Tapal Batas Masih Jadi Masalah, Ini Rencana Bupati Mimika

Ahmad

Kamis, 29 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Mimika, Johannes Rettob. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Bupati Mimika, Johannes Rettob. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika dalam tahun ini berencana menyelesaikan persoalan tapal batas di sejumlah wilayah yang berbatasan langsung dengan kabupaten tetangga.

Terkait persoalan tapal batas, terdapat sejumlah wilayah di Mimika yang berbatasan langsung dengan kabupaten tetangga. Seperti halnya di Kapiraya, Distrik Mimika Barat Tengah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Deiyai.

Konon, wilayah tersebut kini jadi rebutan antara Kabupaten Mimika dengan kabupaten tetangganya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Mimika, Johannes Rettob, mengatakan persoalan tapal batas sebelumnya telah dibahas dalam rapat koordinasi.

Baca Juga :  Kejari Mimika Selidiki Dugaan Korupsi Pembangunan Rumah di Hoya Senilai Rp8,7 Miliar

Dia menyebut saat ini, pemerintah sedang memprogramkan pembangunan di wilayah-wilayah yang berbatasan langsung dengan kabupaten tetangga itu.

Kendati demikian, Johannes mengakui bahwa yang menjadi persoalan adalah masyarakat yang berada di wilayah-wilayah perbatasan itu jarang mendapat perhatian dari pemerintah daerah dan justru sebaliknya.

“Persoalan kita adalah sesudah itu kita pemerintah ini tidak menyikapi hal ini karena ternyata mereka ini mendapatkan pelayanan dari atas bukan dari kita karena kita menganggap mereka itu bukan orang kita, ini masalah kita di situ,” paparnya.

Baca Juga :  Lampu Padam, Pintu Tertutup: Kadistrik Mimika Timur Diterpa Dugaan Skandal, Ia Membantah

Johannes melanjutkan, masalah tapal batas juga menyebabkan banyaknya aktivitas penerbangan ilegal yang dilakukan kabupaten lain di wilayah-wilayah tersebut.

Pemkab Mimika beberapa kali telah menutup aktivitas penerbangan di wilayah-wilayah itu yang dilakukan oleh pemerintah kabupaten tetangga.

Namun, faktanya bahwa aktivitas penerbangan masih saja terus berlangsung secara diam-diam.

“Pesawatnya kita blacklist itu nanti, tapi sampai saat ini saya beum mengetahui, kalau ada operator penerbangan yang berani masuk ke situ kita akan berikan sanksi nanti,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ
Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu
Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik
Rapat Tertutup Bahas Persoalan Kamtibmas, Mimika Bentuk Tim Terpadu
Kesbangpol Mimika Gelar Sosialisasi Penguatan Karakter Berbasis Pancasila dalam Keluarga
Lima Personel BPBD Mimika Disiapkan Jadi Tim Rescue Profesional
Tingkatkan Kesiapsiagaan, BPBD Mimika Bekali 50 Peserta Mitigasi Bencana
DPMPTSP Mimika Dorong Transformasi Digital Kearsipan via Aplikasi SRIKANDI

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 15:29 WIT

76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ

Rabu, 9 September 2026 - 18:39 WIT

Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu

Kamis, 3 September 2026 - 16:53 WIT

Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik

Rabu, 2 September 2026 - 19:01 WIT

Rapat Tertutup Bahas Persoalan Kamtibmas, Mimika Bentuk Tim Terpadu

Rabu, 2 September 2026 - 15:46 WIT

Kesbangpol Mimika Gelar Sosialisasi Penguatan Karakter Berbasis Pancasila dalam Keluarga

Berita Terbaru

Kepala BPBJ Mimika, Anton Pasoro. (Foto: Istimewa)

Pemerintahan

76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ

Jumat, 11 Sep 2026 - 15:29 WIT

Tim Satuan Reskrim Polres Mimika melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dugaan pembunuhan seorang warga di area belakang Indekos Warna Warni, Jalan Kelimutu, Timika, Papua Tengah. (Foto: Istimewa)

Peristiwa

Seorang Pria Ditemukan Tewas dalam Indekos di Mimika

Kamis, 10 Sep 2026 - 15:16 WIT