Home / DPR

Faktor Keamanan, KPU Mimika Pindahkan Tempat Pleno Kabupaten ke GOR Futsal

Endy Langobelen

Sabtu, 7 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana persiapan pleno rekapitulasi suara tingkat kabupaten di GOR Futsal, Jalan Poros SP2 - SP5, Timika, Papua Tengah, Sabtu (7/12/2024). (Foto: Istimewa/Omar)

Suasana persiapan pleno rekapitulasi suara tingkat kabupaten di GOR Futsal, Jalan Poros SP2 - SP5, Timika, Papua Tengah, Sabtu (7/12/2024). (Foto: Istimewa/Omar)

MIMIKA – Tempat pelaksanaan pleno rekapitulasi suara tingkat kabupaten pada Pilkada Mimika 2024 telah dipindahkan pada Sabtu (7/12/2024).

Sebelumnya, dari tanggal 4–6 Desember 2024, pleno dilaksanakan di Hotel Cartenz, Jalan Budi Utomo. Namun kini, telah rapat pleno dipindahkan ke GOR Futsal, Jalan Poros SP2 – SP5, Timika, Papua Tengah.

Koordinator Divisi Hukum KPU Mimika, Hironimus Kia Ruma, mengatakan pemindahan lokasi tersebut dikarenakan faktor keamanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pleno pindah di GOR karena kita cari tempat yang paling aman. Kalau di Cartenz bukan apa ya, tapi karena di situ banyak pemukiman warga, banyak juga toko-toko segala macam,” jelasnya saat diwawancarai di Nawaripi, Timika, Papua Tengah, Sabtu siang.

Baca Juga :  Kunjungi Posko Peduli Lewotobi IKF Timika, AIYE Beri Bantuan Moril dan Materil

Dikatakan bahwa KPU, Bawaslu, dan aparat keamanan senantiasa berupaya untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan bersama.

“Kita berusaha mencegah hal-hal yang tidak diinginkan di luar kendali kita. Jadi, itu murni atas pertimbangan keamanan,” tuturnya.

Untuk diketahui, sejauh ini, terdapat delapan distrik yang belum melaksanakan pleno tingkat kabupaten, yakni Distrik Tembagapura, Kwamki Narama, Jila, Jita, Hoya, Alama, Iwaka, dan Mimika Timur Jauh.

Baca Juga :  Polres Mimika Bentuk Tim Opsnal Tingkatkan Keamanan di Mimika

Sementara 10 distrik yang sudah melakukan pleno yaitu Distrik Agimuga, Amar, Kuala Kencana, Mimika Barat, Mimika Barat Jauh, Mimika Barat Tengah, Mimika Baru, Mimika Tengah, Mimika Timur, dan Wania.

Adapun batas waktu pelaksanaan pleno kabupaten dijadwalkan paling lambat sebelum tanggal 9 untuk selanjutnya dibawa ke tingkat provinsi.

“Tanggal 9 kami sudah harus ke provinsi untuk pleno. Kita akan kejar itu,” pungkas Hiro.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fraksi PKB Pertanyakan Sumber Rp1,116 Triliun Pembiayaan APBD Perubahan Mimika
Fraksi PDIP Ungkap Sejumlah Persoalan yang Mesti Dibenahi Pemkab Mimika
Fraksi PDIP Minta APBD-P Mimika Rp6,16 Triliun Tak Berujung SiLPA
Fraksi Golkar Soroti Rp1,11 Triliun Pembiayaan Perubahan APBD Mimika
Kunjungi Resort Milik OAP di Nabire, Araminus Omaleng Dorong Penguatan Ekonomi dan Pariwisata Lokal
Fraksi Gerindra: Penghargaan Koperasi Awards Buat Mimika Tak Sesuai Realita Lapangan
DPRK Soroti Sengketa Tanah di Mimika: Jangan BPN Dimanfaatkan Mafia Tanah
Fraksi Gerakan Bersatu Desak Pemkab Mimika Wajibkan Perusahaan Prioritaskan OAP

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 01:03 WIT

Fraksi PKB Pertanyakan Sumber Rp1,116 Triliun Pembiayaan APBD Perubahan Mimika

Sabtu, 26 September 2026 - 23:43 WIT

Fraksi PDIP Ungkap Sejumlah Persoalan yang Mesti Dibenahi Pemkab Mimika

Sabtu, 26 September 2026 - 22:52 WIT

Fraksi PDIP Minta APBD-P Mimika Rp6,16 Triliun Tak Berujung SiLPA

Sabtu, 26 September 2026 - 19:11 WIT

Fraksi Golkar Soroti Rp1,11 Triliun Pembiayaan Perubahan APBD Mimika

Rabu, 9 September 2026 - 21:00 WIT

Kunjungi Resort Milik OAP di Nabire, Araminus Omaleng Dorong Penguatan Ekonomi dan Pariwisata Lokal

Berita Terbaru

Warga dan peserta mengikuti diskusi peluncuran laporan Pusaka Bentala Rakyat di Dusun Sagu Ebha Hekhe, Kampung Sereh, Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu, 7 Oktober 2026. Dusun sagu itu menjadi lokasi peluncuran laporan tentang izin kehutanan di tanah adat Papua. Galeripapua/Ikbal Asra

Organisasi

Belasan Izin Hutan Menyasar Tanah Adat Papua

Senin, 12 Okt 2026 - 06:00 WIT

Agustinus Kadepa, petani kopi dari Kampung Tuguwai, Distrik Aweidah, Kabupaten Paniai, Papua Tengah. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Utama

Ko Puaz: Kopi, Kebun, dan Mimpi yang Tumbuh di Paniai

Minggu, 11 Okt 2026 - 19:09 WIT