Aparat Gabungan Evakuasi Jenazah Warga Sipil Korban Serangan OPM di Intan Jaya ke Timika

Endy Langobelen

Sabtu, 4 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Evakuasi jenazah Almarhum Alexander Para'pak, korban warga sipil yang tewas tertembak di Distrik Homeyo, Kabupaten Paniai, Papua Tengah. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Damai Cartenz 2024)

Evakuasi jenazah Almarhum Alexander Para'pak, korban warga sipil yang tewas tertembak di Distrik Homeyo, Kabupaten Paniai, Papua Tengah. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Damai Cartenz 2024)

INTAN JAYA – Aparat gabungan TNI-Polri telah mengevakuasi jenazah Almarhum Alexsander Para’pak dari Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, menuju Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Sabtu (4/5/2024) pagi.

Almarhum Alexsander Para’pak merupakan warga sipil yang tewas tertembak akibat penyerangan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) terhadap Polsek Homeyo di Kabupaten Intan Jaya pada 30 April 2024 lalu.

Evakuasi berhasil dilakukan setelah pasukan Brimob dan Kopassus dari Operasi Damai Cartenz 2024 diterjunkan pada Jumat (3/5/2024) kemarin untuk penyisiran terhadap TPNPB dan mengamankan kembali wilayah Distrik Homeyo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pankogabwilhan) III, Letjen TNI Richard TH Tampubolon memastikan hal itu dalam siaran pers, Sabtu (4/5/2024) siang.

“Aparat keamanan gabungan TNI-Polri berhasil mengevakuasi jenazah Almarhum Alexsander Para’pak, korban penembakan OPM. Proses evakuasi berhasil dilakukan pada hari Sabtu, 4 Mei 2024, atau sehari pasca perebutan wilayah Homeyo,” ujar Letjen TNI Richard.

Baca Juga :  OPM Klaim Tembak 3 Anggota TNI di Intan Jaya, 1 Tewas

Proses evakuasi tersebut, kata Richard, menggunakan sarana helikopter gabungan TNI Angkatan Darat dan Polri serta pesawat TNI Angkatan Udara.

Pelaksanaan evakuasi ini juga melibatkan jajaran Komando Operasi TNI Habema dan Satgas Nanggala Kopassus Damai Cartenz, serta personel Puspenerbad dan TNI Angkatan Udara di bawah koordinasi Kogabwilhan III.

Selain jenazah almarhum Alexsander, TNI-Polri juga berhasil mengevakuasi tiga orang warga yang akan kembali ke kampung halamannya, yakni seorang guru dan dua orang anak.

“Operasi evakuasi dari wilayah Distrik Homeyo merupakan kegiatan kemanusiaan untuk mewujudkan situasi keamanan wilayah yang kondusif guna mendukung semua proses percepatan pembangunan Papua,” pungkas Richard.

Baca Juga :  1 Personel TNI Terluka dalam Insiden Kebakaran di Denkav 3/SC Mimika

Sementara Kepala Operasi Damai Cartenz Kombes Pol Faizal Ramadhani, menyampaikan bahwa jenazah almarhum Alexsander Para’pak hari ini tiba di Mimika pukul 08.50 WIT.

“Jenazah saat ini masih dilakukan tindakan medis berupa visum dan otopsi oleh pihak RSUD. Jenazah korban akan di semayamkan di rumah duka SP2 Mimika untuk selanjutnya diterbangkan ke kampung halamannya di Toraja, Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Lebih lanjut Faizal menegaskan, personel gabungan dari Brimob Satgas Blukar dan Pasukan Kopassus dari Satgas Nanggala Ops Damai Cartenz-2024 masih terus melakukan upaya pengejaran terhadap KKB pelaku tindak pidana di Homeyo.

“Kita akan kejar dan tindak tegas KKB pelaku tindak pidana di Distrik Homeyo. Saat ini, aparat keamanan di Kabupaten Intan Jaya sedang meningkatkan keamanan di daerah-daerah rawan guna mencegah kejadian serupa,” tegasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Operasi Sikat Noken di Mimika: Polisi Sita Sabu, Tembakau Sintetis, dan Sajam
Pelajar 16 Tahun Tewas Dikeroyok di Timika, Dua Pelaku Ditangkap
LBH Tong Pu Ruang Aman Laporkan Dugaan Pemerasan Terkait Mediasi Kasus di Polres Mimika
Tukang Ojek Tewas Dibacok Penumpang di Parit Mimika, Polisi Buru Komplotan Pelaku
Kapolda Papua Tengah Pastikan Penyidikan Kasus Dana Hibah KPU Mimika Tetap Berjalan
Buru Pelaku Kriminal, Polres Mimika Gelar Operasi Sikat Noken
TNI Evakuasi Jenazah Sipil Korban Penembakan di Yahukimo
OPM Klaim Tembak 3 Mata-mata dan 1 Polisi di Yahukimo

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:37 WIT

Operasi Sikat Noken di Mimika: Polisi Sita Sabu, Tembakau Sintetis, dan Sajam

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:26 WIT

Pelajar 16 Tahun Tewas Dikeroyok di Timika, Dua Pelaku Ditangkap

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:15 WIT

LBH Tong Pu Ruang Aman Laporkan Dugaan Pemerasan Terkait Mediasi Kasus di Polres Mimika

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:35 WIT

Tukang Ojek Tewas Dibacok Penumpang di Parit Mimika, Polisi Buru Komplotan Pelaku

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:23 WIT

Kapolda Papua Tengah Pastikan Penyidikan Kasus Dana Hibah KPU Mimika Tetap Berjalan

Berita Terbaru

Anggota Bawaslu Mimika, Diana Dayme menegaskan masyarakat di Distrik Kwamki Narama harus mengawasi jalannya Pemilu disamping menggunakan hak pilih. Pesan itu disampaikan dalam Forum Diskusi Politik

Politik

Bawaslu Mimika: Politik Uang Bikin Sengsara Lima Tahun

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:49 WIT