Dukung Peresmian Gereja di Aroanop, Freeport Sediakan Transportasi Bus Hingga Helikopter

Endy Langobelen

Rabu, 12 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masyarakat bersukacita merayakan peresmian Gereja Ainggigi di Kampung Aroanop, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. (Foto: Istimewa/Corporate Communication PT Freeport Indonesia)

Masyarakat bersukacita merayakan peresmian Gereja Ainggigi di Kampung Aroanop, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. (Foto: Istimewa/Corporate Communication PT Freeport Indonesia)

MIMIKA – PT Freeport Indonesia (PTFI) turut memberikan dukungan dalam peresmian Gereja Ainggigi di Kampung Aroanop, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, yang berlangsung pada Sabtu (9/6/2024) dan Minggu (10/6/2024).

Pada peresmian gereja tersebut, PTFI mewujudkan dukungannya dengan melakukan pengiriman logistik sling load 65 ekor ternak babi ke Lembah Aroanop menggunakan helikopter jenis Mill Mi-171.

Proses Sling Load pengiriman logistik ternak babi menggunakan Helikopter Mil Mi-171 dari Bandara Mozes Kilangin Timika menuju Kampung Aroanop, Distrik Tembagapura. (Foto: Istimewa/Corporate Communication PT Freeport Indonesia)

Senior Vice Presiden Community Affair PTFI, Nathan Kum, saat ditemui di Timika pada Rabu (12/6/2024), mengatakan bantuan tersebut merupakan komitmen PTFI dalam mendukung kegiatan adat dan kerohanian masyarakat lokal di sekitar wilayah operasi.

Hal itu juga, kata dia, adalah bagian dari kepedulian PTFI terhadap masyarakat Aroanop, khususnya dalam mendukung kelancaran acara peresmian gereja yang telah dinanti-nantikan.

“Peresmian Gereja di Aroanop ini merupakan momen penting bagi masyarakat setempat. Gereja ini menjadi simbol kebersamaan dan persatuan masyarakat dalam membangun kehidupan yang lebih baik,” ujarnya.

Menurut Nathan, pengiriman ternak babi harus dilakukan menggunakan helikopter karena lokasi Ainggigi 2, Lembah Aroanop merupakan zona terbatas sejak tahun 2018 dan akses satu-satunya ke Kampung Ainggigi adalah menggunakan helikopter.

Selain itu, PTFI juga memberikan bantuan transportasi bus untuk mengantarkan para tamu undangan dan 312 warga masyarakat dari Timika ke Tembagapura. Selanjutnya, mereka akan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki ke lembah Aroanop melalui lembah Waa.

Baca Juga :  Hari Ketiga Pelaksanaan MTQ XXX Berjalan Lancar

“Kami berharap dukungan ini bermanfaat bagi masyarakat setempat dan membantu meningkatkan kualitas kehidupan mereka,” tutur Nathan.

Logistik ternak yang dikirim menggunakan helikopter tiba di Kampung Aroanop Distrik Tembagapura, diterima oleh perwakilan masyarakat setempat. (Foto: Istimewa/Corporate Communication PT Freeport Indonesia)

Salah satu Tokoh Masyarakat, Sasiel Abugau, yang mewakili panitia dan tokoh masyarakat mengungkapkan bahwa bantuan PTFI sangat bermanfaat dalam memperlancar acara peresmian gereja.

Ia berharap bantuan dan kerja sama semacam ini bisa terus berlanjut secara rutin demi membantu masyarakat Amungme di wilayah Tsinga, Hoya, dan Jila.

“Kami sangat bersyukur atas kepedulian PTFI terhadap masyarakat Aroanop,” ucap Sasiel.

Ia mengatakan pembangunan Gereja di Aroanop merupakan hasil kerja sama antara pemerintah dan masyarakat. Dana pembangunannya berasal dari Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrembang) tahun sebelumnya, serta swadaya masyarakat.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas
Freeport Konfirmasi Penembakan di MP 60 Mimika, Akses Tembagapura Ditutup
Kemenag Buka 200 Kuota Bantuan Pendidikan Pesantren, Ditutup 4 September 2026
BMKG Imbau Warga Mimika Waspadai Kekeringan dan Kabut Asap Kiriman
Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik, Polres Mimika Diusulkan Naik Tipe Jadi Polresta
Hari Masyarakat Adat Sedunia: LEPEMAWIL Soroti Hilangnya Tanah dan Melemahnya Lembaga Adat
Blapos TIFA Management: Dari Freestyle Jalanan Menuju Panggung Besar
Freeport Bekali 1.035 Mahasiswa KKN Uncen Manajemen Keselamatan dan Kesehatan

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 19:15 WIT

Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas

Rabu, 2 September 2026 - 14:34 WIT

Freeport Konfirmasi Penembakan di MP 60 Mimika, Akses Tembagapura Ditutup

Rabu, 2 September 2026 - 14:20 WIT

Kemenag Buka 200 Kuota Bantuan Pendidikan Pesantren, Ditutup 4 September 2026

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:40 WIT

BMKG Imbau Warga Mimika Waspadai Kekeringan dan Kabut Asap Kiriman

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:25 WIT

Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik, Polres Mimika Diusulkan Naik Tipe Jadi Polresta

Berita Terbaru