Pemkab Mimika Rancang Kota Kapiraya sebagai Pusat Ekonomi Baru di Pesisir

Kevin Kurni

Jumat, 21 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama usai pembukaan Seminar Pendahuluan Perencanaan Kota Kapiraya di Ballroom Hotel Horison Diana Timika, Jumat (21/8/2026). (Foto: Galeri Papua/Kevin Kurni)

Foto bersama usai pembukaan Seminar Pendahuluan Perencanaan Kota Kapiraya di Ballroom Hotel Horison Diana Timika, Jumat (21/8/2026). (Foto: Galeri Papua/Kevin Kurni)

MIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika mulai menyusun arah pembangunan Kota Kapiraya di Distrik Mimika Barat Tengah sebagai calon pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah pesisir.

Langkah tersebut ditandai dengan digelarnya Seminar Pendahuluan Perencanaan Kota Kapiraya di Ballroom Hotel Horison Diana Timika, Jumat (21/8/2026).

Kegiatan dibuka Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Mimika, Santi Sondang, yang membacakan sambutan Bupati Mimika.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Santi mengatakan, pertumbuhan kawasan perkotaan di Mimika seiring meningkatnya aktivitas ekonomi dan jumlah penduduk membutuhkan arah pembangunan yang terintegrasi serta didukung dokumen perencanaan yang matang.

“Tanpa adanya dokumen perencanaan yang matang, perkembangan fisik di kawasan ini dikhawatirkan akan berjalan secara sporadis dan tidak teratur, yang pada akhirnya dapat menurunkan kualitas lingkungan dan efektivitas pelayanan publik,” kata Santi Sondang.

Menurut Santi, Kapiraya memiliki posisi strategis di wilayah pesisir Kabupaten Mimika dengan potensi sumber daya alam yang cukup besar.

Potensi tersebut meliputi sektor perikanan, perkebunan, pertambangan hingga pariwisata bahari yang dinilai belum dikelola secara optimal.

Baca Juga :  BRIDA Mimika Dorong Kolaborasi dan Digitalisasi Pelaporan Inovasi Daerah

Karena itu, pengembangan Kapiraya diarahkan tidak hanya pada pembangunan fisik, tetapi juga mengintegrasikan potensi lokal dengan kebutuhan infrastruktur modern.

“Strategi pengembangan kawasan ini harus mampu menyinergikan potensi lokal dengan kebutuhan infrastruktur modern guna menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah barat Kabupaten Mimika,” ujarnya.

Santi menegaskan, aspek lingkungan juga menjadi bagian penting dalam penyusunan rencana kawasan. Karakteristik ekosistem pesisir Kapiraya harus menjadi pertimbangan agar pembangunan ekonomi tetap berjalan tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan.

Pemkab Mimika, lanjutnya, berkomitmen mendorong pembangunan yang tidak terpusat di kawasan perkotaan Timika, tetapi turut menjangkau wilayah pesisir dan pegunungan.

Komitmen itu sejalan dengan konsep pembangunan Bupati dan Wakil Bupati Mimika melalui program “Membangun dari Kampung”.

Dalam perencanaan Kota Kapiraya, pemerintah juga menaruh perhatian pada pemenuhan standar pelayanan perkotaan yang inklusif bagi masyarakat lokal.

Sejumlah kebutuhan dasar yang menjadi perhatian antara lain akses air bersih, energi, sanitasi serta sistem transportasi antardesa.

“Dengan adanya perencanaan yang komprehensif, Pemerintah Kabupaten Mimika dapat menentukan prioritas pembangunan infrastruktur secara bertahap dan berkelanjutan, sehingga distribusi kesejahteraan dapat menjangkau wilayah terpencil di Kabupaten Mimika,” jelasnya.

Baca Juga :  Dua Lembaga Adat di Mimika Dorong Putra-putri Daerah Maju Berlaga dalam Pesta Demokrasi 2024

Pemkab Mimika menilai dokumen Perencanaan Kota Kapiraya menjadi langkah strategis untuk mendukung visi pembangunan daerah menuju GERBANG EMAS (Gerakan Kebangkitan Ekonomi Masyarakat Adil dan Sejahtera).

Dokumen tersebut nantinya diharapkan menjadi acuan teknis bagi pemerintah dan para pemangku kepentingan dalam mengelola sumber daya sekaligus mengarahkan investasi di Distrik Mimika Barat Tengah.

Dengan perencanaan yang terukur dan visioner, Kapiraya diproyeksikan berkembang menjadi simpul ekonomi pesisir yang tangguh serta mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Santi juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyusunan dokumen, mulai dari unsur pemerintah, konsultan perencana hingga masyarakat.

Ia berharap seminar pendahuluan tersebut menjadi ruang untuk menghimpun masukan dan saran dari seluruh peserta guna menyempurnakan dokumen perencanaan Kota Kapiraya.

“Masukan dan saran dari semua peserta sangat diperlukan demi kesempurnaan dokumen ini,” katanya.

Seminar Pendahuluan Perencanaan Kota Kapiraya kemudian secara resmi dibuka oleh Santi Sondang dengan ditandai pemukulan tifa.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu
Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik
Rapat Tertutup Bahas Persoalan Kamtibmas, Mimika Bentuk Tim Terpadu
Kesbangpol Mimika Gelar Sosialisasi Penguatan Karakter Berbasis Pancasila dalam Keluarga
Lima Personel BPBD Mimika Disiapkan Jadi Tim Rescue Profesional
Tingkatkan Kesiapsiagaan, BPBD Mimika Bekali 50 Peserta Mitigasi Bencana
DPMPTSP Mimika Dorong Transformasi Digital Kearsipan via Aplikasi SRIKANDI
Sekolah di Mimika Didorong Bangun Budaya Peduli Lingkungan Sejak Dini

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 18:39 WIT

Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu

Kamis, 3 September 2026 - 16:53 WIT

Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik

Rabu, 2 September 2026 - 19:01 WIT

Rapat Tertutup Bahas Persoalan Kamtibmas, Mimika Bentuk Tim Terpadu

Rabu, 2 September 2026 - 15:46 WIT

Kesbangpol Mimika Gelar Sosialisasi Penguatan Karakter Berbasis Pancasila dalam Keluarga

Rabu, 2 September 2026 - 15:22 WIT

Lima Personel BPBD Mimika Disiapkan Jadi Tim Rescue Profesional

Berita Terbaru

Bupati Mimika, Johannes Rettob. (Foto: Johannes Rettob)

Pemerintahan

Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu

Rabu, 9 Sep 2026 - 18:39 WIT

Personel Inafis Polres Mimika dan Polsek Kuala Kencana melakukan olah TKP penemuan jenazah di Perumahan Pondok Indah Amor SP3, Distrik Kuala Kencana, Mimika, Selasa (8/9/2026). (Foto: Istimewa)

Peristiwa

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Pondok Indah Amor Mimika

Selasa, 8 Sep 2026 - 15:24 WIT

Kasat Resnarkoba Polres Mimika AKP Habibi Solosa memimpin pemusnahan barang bukti ganja bersama perwakilan Kejaksaan, Pengadilan Negeri, BNNK, dan kuasa hukum tersangka di Mapolres Mimika, Selasa (8/9/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Polres Mimika Musnahkan 161.37 Gram Ganja

Selasa, 8 Sep 2026 - 15:20 WIT