Disdukcapil Mimika Jemput Bola di Kawasan Pesisir Agimuga: 100 Persen Warga Dua Kampung Kini Kantongi Adminduk

Ahmad

Rabu, 24 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret kegiatan Jemput Bola Adminduk oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Mimika di Distrik Agimuga. (Foto: Istimewa)

Potret kegiatan Jemput Bola Adminduk oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Mimika di Distrik Agimuga. (Foto: Istimewa)

MIMIKA – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Mimika terus berkomitmen memenuhi hak integrasi administrasi kependudukan (Adminduk) bagi masyarakat di wilayah pedalaman.

Kendati agenda awal pelayanan jemput bola ke enam kampung di pusat Distrik Agimuga terhambat oleh faktor alam berupa mengeringnya jalur sungai, tim Disdukcapil mengalihkan fokus pelayanan ke wilayah pesisir distrik setempat.

Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Disdukcapil Mimika, Amirullah, mengungkapkan bahwa kondisi sungai yang surut total membuat moda transportasi air—bahkan perahu dayung sekalipun—tidak dapat melintas menuju area sekitar bandara dan kantor distrik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami terkendala cuaca. Jalur kali (sungai) menuju Agimuga sedang kering, bahkan perahu dayung saja tidak bisa lewat, apalagi speedboat. Oleh karena itu, tim memutuskan dialihkan dan bermalam di Kampung Fakafuku,” ujar Amirullah saat ditemui, Selasa (23/6/2026).

Langkah taktis tersebut membuahkan hasil signifikan. Disdukcapil Mimika berhasil menyisir dan memberikan pelayanan langsung bagi warga di dua kampung pesisir Agimuga, yakni Kampung Fakafuku dan Kampung Masasimamo.

Baca Juga :  Keberangkatan Haji Mimika 2026 Tak Terganggu Konflik Timur Tengah

Seluruh proses pengurusan adminduk diselesaikan secara instan dan dicetak langsung di lokasi pelayanan (print on site).

Amirullah mengonfirmasi bahwa setelah pelayanan jemput bola ini dilakukan, cakupan kepemilikan dokumen kependudukan di kedua kampung tersebut telah mencapai status paripurna.

“Alhamdulillah, masyarakat di dua kampung tersebut terlayani dengan sangat baik. Saat ini bisa dipastikan rata-rata sudah 100 persen warga di sana memiliki dokumen kependudukan. Mulai dari bayi usia 0 tahun yang kami cetakkan Kartu Identitas Anak (KIA), akta kelahiran bagi anak usia sekolah, hingga KTP elektronik dan Kartu Keluarga (KK) untuk warga dewasa,” jelasnya secara rinci.

Pemenuhan dokumen ini dinilai krusial agar masyarakat di wilayah terpencil tidak lagi menemui hambatan dalam mengakses berbagai program pelayanan publik dan jaminan sosial dari pemerintah.

Selain pemenuhan dokumen dasar, Disdukcapil Mimika juga mencatatkan pelayanan perkawinan sipil bagi dua pasangan suami-istri yang masing-masing berasal dari Kampung Fakafuku dan Kampung Masasimamo. Dokumen akta perkawinan tersebut juga langsung diserahkan di tempat.

Baca Juga :  129 Rumah Ibadah Dapat Hibah dari Pemkab Mimika

Menanggapi antusiasme warga, Amirullah menyebutkan bahwa respons masyarakat pedalaman sangat positif, terutama terkait pencatatan sipil pernikahan. Namun, ia mengingatkan pentingnya dokumen dasar dari lembaga keagamaan sebagai syarat mutlak pemrosesan.

“Respons masyarakat sangat bagus. Mayoritas sebetulnya sudah melangsungkan pernikahan secara sah di gereja, namun beberapa belum memegang fisik surat nikah gerejanya. Kami menekankan bahwa surat nikah gereja merupakan persyaratan utama agar pemerintah dapat menerbitkan akta pencatatan sipil,” tambahnya.

Distrik Agimuga sendiri secara administratif menaungi delapan kampung, dengan rincian dua kampung berada di wilayah pesisir pantai (Fakafuku dan Masasimamo) serta enam kampung terletak di wilayah dataran tinggi (Amungun, Aramsolki, Emkoma Halama, Emogoma, Kiliarma dan Hinat Untung).

Ketika ditanya mengenai rencana lokasi jemput bola berikutnya, Amirullah menegaskan pihaknya masih menunggu instruksi dari pimpinan dengan tetap mempertimbangkan perkembangan faktor cuaca ekstrem di lapangan.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tinjau Pos Beoga, Kaskogabwilhan III: Prajurit Harus Profesional dan Humanis
Gandeng Uncen, BRIDA Mimika Garap Kajian Sosial Budaya Pemanfaatan Tailing Freeport
Disdukcapil Mimika Sosialisasikan Permendagri Nomor 10 Tentang Sistem Manajemen Keamanan Data
Percepat Kesejahteraan Masyarakat Papua, Pemerintah Cetak 2.000 hektar Sawah
Dinsos Mimika Fokus Pulihkan Masa Depan Anak Putus Sekolah Lewat Pelatihan Keterampilan
Kemenhaj Papua: 823 Jemaah Haji Asal Papua Tiba di Tanah Air
Menuju Wilayah Bebas Korupsi, Dukcapil Mimika Masuk Penilaian Zona Integritas Nasional
Disdukcapil Mimika Targetkan Integrasi Data Kependudukan Guna Cegah Bansos Salah Sasaran

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:17 WIT

Tinjau Pos Beoga, Kaskogabwilhan III: Prajurit Harus Profesional dan Humanis

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:32 WIT

Gandeng Uncen, BRIDA Mimika Garap Kajian Sosial Budaya Pemanfaatan Tailing Freeport

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:44 WIT

Disdukcapil Mimika Sosialisasikan Permendagri Nomor 10 Tentang Sistem Manajemen Keamanan Data

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:41 WIT

Percepat Kesejahteraan Masyarakat Papua, Pemerintah Cetak 2.000 hektar Sawah

Senin, 29 Juni 2026 - 23:38 WIT

Dinsos Mimika Fokus Pulihkan Masa Depan Anak Putus Sekolah Lewat Pelatihan Keterampilan

Berita Terbaru

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mimika, Inosensius Yoga Pribadi (kiri), dan Vice President Government Relations PT Freeport Indonesia, Lenny Josephina (kanan), menandatangani Berita Acara Serah Terima hibah 11 kilometer pipa HDPE di area operasional dataran rendah PTFI, Mile 34, Mimika, Papua Tengah, Kamis, 9 Juli 2026. Dok. PTFI

Freeport

PTFI Serahkan Hibah 11 Km Pipa HDPE ke Pemkab Mimika

Jumat, 10 Jul 2026 - 14:39 WIT