Kekurangan Tenaga Pokja, Banyak Kegiatan Pemkab Mimika Belum Dilaksanakan

Ahmad

Selasa, 16 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Mimika, Johannes Rettob. (Foto: Galeri Papua/Moh. Wahyu Welerubun)

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Mimika, Johannes Rettob. (Foto: Galeri Papua/Moh. Wahyu Welerubun)

MIMIKA – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Mimika, Johannes Rettob, mengungkapkan ada banyak kegiatan yang belum terlaksana pada tahun 2024 akibat kekurangan tenaga kelompok kerja (Pokja).

John mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika saat ini, hanya memiliki kurang lebih 12 orang Pokja. Sementara yang dibutuhkan sebanyak 50 tenaga Pokja untuk melaksanakan kegiatan dengan total anggaran senilai Rp1 triliun.

“Ini jujur kita punya keterbatasan tenaga di dalam Pokja. Anggaran kita nih sekian banyak makanya sekarang salah satu program serius yang harus dilakukan pemerintah (yaitu) meningkatkan kapasitas pegawai negeri kita untuk bisa menjadi Pokja,” ujar John kepada wartawan, Senin (15/7/2024).

Kami akan melaksanakan satu program khusus untuk bagaimana caranya kita tingkatkan kapasitas SDM. Kita butuh 50 orang,” tambahnya.

Ia mengatakan, banyak dari pegawai Pokja yang bersertifikat kini telah menjadi pejabat struktural di organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemkab Mimika. Akibatnya, tenaga Pokja kini terbatas.

Selain kekurangan Pokja, lanjut John, adapun faktor lain yang mengakibatkan kegiatan-kegiatan belum terlaksana, yakni pelaksanaan tender yang terulang dan memang ada kegiatan yang belum dapat dilalukan.

Baca Juga :  Berubah Wujud Jadi Satu Sehat, Aplikasi PeduliLindungi Tidak Lagi Hanya Terkait COVID-19

“Ini persoalan kita, kita pekerjaan sekian triliun ini dengan tadi saya bilang 7.500-an kegiatan, kita hanya punya 12 orang (Pokja). Mereka kerja dari malam sampai pagi, makanya saya bilang saya khawatir sekali. Jangan sampai dengan tingkat kecapean, mereka akhirnya pelaksanaan evaluasi pekerjaan yang menjadi tender ini bisa jadi masalah,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas
Polusi Debu dan Asap di Mimika, Bupati Perintahkan Penanganan Darurat Udara
76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ
Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu
Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik
Rapat Tertutup Bahas Persoalan Kamtibmas, Mimika Bentuk Tim Terpadu
Kesbangpol Mimika Gelar Sosialisasi Penguatan Karakter Berbasis Pancasila dalam Keluarga
Lima Personel BPBD Mimika Disiapkan Jadi Tim Rescue Profesional

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 15:14 WIT

Polusi Debu dan Asap di Mimika, Bupati Perintahkan Penanganan Darurat Udara

Jumat, 11 September 2026 - 15:29 WIT

76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ

Rabu, 9 September 2026 - 18:39 WIT

Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu

Kamis, 3 September 2026 - 16:53 WIT

Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik

Rabu, 2 September 2026 - 19:01 WIT

Rapat Tertutup Bahas Persoalan Kamtibmas, Mimika Bentuk Tim Terpadu

Berita Terbaru

Proses evakuasi salah satu korban penyanderaan KKB di Kabupaten Mimika. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz)

Hukrim

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika

Senin, 14 Sep 2026 - 15:25 WIT