 WIT

Serapan Anggaran Masih Rendah, Pj Sekda Mimika Beri Peringatan Keras ke OPD

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:12 WIT

Program Jempol Adminduk Mimika Terbitkan Ratusan Dokumen Kependudukan

Berita Terbaru

Agustinus Kadepa, petani kopi dari Kampung Tuguwai, Distrik Aweidah, Kabupaten Paniai, Papua Tengah. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Utama

Ko Puaz: Kopi, Kebun, dan Mimpi yang Tumbuh di Paniai

Minggu, 11 Okt 2026 - 19:09 WIT

Didi Kurniawan, M.Kes., resmi terpilih sebagai Ketua Kerukunan Keluarga Tomia Kabupaten Mimika periode 2026–2031. (Foto: KKT Mimika)

Organisasi

Didi Kurniawan Terpilih Pimpin KKT Mimika 2026–2031

Sabtu, 10 Okt 2026 - 13:57 WIT