Pengakuan Korban Kebakaran di Jalan Kesehatan Mimika saat Kejadian

Ahmad

Rabu, 15 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak dari bagian luar kondisi rumah setelah dilahap api pada Rabu (15/1/2025) dini hari. (Foto: Galeri Papua/Wahyu)

Tampak dari bagian luar kondisi rumah setelah dilahap api pada Rabu (15/1/2025) dini hari. (Foto: Galeri Papua/Wahyu)

MIMIKA – Susiwanti Siagian merupakan korban kebakaran yang terjadi di Jalan Kesehatan dalam, RT 004, Kelurahan Timika Indah, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Rabu (15/1/2025) dini hari. Rumahnya ikut terbakar dalam peristiwa pembakaran Pos Peduli Keamanan (PEKA).

Kepada media ini, Rabu pagi, Susiwanti mengatakan bahwa ia sedang berada di dalam rumah. Di halaman rumah, terdengar lemparan batu.

Batu-batu yang dilempar, kata dia, mengarah tepat ke Pos PEKA, juga sesekali mengenai rumah, bahkan ada beberapa buah batu yang masuk hingga ke teras rumah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Susiwanti, awalnya ia berpikir bahwa hanya pelemparan batu. Namun, saat ia mengintip lewat jendela ternyata sudah ada titik api dari Pos PEKA samping rumahnya.

Baca Juga :  Karantina Papua Tengah Gagalkan Pengiriman Dua Produk Hewan Ilegal

“Baru kita telepon polisi terus ya sudah api itu kan dari pos itu langsung menyebar karena ada kabel di depan sini di dekat kamar depan, langsung nyambar kebetulan ada mobil, ya hanya mobil yang bisa saya kasih keluar, yang lainnya sudah hangus gak ada yang tersisa,” ucap Susiwanti.

Susiwanti mengatakan, awalnya telah terjadi keributan antar sekelompok warga sehari sebelum peristiwa itu terjadi.

Pos PEKA tersebut sebelumnya sudah sempat dibakar. Untungnya, ada warga yang melintas di tempat kejadian dan melihat pemandangan tersebut yang kemudian dengan sigap langsung memadamkan api.

“Hari sebelumnya sudah ada pembakaran juga sih cuman kan gak sampe kayak tadi malam. Kebetulan ada yang lewat, lihat jadi langsung sempat dipadamkan dan cuma kena pintu depannya,” ungkap Susiwanti.

Baca Juga :  HUT ke-80 TNI, Ini Pesan Jenderal Agus Subiyanto

“Habis itu mungkin orang udah berjaga lah sampai pagi. Malamnya itu kan ada yang berjaga juga sampai pagi, kemungkinan pas jam 12 itu udah gak ada orang di pos, di situ mereka menyerang. Saya pikir kalau lemparan batu kan mungkin hanya ini tapi kan mereka lempar mungkin ada apinya juga jadi pos terbakar,” ujarnya menambahkan.

Sementara itu, adapun kerugian yang dialami Susiwanti pasca peristiwa kebakaran ini ditaksir mencapai Rp700 juta.

“Sekitar tujuh ratusan lah (jumlah kerugian),” tuturnya.

Selain rumah, kata Susiwanti, ada dua unit sepeda motor miliknya yang juga ikut terbakar dalam kejadian ini.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Pria Diburu Polisi Usai Penganiayaan Maut di Belakang Grapari Timika
Pengendara Motor Tewas Berujung Penikaman di Mimika
Polisi Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu di Timika
Peredaran Sopi Picu Gangguan Keamanan, Aparat Gabungan Tertibkan Pasar Sentral Timika
SOMAP: Segera Hentikan Kekerasan Militer di Papua
Narkoba Masih Intai Mimika, 11 Tersangka Ditangkap dalam Empat Bulan
Polres Mimika Musnahkan Sabu Rp312 Juta, Dua Pengedar Lama Dibongkar
Anggota KKB Penembak Warga Sipil di Puncak Jaya Ditangkap di Mimika

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 16:15 WIT

Tiga Pria Diburu Polisi Usai Penganiayaan Maut di Belakang Grapari Timika

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:59 WIT

Pengendara Motor Tewas Berujung Penikaman di Mimika

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:41 WIT

Polisi Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu di Timika

Selasa, 28 April 2026 - 16:32 WIT

Peredaran Sopi Picu Gangguan Keamanan, Aparat Gabungan Tertibkan Pasar Sentral Timika

Senin, 27 April 2026 - 23:14 WIT

SOMAP: Segera Hentikan Kekerasan Militer di Papua

Berita Terbaru

Korban mendapat penanganan medis di RSUD Mimika. (Foto: Istimewa)

Peristiwa

Staf Ahli DPRK Mimika Dibacok Begal di Irigasi Ujung

Senin, 4 Mei 2026 - 02:18 WIT

Mahasiswa FIM-WP menggelar aksi mimbar bebas di Waena, Jayapura, Sabtu, 2 Mei 2026. Galeripapua/ Istimewa.

Organisasi

Mahasiswa West Papua Tuntut Pendidikan Gratis di Tanah Papua

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:40 WIT

Seorang penggiat Inorga KIS dengan papan seluncurnya sedang melakukan salah satu trik dalam permainan skateboard di area Car Free Day—Jalan Cenderawasih, Mimika, Papua Tengah, Sabtu (2/5/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Event

KIS Mimika Warnai Parade Hardiknas di Car Free Day

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:56 WIT