MIMIKA – Panitia Timika Inside Festival of Art (TIFA) 2024 mulai membuka pendaftaran bagi pekerja kreatif dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk ikut meramaikan pagelaran TIFA 2024.
Seperti yang diketahui TIFA 2024, yang saat ini telah menjadi bagian dari Kharisma Event Nasional (KEN), akan digelar selama tiga hari di lapangan Timika Indah, Mimika, Papua Tengah, pada pertengahan Juli mendatang.
Sebagai festival yang turut mendukung keberlangsungan pertumbuhan ekonomi di Mimika, TIFA 2024 membuka kesempatan bagi para seniman dan pelaku usaha untuk mengisi 30 slot stan bazar dan pameran budaya yang disediakan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Koordinator Bazar dan Pameran Budaya TIFA 2024, Gledis Sena, Sabtu (27/4/2024) menuturkan pendaftaran dibuka stan bazar dan pameran budaya hingga 13 Juli 2024.
Biaya pendaftaran yang dipatok senilai Rp2,5 juta per stan.
“Bisa dibayar dua kali dengan ketentuan deposit 70 persen,” kata Sena di Sekretariat TIFA, Jalan Busiri, Timika, Papua Tengah.
Dengan harga tersebut, peserta bazar dan pameran budaya diberikan sejumlah fasilitas berupa stan ukuran 3×3, listrik, meja dan kursi, kaos dan poster TIFA 2024, serta akses keluar-masuk.
Tak hanya itu, panitia pun akan menyiapkan artis yang akan memproduksi konten berupa video untuk mempromosikan hasil karya maupun produk dari masing-masing peserta bazar.
“Kita sudah siapkan artis yang akan membuat video testimoni, video dukungan promosi usaha-usaha yang ada dari setiap stan,” kata Sena.
Uniknya lagi, para peserta bazar dan pameran budaya juga bakal mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari panitia.
“Jadi, kita juga siapkan hadiah bagi stan-stan yang hasil penjualannya paling banyak. Kita akan lakukan pendataan setiap harinya terkait hasil penjualan dari masing-masing stan,” jelasnya.
Pendataan, kata Sena bertujuan untuk melihat bagaimana perputaran dan pertumbuhan ekonomi yang terjadi selama event TIFA berlangsung.
Sampai dengan saat ini, belasan pelaku usaha dan seniman yang telah mendaftar, baik itu dari dalam maupun luar Mimika.
“Kita sediakan 30 slot dan saat ini sudah sekitar belasan orang yang sudah ajukan diri untuk mendaftarkan usahanya. Ada yang dari dalam Mimika, ada juga yang dari luar seperti Jayapura, Wamena, bahkan Palembang,” ungkapnya.
Sementara Ketua Panitia TIFA 2024, Dina Merani, yang juga Ketua Umum TIFA mengatakan pihaknya akan melakukan kurasi terhadap peserta yang mendaftar.
Salah satunya lantaran banyaknya stan yang diisi penjualan noken. Kurasi dibutuhkan untuk mengurangi dominasi stan bazar.
“Belajar dari tahun kemarin yang mana lebih banyak stan noken. Jadi, tahun ini, kita akan kurasi. Kita batasi sehingga merata. Kita mix semua; ada kuliner, fashion, karya seni, budaya, kriya, pokoknya seimbang dan tidak monoton,” terang Dina.
Meskipun diminati pendaftar luar daerah, Dina memastikan pihaknya mengutamakan pendaftar dari Mimika.

Iklan pun telah gencar dipublikasikan melalui media sosial dengan medium poster.
Selain melalui poster iklan, lanjut Dina, panitia pun telah berdiskusi bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mimika untuk bisa melibatkan kelompok-kelompok binaannya dalam mengisi slot stan yang disediakan.
“Jadi, bagi teman-teman pelaku UMKM semua yang ada di Timika, silakan bergabung dengan mendaftar melalui kontak person yang ada di poster, atau bisa juga datang langsung ke sekretariat. Mari kita sama-sama berkontribusi untuk menumbuhkan perekonomian di Mimika,” ajaknya.









