Komandan “Semut Merah” KKB Yahukimo Tewas Dilumpuhkan Polisi

Endy Langobelen

Sabtu, 8 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyerahan jenazah Komandan Batalyon Semut Merah KKB Yahukimo, Lipet Sobolim alias Cocor Sobolim alias Junior Bocor Sobolim, kepada pihak keluarga. (Foto: Istimewa/Satgas Humas ODC)

Penyerahan jenazah Komandan Batalyon Semut Merah KKB Yahukimo, Lipet Sobolim alias Cocor Sobolim alias Junior Bocor Sobolim, kepada pihak keluarga. (Foto: Istimewa/Satgas Humas ODC)

YAHUKIMO — Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz bersama aparat gabungan berhasil melumpuhkan seorang anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang menamakan dirinya Komandan Batalyon Semut Merah KKB Yahukimo, Lipet Sobolim alias Cocor Sobolim alias Junior Bocor Sobolim.

Dalam siaran pers yang diterbitkan Satgas Humas Operasi Damai Cartenz, disampaikan bahwa pelaku meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke RSUD Dekai, Kamis (6/11/20025.

Dijelaskan penegakan hukum ini dilakukan setelah aksi pembacokan terhadap dua warga sipil di Jalan Baliem, Jalur 1, Distrik Dekai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kedua korban, Bernior Telena (36) dan Soleman Ilu (30), mengalami luka bacok serius dan segera dilarikan ke RSUD Dekai untuk mendapatkan perawatan medis. Keduanya kini dalam kondisi stabil.

Menerima laporan dari warga, tim gabungan Satgas Damai Cartenz, Polres Yahukimo, dan Brimob Polda Papua segera melakukan penyisiran.

Baca Juga :  DPD RI Soroti Kasus Bom Molotov Jubi yang Mandek, Siap Panggil Panglima TNI dan Kapolri

Sekitar pukul 19.55 WIT, aparat menemukan dan melakukan tindakan tegas terukur terhadap pelaku yang kemudian diketahui sebagai Lipet Sobolim.

Upaya pelaku mengelabui petugas dengan berganti nama hingga tiga kali tidak berhasil menghindarkan dirinya dari penangkapan.

Berdasarkan catatan Satgas Damai Cartenz, pelaku memiliki rekam jejak panjang dalam serangkaian aksi kekerasan bersenjata dan pembunuhan, terutama terhadap pekerja tambang ilegal di wilayah Pegunungan Bintang dan Yahukimo sejak 2023 hingga 2025.

Kaops Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa tindakan yang dilakukan aparat merupakan bentuk penegakan hukum terhadap kelompok bersenjata yang mengancam keselamatan warga.

“Pelaku Lipet Sobolim merupakan komandan batalyon semut merah yang aktif melakukan berbagai aksi kekerasan terhadap masyarakat sipil dan aparat keamanan. Penegakan hukum yang dilakukan merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah Yahukimo agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman,” ujar Brigjen Faizal.

Baca Juga :  Peringati 4 Tahun Kasus Mutilasi di Mimika, Keluarga Korban: Jangan Beri Remisi Pelaku!

Ia menambahkan, aparat keamanan akan meningkatkan kewaspadaan di seluruh pos pengamanan untuk mengantisipasi potensi aksi balasan dari jaringan kelompok tersebut.

Wakaops Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menyebut keberhasilan ini merupakan respon cepat setelah laporan pembacokan diterima.

“Begitu laporan pembacokan diterima, tim langsung melakukan respon cepat di lapangan. Hasilnya, dalam waktu kurang dari dua jam, pelaku berhasil dilumpuhkan. Ini menunjukkan kesiapsiagaan personel dalam melindungi masyarakat dari ancaman KKB,” terang Kombes Adarma.

Satgas Damai Cartenz memastikan operasi penegakan hukum terhadap anggota KKB akan terus dilakukan.

“Kami imbau masyarakat tetap tenang dan segera melapor jika mengetahui keberadaan anggota kelompok bersenjata. Kami akan terus hadir menjaga keamanan masyarakat di Tanah Papua,” tutup Brigjen Faizal.

Dengan dilumpuhkannya pemimpin kelompok tersebut, aparat menyatakan akan terus mempersempit ruang gerak KKB di Yahukimo dan wilayah sekitarnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penyelundupan Ganja Lewat Kargo Bandara Digagalkan, IRT di Mimika Dibekuk
Dandim Mimika Ungkap Kronologi 9 Perempuan Dibawa Paksa OPM di Jila
Kasus Pembunuhan Kilometer 10, Pelaku Yang Diamankan di Makassar Tiba di Timika
Polisi Tegaskan Tak Ada Penembakan di Alun-Alun Kuala Kencana
Polda Papua Tengah Kirim Brimob dan Penyidik Usai Pembakaran Kantor Pemerintah Puncak
Polda Papua Tengah Mengungkap 22 Kasus dalam Operasi Sikat Noken 2026
Polisi Penembak Warga Rafles Residence Mimika Ditetapkan Tersangka
Imigrasi Mimika Amankan WN PNG yang Masuk Indonesia Secara Ilegal

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:55 WIT

Penyelundupan Ganja Lewat Kargo Bandara Digagalkan, IRT di Mimika Dibekuk

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:31 WIT

Dandim Mimika Ungkap Kronologi 9 Perempuan Dibawa Paksa OPM di Jila

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:31 WIT

Kasus Pembunuhan Kilometer 10, Pelaku Yang Diamankan di Makassar Tiba di Timika

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:03 WIT

Polisi Tegaskan Tak Ada Penembakan di Alun-Alun Kuala Kencana

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:55 WIT

Polda Papua Tengah Kirim Brimob dan Penyidik Usai Pembakaran Kantor Pemerintah Puncak

Berita Terbaru