Petrosea Percepat Penanggulangan Malaria di Mimika, Ratusan Kelambu Dibagikan ke Masyarakat

Ahmad

Kamis, 16 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembagian kelambu oleh PT Petrosea Tbk. Kepada masyarakat di Kampung Damai, Distrik Kwamki Narama, Mimika, Papua Tengah, Kamis (16/4/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Pembagian kelambu oleh PT Petrosea Tbk. Kepada masyarakat di Kampung Damai, Distrik Kwamki Narama, Mimika, Papua Tengah, Kamis (16/4/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA – Komitmen terhadap kesehatan masyarakat kembali ditunjukkan PT Petrosea Tbk melalui aksi nyata di lapangan.

Lewat program Petrosea Peduli Malaria, perusahaan mengakselerasi upaya pencegahan dengan membagikan ratusan kelambu berinsektisida kepada warga Kampung Damai, Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Kamis (16/4/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam menekan angka penyebaran malaria di wilayah operasional perusahaan, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan tenaga kesehatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pelaksanaannya, Petrosea menggandeng Puskesmas Kwamki Narama dan Malaria Center Kabupaten Mimika.

Antusiasme warga terlihat jelas saat tim Petrosea turun langsung membagikan kelambu di depan Posyandu Kampung Damai.

Bantuan tersebut disambut hangat sebagai solusi nyata dalam melindungi keluarga dari ancaman gigitan nyamuk penyebab malaria.

Kepala Kampung Damai, Luther Wenda, menyampaikan apresiasi atas kepedulian perusahaan terhadap masyarakatnya.

Baca Juga :  Balai Karantina Siapkan Pidana ke Pengusaha Ternak Tidak Lapor Hewan Kurban Masuk Timika

“Terima kasih PT Petrosea, hari ini masyarakat bisa dapat kelambu. Kami bersyukur karena dengan adanya ini bisa membantu menekan angka penyebaran malaria,” ungkap Luther.

External Manager PT Petrosea Tbk, Reynold Donny Kabiai, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang difokuskan pada pencegahan dini penyakit menular.

“Ini adalah bagian dari komitmen perusahaan bersama dinas untuk membantu memberantas penyebaran penyakit malaria. Salah satu cara paling efektif adalah dengan penggunaan kelambu,” ujar Reynold saat ditemui di lokasi pembagian.

Foto bersama di depan Posyandu Kampung Damai, Distrik Kwamki Narama, Mimika, Papua Tengah, Kamis (16/4/2026), dalam kegiatan pembagian kelambu oleh PT Petrosea kepada masyarakat. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)
Foto bersama di depan Posyandu Kampung Damai, Distrik Kwamki Narama, Mimika, Papua Tengah, Kamis (16/4/2026), dalam kegiatan pembagian kelambu oleh PT Petrosea kepada masyarakat. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Dalam kegiatan tersebut, Petrosea menyalurkan sekitar 200 hingga 300 kelambu kepada masyarakat. Program ini pun dirancang berkelanjutan dan tidak berhenti di satu wilayah saja.

Baca Juga :  Pj Bupati Mimika: Inti Pidato Presiden, Kita Diminta Fokus Kerja Layani Masyarakat

Selain Kampung Damai, Petrosea menargetkan distribusi serupa di sejumlah wilayah Ring 1 operasional perusahaan, termasuk Kampung Nayaro dan beberapa kelurahan lainnya di Kabupaten Mimika.

Head of Corporate Secretary & Communications PT Petrosea Tbk, Anto Broto, turut mengapresiasi sinergi berbagai pihak dalam upaya pemberantasan malaria.

“Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak–tenaga kesehatan, pemerintah, serta mitra terkait atas upaya dan komitmen yang telah dilakukan dalam pencegahan dan penanganan malaria,” jelas Anto.

Hal senada disampaikan CSR Superintendent PT Petrosea Tbk, Aditya Ramadhana Djaja, yang menekankan pentingnya langkah preventif dalam menekan angka kasus malaria di daerah.

“Kami berharap melalui pembagian kelambu ini dapat mendukung pemerintah setempat dalam menekan angka Malaria,” pungkasnya.

Melalui program ini, Petrosea tidak hanya menghadirkan bantuan fisik, tetapi juga memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan malaria.

Diharapkan, pemanfaatan kelambu secara optimal dapat memberikan dampak kesehatan jangka panjang dan menurunkan angka kasus malaria secara signifikan di Mimika.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gedung C2 RSUD Mimika Rp242 Miliar: Solusi Overkapasitas, DPRK Minta Pengawasan Ketat
Tekan Kasus Malaria, Mimika Baru Bentuk Tim Kelurahan Berbasis Komunitas
Stunting dan Malaria Jadi Ancaman Ganda bagi Anak di Mimika
RSUD Mimika Bangun Ruang Rawat Inap Baru, Kapasitas Layanan Ditingkatkan
Lintasi Jembatan Rapuh, Nakes di Mimika Pertaruhkan Nyawa Demi Pelayanan
Dirut BPJS Kesehatan ke Mimika Gandeng Pemda Perkuat JKN
Kasus Campak di Mimika Meningkat, Dinkes Luncurkan Imunisasi Kejar
Ruang Operasi RS Waa Banti akan Beroperasi pada Juni 2026 Mendatang

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 12:26 WIT

Petrosea Percepat Penanggulangan Malaria di Mimika, Ratusan Kelambu Dibagikan ke Masyarakat

Jumat, 10 April 2026 - 19:47 WIT

Gedung C2 RSUD Mimika Rp242 Miliar: Solusi Overkapasitas, DPRK Minta Pengawasan Ketat

Rabu, 8 April 2026 - 19:42 WIT

Tekan Kasus Malaria, Mimika Baru Bentuk Tim Kelurahan Berbasis Komunitas

Rabu, 8 April 2026 - 19:06 WIT

Stunting dan Malaria Jadi Ancaman Ganda bagi Anak di Mimika

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:27 WIT

RSUD Mimika Bangun Ruang Rawat Inap Baru, Kapasitas Layanan Ditingkatkan

Berita Terbaru