Pilot Susi Air Kapten Philip Minta Obat Asma dan Buku Bahasa Inggris

Endy Langobelen

Rabu, 7 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapten Philip Mark Mehrtens, Pilot Susi Air yang disandera TPNPB-OPM Kodap III Ndugama Derakma. (Foto: Istimewa/TPNPB-OPM)

i

Kapten Philip Mark Mehrtens, Pilot Susi Air yang disandera TPNPB-OPM Kodap III Ndugama Derakma. (Foto: Istimewa/TPNPB-OPM)

NDUGA – Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) merilis dua video tentang keadaan pilot Susi Air, Kapten Philip Mark Mehrtens, yang telah disandera selama satu tahun oleh TPNPB-OPM Kodap III Ndugama Derakma pimpinan Egianus Kogoya.

Kedua video tersebut dirilis pada Rabu (7/2/2024) siang, bersamaan dengan video pernyataan sikap TPNPB-OPM Komnas Pusat tentang penyanderaan Kapten Philip.

Dalam video berdurasi 49 detik, Kapten Philip terlihat mengenakan jaket hitam. Rambut dan jenggotnya pun tampak telah memanjang, berbeda dengan tampilannya saat awal disandera.

“Halo, ini saya. Hari ini tanggal 22 Desember 2023. Saya baru saja diberitahu oleh komandan kamp ini bahwa saya bisa mengirim pesan setelah tidak sempat melakukannya,” ujar Philip dengan ekspresi tersenyum.

Baca Juga :  Menjabat Ketum KONI Mimika, Omaleng: Ganti Semua Pengurus

“Jadi hari ini, dia mengambil video ini dan akan dikirim di hari lainnya saat ia sudah mendapat sambungan internet,” imbuh Philip.

Dalam kesempatan itu, Philip menyampaikan bahwa dirinya selalu diperlakukan dengan baik oleh TPNPB-OPM Kodap III Ndugama Derakma yang menyanderanya.

“Saya baik-baik saja. Mereka memperlakukan saya dengan baik. Saya mencoba tetap bersikap positif. Saya juga sehat dan merasa bersyukur karena mendapat dukungan. Ketika bertemu dengan komandan di lain kesempatan, saya akan mencoba menelpon. Saya mencintai kalian dan semoga saya bisa berbicara lagi dengan kalian segera,” tuturnya.

Baca Juga :  Kapal LCT Cita XX yang Hilang Kontak Ternyata Baru Pertama Kali Trip ke Yahukimo

Sementara di video yang berdurasi 28 detik, Pilot Susi Air itu menyampaikan beberapa hal yang sedang dia butuhkan.

“Halo, selamat pagi. Komandan mengatakan bahwa saya bisa mengirim pesan agar kamu bisa menyiapkan beberapa hal untuk saya. Apakah kamu bisa membawa satu atau dua inhaler merek Ventolin? Siapkan saja kalau saya mengalami asma,” pinta Philip.

“Dan juga kalau bisa, berikan saya alat pembaca e-book seperti Kindle dan isikan dengan buku-buku berbahasa Inggris sebanyak mungkin. Terima kasih banyak,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Hari HAM ke Pengungsian Massal Nduga: “Hadiah Natal Ini Kami Makan Bom-Bom”
Cipayung Mimika Serukan Persatuan KNPI Melalui Musdalub
Kiprah Papua Ultimate Frisbee Bumikan Olahraga Piring Terbang di Mimika
Sejumlah Kios di Jalan Yos Sudarso Timika Ludes Terbakar
Penyerahan SK PPPK Guru di Mimika Masih Tertunda, Ini Alasannya
2 Jenis BBM Ini Naik Harga, Pertamina: Bukan Karena PPN 12 Persen
Perubahan Iklim, Salju Abadi Kebanggaan Papua Bakal Hilang di 2026?
Patah Panah, Perang Saudara di Mimika Berakhir Damai

Berita Terkait

Rabu, 24 Desember 2025 - 20:26 WIT

Dari Hari HAM ke Pengungsian Massal Nduga: “Hadiah Natal Ini Kami Makan Bom-Bom”

Rabu, 11 Juni 2025 - 17:57 WIT

Cipayung Mimika Serukan Persatuan KNPI Melalui Musdalub

Minggu, 9 Februari 2025 - 22:40 WIT

Kiprah Papua Ultimate Frisbee Bumikan Olahraga Piring Terbang di Mimika

Kamis, 9 Januari 2025 - 12:43 WIT

Sejumlah Kios di Jalan Yos Sudarso Timika Ludes Terbakar

Minggu, 5 Januari 2025 - 03:56 WIT

Penyerahan SK PPPK Guru di Mimika Masih Tertunda, Ini Alasannya

Berita Terbaru

Solidaritas Merauke melakukan aksi spontan pada saat pelaksanaan Sidang Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (MPL-PGI) 2026 di Gedung Olahraga (GOR) Hiad Sai, Merauke, Papua Selatan, Jumat (30/1/2026). (Foto: Istimewa/Solidaritas Merauke)

Suara

Solidaritas Merauke Desak Gereja Suarakan Penghentian PSN

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:32 WIT