John Rettob: Tidak Ada Lagi Perbedaan Sekolah Negeri dan Swasta, Semua Sama!

Senin, 16 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak suasana apel gabungan yang berlangsung di halaman Kantor Dinas Pendidikan, Jalan Poros SP5, Timika, Papua Tengah, Senin (16/1/2023).

Tampak suasana apel gabungan yang berlangsung di halaman Kantor Dinas Pendidikan, Jalan Poros SP5, Timika, Papua Tengah, Senin (16/1/2023).

MIMIKA – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Mimika, Johannes Rettob, meminta kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika untuk tidak lagi membeda-bedakan antara sekolah negeri dan sekolah swasta.

“Mulai tahun ini (2023) tidak ada lagi perbedaan antara sekolah negeri dan swasta,” ujar Plt Bupati John Rettob dalam amanat apel gabungan di halaman Kantor Dinas Pendidikan, Jalan Poros SP5, Timika, Papua Tengah, Senin (16/01/2023).

Menurutnya, semua sekolah adalah sama dan setara sehingga diharapkan Dinas Pendidikan tidak lagi membeda-bedakan mana sekolah negeri dan mana sekolah swasta.

“Yang diajar kan anak-anak kita juga. Malahan sekolah-sekolah swasta ini yang justru banyak ada di pedalaman, tapi mengapa yang kita prioritaskan dan kita anak emaskan malah sekolah-sekolah negeri yang rata-rata ada di perkotaan saja. Ubah itu pemikiran-pemikiran seperti itu,” tegasnya.

Mengaku sedih, John meminta dengan segera Dinas Pendidikan benahi ketimpangan tersebut.

Dia juga meminta Willem Naa selaku Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika untuk memperhatikan kesejahteran guru-guru yang ada di pedalaman.

Baca Juga :  Sambut Hardiknas 2025, SD Negeri Inauga Sempan Laksanakan Gelar Karya dan Pentas Seni

Pemerintah Kabupaten Mimika juga akan memberikan perhatian serius dalam rangka mendukung aktivitas belajar mengajar di wilayah pedalaman, yang mana akan diusahakan untuk pengadaan alat transportasi bagi guru di pedalaman.

“Pemerintah akan memberikan fasilitas-fasilitas khusus kepada guru pedalaman agar betah tinggal di wilayah tugasnya, supaya tidak pulang pergi terus-menerus dengan alasan cari vetsin cari garam padahal datang urus satu hari bikinnya satu tahun. Masalah transportasi kita usahakan,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Masyarakat Adat Sedunia: LEPEMAWIL Soroti Hilangnya Tanah dan Melemahnya Lembaga Adat
Blapos TIFA Management: Dari Freestyle Jalanan Menuju Panggung Besar
Data Anak Putus Sekolah Tak Akurat, Dinas Pendidikan Mimika Rekap Ulang
40 Siswa SD Jayapura Belajar Tangani Cacingan hingga Kesehatan Gigi dan Mulut
Hindari Tumpang Tindih, Pemkab Mimika Minta YPMAK Fokus ke Mahasiswa OAP
Satgas ODC Identifikasi Tujuh Terduga Pelaku Pembunuhan Pilot AMA
Menolak Lupa Sejarah: Anak-Anak Sekolah Belajar Warisan Leluhur di Ekowisata Mangrove Pigapu
SPMB 2026 Dibuka, SMP Negeri 7 Mimika Siapkan Kuota 256 Siswa

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:18 WIT

Hari Masyarakat Adat Sedunia: LEPEMAWIL Soroti Hilangnya Tanah dan Melemahnya Lembaga Adat

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:48 WIT

Blapos TIFA Management: Dari Freestyle Jalanan Menuju Panggung Besar

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:49 WIT

Data Anak Putus Sekolah Tak Akurat, Dinas Pendidikan Mimika Rekap Ulang

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:06 WIT

40 Siswa SD Jayapura Belajar Tangani Cacingan hingga Kesehatan Gigi dan Mulut

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:12 WIT

Hindari Tumpang Tindih, Pemkab Mimika Minta YPMAK Fokus ke Mahasiswa OAP

Berita Terbaru