Minta Suara Dikembalikan, Pendukung AIYE Sebut KPU dan Bawaslu Seolah Tim Sukses

Endy Langobelen

Senin, 9 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masa pendukung AIYE menuntut suaranya yang hilang dikembalikan. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Masa pendukung AIYE menuntut suaranya yang hilang dikembalikan. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

MIMIKA – Massa pendukung pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Mimika nomor urut 3, Alexsander Omaleng dan Yusuf Rombe (AIYE), menggelar aksi demo di depan lokasi pelaksanaan pleno rekapitulasi suara tingkat kabupaten, GOR Futsal, Jalan Poros SP2-SP5, Timika, Papua Tengah, Senin (9/12/2024).

Dalam aksi tersebut, mereka menuntut agar suara dukungan mereka di Distrik Kwamki Narama dan Tembagapura dikembalikan.

Pasalnya, mereka menilai, suara yang sudah diberikan masyarakat kepada Paslon AIYE sengaja dihilangkan oleh oknum tertentu dan diberikan kepada Paslon lain.

Ketua Tim Pemenangan AIYE, Nalio Jangkup, menjelaskan bahwa suara murni AIYE di Distrik Kwamki Narama adalah 3.327. Namun diubah menjadi 2.818.

Begitu juga di Distrik Tembagapura yang seharusnya AIYE memperoleh suara sekitar tujuh ribuan, kini berubah menjadi 6.312 suara.

Adapun sejumlah poster bertuliskan, “Jangan curangi, kembalikan suara AIYE”. Kemudian, “Suara Rakyat Suara Tuhan. PPD dan KPU harus adil dan jujur”.

Baca Juga :  Diserang OTK di Paniai, Tukang Ojek Tewas dan Sopir Taksi Luka-luka

Masa juga meneriakkan, “Suara kami 7.000 hilang, kembalikan suara itu”. Tak hanya itu, mereka pun dengan tegas menuding bahwa KPU dan Bawaslu telah bekerja seolah-olah sebagai tim sukses dari salah satu paslon.

Hingga kini, massa pendukung AIYE masih berada di sekitaran lokasi pelaksanaan pleno untuk memastikan suara yang hilang bisa segera dikembalikan.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang diperoleh, KPU Mimika akan melakukan penetapan perolehan suara pada pukul 19.00 WIT.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas
Jubir OPM Buka Suara soal Penembakan 3 Pegawai di Jayawijaya
Nikolaus Alome Imbau Masyarakat Jaga Keamanan dan Tidak Terlibat Perang Suku di Mimika
Pemuda Adat Papua Tolak PAPEDA Summit, Soroti Perdagangan Karbon
Bawa 27 Tuntutan, Mahasiswa dan Warga Mimika Demo di Kantor DPRK
BMKG Imbau Warga Mimika Waspadai Kekeringan dan Kabut Asap Kiriman
Layangkan Surat Terbuka, LBH TPRA Desak Pemerintah Tetapkan Darurat Nasional Kebakaran Hutan Biak
LMA dan FPHS Tsingwarop Kritik Menteri HAM, Desak Tak Ikut Campur Urusan Pengalihan Dana 10 Persen dari Freeport

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 19:15 WIT

Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas

Sabtu, 12 September 2026 - 00:13 WIT

Jubir OPM Buka Suara soal Penembakan 3 Pegawai di Jayawijaya

Minggu, 6 September 2026 - 21:16 WIT

Nikolaus Alome Imbau Masyarakat Jaga Keamanan dan Tidak Terlibat Perang Suku di Mimika

Kamis, 3 September 2026 - 22:20 WIT

Pemuda Adat Papua Tolak PAPEDA Summit, Soroti Perdagangan Karbon

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:38 WIT

Bawa 27 Tuntutan, Mahasiswa dan Warga Mimika Demo di Kantor DPRK

Berita Terbaru

Proses evakuasi salah satu korban penyanderaan KKB di Kabupaten Mimika. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz)

Hukrim

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika

Senin, 14 Sep 2026 - 15:25 WIT

Suasana di sekitar lokasi kejadian saat dikerumuni warga setempat dan polisi pada Sabtu malam, 12 September 2026. (Foto: Polres Mimika)

Hukrim

Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Penikaman Remaja di Mimika

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:14 WIT