Freeport Indonesia Apresiasi 25 Tahun RSMM Melayani Masyarakat Mimika

Endy Langobelen

Kamis, 22 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peringatan HUT ke-25 RSMM bersama pimpinan, staff, karyawan yang dihadiri perwakilan Pemkab Mimika, Manajemen PT Freeport Indonesia, YPMAK, YCTP di Aula RSMM SP-5 Timika. (Foto: Istimewa/Corporate Communication PTFI)

Peringatan HUT ke-25 RSMM bersama pimpinan, staff, karyawan yang dihadiri perwakilan Pemkab Mimika, Manajemen PT Freeport Indonesia, YPMAK, YCTP di Aula RSMM SP-5 Timika. (Foto: Istimewa/Corporate Communication PTFI)

MIMIKA – PT Freeport Indonesia mengapresiasi Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) yang telah memberikan layanan kepada lebih dari 2,7 juta pasien selama 25 tahun beroperasi di Mimika.

RSMM adalah milik Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) sebagai pengelola dana kemitraan dari PT Freeport Indonesia (PTFI).

“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada RSMM yang telah melayani 2,7 juta pasien. Ini sangat luar biasa,” kata Senior Vice President (SVP) Community Development PTFI, Nathan Kum, dalam sambutannya saat menghadiri peringatan hari ulang tahun ke-25 di Aula Rumah Sakit, SP-5 Kabupaten Mimika, Selasa (20/8/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nathan mengatakan PTFI akan terus mendukung program kesehatan yang berdampak langsung kepada masyarakat.

Ia pun mengajak pimpinan, staf, dan karyawan RSMM untuk bersama mengelola rumah sakit ini agar dapat terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat khususnya tujuh suku yakni Amungme, Kamoro, Moni, Damal, Dani, Nduga, dan Ekari.

Nathan menjelaskan kontribusi PTFI di bidang kesehatan kepada RSMM melalui YPMAK di antaranya membiayai pengobatan semua pasien orang asli Papua asal tujuh suku yang tidak ditanggung oleh BPJS.

Baca Juga :  LPTQ Papua: Persiapan MTQ Ke-30 di Mimika Sudah Sangat Baik

YPMAK juga turut menanggung biaya operasional dalam pengelolaan rumah sakit termasuk biaya pemeliharaan infrastruktur RSMM setiap tahunnya.

Seiring berjalannya waktu, PTFI melalui YPMAK turut mengakomodir kebutuhan evakuasi pasien dari masyarakat tujuh suku yang memerlukan rujukan ke rumah sakit lanjutan apabila tidak memiliki BPJS.

Mewakili Tokoh Masyarakat Amungme dan juga sebagai Ketua Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme (LEMASA), Stingal Johny Beanal, menyampaikan rasa syukurnya atas pelayanan yang diberikan RSMM kepada masyarakat tujuh suku secara gratis.

“Dirgahayu RSMM yang ke-25 tahun. Masyarakat dan Lembaga Adat Masyarakat Amungme (LEMASA) kami bersyukur dan berterima kasih kepada RSMM, YCTP, YPMAK, dan Freeport yang telah melayani kebutuhan kesehatan masyarakat kepada masyarakat Amungme, Kamoro, serta lima suku kekerabatan,” ujarnya.

Stingal mengatakan Lemasa bersama masyarakat Amungme akan terus bersama mendukung program-program Freeport melalui YPMAK.

“Pelayanan kesehatan di RSMM sangat bermanfaat bagi masyarakat tujuh suku, karena kami mendapat prioritas utama menerima pelayanan kesehatan di rumah sakit ini, semoga RSMM akan menjadi lebih baik di usianya yang baru,” tuturnya.

Baca Juga :  Dinkes Mimika Genjot Kapasitas Nakes Tekan Kasus Campak dan PD3I

RSMM beroperasi di Timika pada Agustus 1999. RSMM merupakan rumah sakit tipe C sejak 2008 dan saat kini dioperasikan oleh Yayasan Caritas Timika Papua (YCTP).

RSMM melayani pasien rawat jalan dan rawat inap dengan kapasitas 156 tempat tidur, 370 tenaga medis yang terdiri dari 26 dokter umum dan spesialis, 185 perawat dan bidan, serta 159 tenaga medis dan non medis lainnya.

Acara peringatan HUT ke-25 RSMM di Timika turut dihadiri Asisten 1 Pemda Mimika, Willem Naa; Ketua YCTP, Antonius Tapipea; Tokoh masyarakat penggagas pelayanan kesehatan dan pendidikan, Emanuel Kemong; dan sejumlah perwakilan YPMAK.

Direktur RSMM, dr. Joni Ribo Tandisau Spb-KBD, memaparkan kinerja RSMM terus mengalami kemajuan yang pesat dan akan terus berbenah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua masyarakat, pemerintah dan semua pihak yang turut mengawal kemajuan RSMM menjadi rumah sakit yang dipercaya oleh masyarakat,” kata Direktur RSMM.


Update berita terbaru lainnya dengan mengikuti saluran Galeripapua.com WhatsApp Channel. Klik link berikut https://whatsapp.com/channel/0029VafbmilChq6Dj7IL2i46

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinkes Mimika Dorong Cegah Malaria Sebelum Warga Sakit
PAM GKI Klasis Mimika Dukung Eliminasi Malaria
PC PMI Mimika Dorong Program Eliminasi Malaria
Kasus Malaria Mimika Tembus 118 Ribu, YACP Dorong Media Jadi Penggerak Pencegahan
Pemuda Muslim Dorong Pelajar Jadi Agen Pencegahan Malaria di Mimika
Asap Karhutla Ancam Kelompok Rentan, Amungsa Cares Papua Imbau Penggunaan Masker
Kabut Asap Picu Kenaikan Kasus ISPA di Mimika, Dinkes Catat Lebih dari 63 Ribu Penderita
Kasus Malaria Puskesmas Timika Naik 6,4 Persen, Pemeriksaan Diperluas

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:18 WIT

Dinkes Mimika Dorong Cegah Malaria Sebelum Warga Sakit

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:54 WIT

PAM GKI Klasis Mimika Dukung Eliminasi Malaria

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:59 WIT

PC PMI Mimika Dorong Program Eliminasi Malaria

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:00 WIT

Kasus Malaria Mimika Tembus 118 Ribu, YACP Dorong Media Jadi Penggerak Pencegahan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:08 WIT

Pemuda Muslim Dorong Pelajar Jadi Agen Pencegahan Malaria di Mimika

Berita Terbaru

Warga dan peserta mengikuti diskusi peluncuran laporan Pusaka Bentala Rakyat di Dusun Sagu Ebha Hekhe, Kampung Sereh, Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu, 7 Oktober 2026. Dusun sagu itu menjadi lokasi peluncuran laporan tentang izin kehutanan di tanah adat Papua. Galeripapua/Ikbal Asra

Organisasi

Belasan Izin Hutan Menyasar Tanah Adat Papua

Senin, 12 Okt 2026 - 06:00 WIT

Agustinus Kadepa, petani kopi dari Kampung Tuguwai, Distrik Aweidah, Kabupaten Paniai, Papua Tengah. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Utama

Ko Puaz: Kopi, Kebun, dan Mimpi yang Tumbuh di Paniai

Minggu, 11 Okt 2026 - 19:09 WIT

Didi Kurniawan, M.Kes., resmi terpilih sebagai Ketua Kerukunan Keluarga Tomia Kabupaten Mimika periode 2026–2031. (Foto: KKT Mimika)

Organisasi

Didi Kurniawan Terpilih Pimpin KKT Mimika 2026–2031

Sabtu, 10 Okt 2026 - 13:57 WIT