JAYAWIJAYA – Aparat kepolisian dari Satuan Tugas Operasi (Satgas Ops) Damai Cartenz melakukan penebalan personel Brimob di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.
Penambahan personel Brimob itu dilakukan guna mengantisipasi serangan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua yang dikabarkan mulai beroperasi di Wamena.
Seperti yang diketahui pada 28 Mei 2025 lalu, KKB menyatakan penetapan Wamena sebagai medan perang. Hal itu ditandai dengan aksi penembakan terhadap seorang anggota Satlantas Polres Jayawijaya di depan RSUD Wamena.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selanjutnya mereka juga menargetkan Bupati Jayawijaya, Atenius Murip, sebagai daftar pencarian orang (DPO) setelah Atenius dengan tegas mengultimatum KKB untuk segera mengehentikan aksinya dan keluar dari Kota Wamena.
Menanggapi ancaman yang tengah terjadi, Satgas Ops Damai Cartenz memutuskan untuk menambah kekuatan dengan penebalan personel Brimob.
“Satgas menambah perkuatan Brimob di Wamena untuk menciptakan keamanan di sana,” ungkap Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, saat dikonfirmasi via pesan WhatsApp, Sabtu (31/5/2025).
Meski demikian, Yusuf tidak memaparkan jumlah personel Brimob yang ditambakan. Dia hanya memastikan bahwa jumlah personel yang ada saat ini cukup untuk mengamankan Kota Wamena dari serangan KKB.
Ketika ditanya perihal situasi keamanan terkini, Yusuf menyebut telah berangsur kondusif dari yang sebelumnya sempat tegang pascaaksi penembakan.
“Alhamdulillah situasi berangsur kondusif namun Polri tetap siaga,” pungkasnya.









