Polres Mimika Bakal Selidiki Penyebab Kelangkaan BBM

Ahmad

Kamis, 9 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Antrean panjang di SPBU Jalan Cenderawasih, SP2, Mimika, Papua Tengah, Sabtu (4/10/2025). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Antrean panjang di SPBU Jalan Cenderawasih, SP2, Mimika, Papua Tengah, Sabtu (4/10/2025). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Mimika akan melakukan penyelidikan terkait penyebab kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi Pertalite, Biosolar dan Solar di Kabupaten Mimika.

Seperti diketahui, kelangkaan BBM subsidi di Mimika, Papua Tengah belakangan ini turut menyita perhatian publik.

Pasalnya, dalam dua pekan terakhir masyarakat Kabupaten Mimika sulit mendapatkan BBM subsidi dan harus mengantri dengan kebijakan yang diberlakukan di setiap SPBU sembari menahan panasnya terik matahari setiap harinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ditambah, harga Pertalite yang dijual di tangan pengencer justru mengalami kenaikan dari harga sebelumnya Rp20 ribu per satu botol ukuran 1,5 liter dijual dengan harga beragam, mulai dari Rp30 ribu hingga Rp50 ribu per botol.

Atas kondisi ini, Pemerintah Kabupaten Mimika pun telah mengambil langkah untuk mengatasi hal tersebut.

Sebelumnya, Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku mengakui bahwa hal ini disebabkan karena keterlambatan kapal pengangkut BBM yang masuk ke Mimika.

Baca Juga :  Jelang Natal dan Tahun Baru, Kesbangpol Mimika Imbau Masyarakat Jaga Keamanan

Namun, mereka juga mengklaim bahwa kondisi tersebut telah berangsur normal karena setiap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) telah mendapat pasokan BBM.

Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Rian Oktaria mengatakan bahwa pihaknya akan turun langsung melakukan penyelidikan.

Menurut AKP Rian, kelangkaan BBM di Timika menimbulkan tanda tanya di masyarakat, khususnya mereka yang beraktivitas menggunakan kendaraan.

“Kita akan melakukan penyelidikan ke POM Bensin kemudian nanti ke tempat pengencer dan juga kita akan menstabilkan kelangkaan BBM itu dan juga menstabilkan untuk harga BBM kembali,” ungkap AKP Rian saat ditemui wartawan, Rabu 8 Oktober 2025.

Kata AKP Rian, penyelidikan ini juga bertujuan untuk mencari tahu penyebab naiknya harga bahan bakar yang dijual eceran di tangan pedangan dengan harga yang miring.

Juga untuk mencari tahu kemungkinan terjadinya penimbunan BBM subsidi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Baca Juga :  Dukung TIFA 2026, Dinas Koperasi Siap Hadirkan Ratusan UMKM Meriahkan Festival

“Kemarin memang dari salah satu pengencer menyampaikan bahwa harga BBM naik karena langka, jadi susah untuk didapat makanya mereka kemarin sesuai dengan apa yang mereka dapat mungkin harganya mahal makanya mereka jual segitu juga,” lanjutnya.

Lebih lanjut, pihak kepolisian akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah melalui dinas terkait agar bersama-sama menindaklanjuti persoalan ini.

Sat Reskrim juga akan memberikan teguran kepada oknum-oknum yang dengan sengaja melakukan pengisian BBM dengan menggunakan kendaraan yang sudah dimodifikasi tangkinya apabila ditemui. Jika tidak diindahkan, polisi akan menindak tegas dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Kita akan memberikan teguran ke mereka, mungkin satu, dua kali atau tiga kali akan kita lakukan pemanggilan atau kita bawa ke kantor untuk kita memintai keterangan,” ungkapnya.

AKP Rian menambahkan, penyelidikan mengenai persoalan tersebut akan dilakukan dalam beberapa hari ini.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TNI Kembali Evakuasi Satu Jenazah Korban Penembakan OPM di Yahukimo
Operasi Sikat Noken di Mimika: Polisi Sita Sabu, Tembakau Sintetis, dan Sajam
Pelajar 16 Tahun Tewas Dikeroyok di Timika, Dua Pelaku Ditangkap
LBH Tong Pu Ruang Aman Laporkan Dugaan Pemerasan Terkait Mediasi Kasus di Polres Mimika
Tukang Ojek Tewas Dibacok Penumpang di Parit Mimika, Polisi Buru Komplotan Pelaku
Kapolda Papua Tengah Pastikan Penyidikan Kasus Dana Hibah KPU Mimika Tetap Berjalan
Buru Pelaku Kriminal, Polres Mimika Gelar Operasi Sikat Noken
TNI Evakuasi Jenazah Sipil Korban Penembakan di Yahukimo

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:16 WIT

TNI Kembali Evakuasi Satu Jenazah Korban Penembakan OPM di Yahukimo

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:37 WIT

Operasi Sikat Noken di Mimika: Polisi Sita Sabu, Tembakau Sintetis, dan Sajam

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:26 WIT

Pelajar 16 Tahun Tewas Dikeroyok di Timika, Dua Pelaku Ditangkap

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:15 WIT

LBH Tong Pu Ruang Aman Laporkan Dugaan Pemerasan Terkait Mediasi Kasus di Polres Mimika

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:35 WIT

Tukang Ojek Tewas Dibacok Penumpang di Parit Mimika, Polisi Buru Komplotan Pelaku

Berita Terbaru

Anggota Bawaslu Mimika, Diana Dayme menegaskan masyarakat di Distrik Kwamki Narama harus mengawasi jalannya Pemilu disamping menggunakan hak pilih. Pesan itu disampaikan dalam Forum Diskusi Politik

Politik

Bawaslu Mimika: Politik Uang Bikin Sengsara Lima Tahun

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:49 WIT