Persintan Akui Minim Persiapan Usai Dibantai Persemi 0-4 di Liga 4 Papua Tengah

Ahmad

Selasa, 10 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konferensi pers Pelatih Persintan Intan Jaya, Raimon Jagani, bersama kapten tim, Bil Hein Dicky Keno, usai laga melawan Persemi Mimika, di Stadion Wania Imipi, Mimika, Papua Tengah, Selasa (10/3/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Konferensi pers Pelatih Persintan Intan Jaya, Raimon Jagani, bersama kapten tim, Bil Hein Dicky Keno, usai laga melawan Persemi Mimika, di Stadion Wania Imipi, Mimika, Papua Tengah, Selasa (10/3/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA – Persintan Intan Jaya mengakui kekalahan telak dari tuan rumah Persemi Mimika menjadi bahan evaluasi besar bagi tim pelatih.

Minimnya waktu persiapan disebut menjadi salah satu faktor utama di balik hasil buruk pada laga pembuka Liga 4 Piala Gubernur Papua Tengah.

Bertanding di Stadion Wania Imipi, Mimika, Selasa (10/3/2026) pagi, Persintan harus mengakui keunggulan Persemi Mimika setelah takluk dengan skor 0-4.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelatih Kepala Persintan Intan Jaya, Raimon Jagani, dalam konferensi pers usai pertandingan secara terbuka mengakui keunggulan tuan rumah yang dinilai tampil lebih siap.

“Mengenai hasil pertandingan hari ini, jujur kami akui Persemi bermain sangat baik. Mereka tampil sebagai tuan rumah dengan persiapan yang matang. Sementara kami, Persintan Intan Jaya, memang memiliki keterbatasan dalam hal persiapan,” ujar Raimon.

Menurutnya, kekalahan empat gol tanpa balas tersebut menjadi catatan penting yang harus segera dibenahi oleh tim pelatih, terutama pada sektor pertahanan.

Baca Juga :  Intip Persiapan Tim Airsoft Timika Menuju Fornas 2025 Mandalika

Raimon menilai koordinasi lini belakang masih lemah, khususnya saat menghadapi serangan cepat Persemi Mimika.

“Evaluasi utama saya adalah koordinasi di lini belakang dan transisi dari menyerang ke bertahan,” kata Raimon.

“Gol-gol yang tercipta tadi rata-rata karena anak-anak kehilangan fokus dan terlambat menutup ruang saat lawan melakukan serangan cepat,” imbuhnya.

Selain persoalan taktik, faktor kondisi fisik juga memengaruhi performa tim. Persintan dinilai mengalami penurunan stamina pada babak kedua sehingga sulit mengimbangi permainan cepat tuan rumah.

Situasi tersebut membuat Persemi Mimika leluasa mengendalikan jalannya pertandingan hingga peluit akhir.

Menghadapi jadwal turnamen yang padat tanpa jeda hari istirahat, manajemen Persintan berencana melakukan rotasi pemain pada laga berikutnya. Langkah ini diambil untuk menjaga kebugaran skuat sekaligus meminimalkan risiko cedera.

“Kami mohon dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Intan Jaya. Kami akan berupaya bangkit di pertandingan berikutnya,” tutur Raimon.

Baca Juga :  Serius Kembangkan Olahraga di Papua, PTFI Resmikan 2 Fasilitas di MSC

“Kekalahan hari ini adalah evaluasi besar bagi kami tim pelatih untuk meramu strategi yang lebih baik lagi,” tambahnya.

Kapten Persintan Intan Jaya, Bil Hein Dicky Keno, juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Intan Jaya atas hasil yang diraih timnya.

Ia menegaskan para pemain akan segera memulihkan mental bertanding untuk menghadapi pertandingan berikutnya.

“Kecewa pasti ada, itu manusiawi. Tapi coach sudah ingatkan kami bahwa turnamen belum berakhir. Kami masih punya sisa pertandingan di grup ini. Sekarang fokus kami adalah mengembalikan mental dan kebugaran fisik secepat mungkin. Kami tidak mau larut dalam kekalahan hari ini,” tegas Dicky.

Hasil ini membuat Persintan Intan Jaya sementara menempati posisi juru kunci klasemen Grup A. Meski demikian, tim pelatih tetap optimistis timnya mampu memperbaiki performa dan meraih poin pada laga-laga selanjutnya di fase grup.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nabire Tak Terbendung di GSI Papua Tengah, Taklukkan Intan Jaya 2-0
Nabire Pesta Gol, Deiyai Dihantam 8-0 di GSI Papua Tengah 2026
GSI Papua Tengah 2026: Paniai Bangkit Setelah Dibantai Nabire, Berbagi Poin dengan Mimika
GSI Papua Tengah 2026 Dibuka, Talenta Muda Berebut Tempat ke Pentas Nasional
Momen HUT RI, Pemuda Yahukimo dan Keondofoloan Waena Perkuat Kekompakan Lewat Olahraga
Pangkoops TNI Habema Cup 2026 Resmi Ditutup, Goldstone FC Keluar sebagai Juara
HPM Mamberamo Raya Gelar Turnamen Gawang Mini Perdana, 27 Tim dari 13 Distrik Adu Kekuatan
Multi Event Pelajar 2026 Resmi Dibuka, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda di Mimika

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:03 WIT

Nabire Tak Terbendung di GSI Papua Tengah, Taklukkan Intan Jaya 2-0

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:52 WIT

Nabire Pesta Gol, Deiyai Dihantam 8-0 di GSI Papua Tengah 2026

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:47 WIT

GSI Papua Tengah 2026: Paniai Bangkit Setelah Dibantai Nabire, Berbagi Poin dengan Mimika

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:31 WIT

GSI Papua Tengah 2026 Dibuka, Talenta Muda Berebut Tempat ke Pentas Nasional

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:26 WIT

Momen HUT RI, Pemuda Yahukimo dan Keondofoloan Waena Perkuat Kekompakan Lewat Olahraga

Berita Terbaru

Proses evakuasi salah satu korban penyanderaan KKB di Kabupaten Mimika. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz)

Hukrim

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika

Senin, 14 Sep 2026 - 15:25 WIT

Suasana di sekitar lokasi kejadian saat dikerumuni warga setempat dan polisi pada Sabtu malam, 12 September 2026. (Foto: Polres Mimika)

Hukrim

Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Penikaman Remaja di Mimika

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:14 WIT