Harga Sayur di Timika Melonjak Jelang Iduladha

Ahmad

Rabu, 20 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mama Rio, pedagang di Pasar Sentral Timika sedang melayani seorang pembeli, di lapak miliknya, Rabu (20/5/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Mama Rio, pedagang di Pasar Sentral Timika sedang melayani seorang pembeli, di lapak miliknya, Rabu (20/5/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA – Harga sejumlah komoditas bahan pokok dan sayur-mayur di Pasar Sentral Timika, Kabupaten Mimika, mulai merangkak naik menjelang Hari Raya Iduladha.

Tingginya intensitas hujan di wilayah Mimika menjadi pemicu utama karena merusak hasil panen dan menghambat pasokan dari petani lokal.

Seorang pedagang di Pasar Sentral Timika, Mama Rio mengungkapkan bahwa cuaca buruk belakangan ini sangat memengaruhi kuantitas dan kualitas barang baku yang mereka terima dari petani.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bagaimana hujan terus, jadi apa tidak mahal sayur. Kan hujan terus toh,” ujar Mama Rio saat ditemui di lapak dagangannya, Rabu (20/5/2026).

Berdasarkan pantauan di lapangan, lonjakan paling signifikan terjadi pada kelompok sayur-mayur.

Baca Juga :  Kios Pangan Keliling Jangkau Masyarakat di BTN Kamoro Timika

Harga buncis melesat dari Rp30.000 menjadi Rp50.000 per kilogram. Komoditas pare dan terong juga kompak naik ke angka Rp25.000 dari harga normal Rp15.000 per kilogram.

Sementara sawi lokal kini menyentuh Rp22.000 per kilogram, dan bayam melonjak hingga modal dari petani mencapai Rp25.000 per ikat besar.

Komoditas pelengkap seperti timun kini diecer Rp15.000 per kilogram dan diprediksi bisa menembus Rp20.000 dalam beberapa hari ke depan.

Untuk bunga kol yang didatangkan langsung dari Pulau Jawa, pedagang mematok harga tinggi di angka Rp70.000 per kilogram akibat tingginya ongkos logistik antar-pulau.

Di lini perbumbuan, harga cabai keriting dan cabai besar kini menembus angka Rp100.000 per kilogram.

Baca Juga :  Fakta Baru Serangan Mile 50 Tembagapura: KKB Menyamar, Tumpangi Mobil Aparat

Sebaliknya, cabai rawit terpantau landai di angka Rp60.000 per kilogram, setelah sempat meroket pasca-Lebaran lalu.

Untuk bumbu dapur, bawang merah masih mandek di harga tinggi Rp70.000 per kilogram, bawang putih berkisar Rp50.000 hingga Rp60.000 per kilogram, dan bawang bombay stabil di Rp60.000 per kilogram.

Meski mayoritas komoditas melonjak, beberapa barang pokok justru mulai turun. Harga tomat berangsur turun ke angka Rp30.000 per kilogram.

Adapun kol, wortel, dan kentang terpantau bertahan normal di kisaran Rp25.000 hingga Rp30.000 per kilogram.

Para pedagang memproyeksikan fluktuasi harga ini masih akan terus terjadi hingga mendekati hari raya kurban, terutama jika kondisi cuaca ekstrem belum membaik dan jalur distribusi pasokan masih terhambat.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kelompok Tani Gereja di Mimika Dorong Pertanian Jadi Penopang Ekonomi Jemaat
Emas dan Bumbu Dapur Picu Inflasi Mimika Tembus 5,03 Persen pada September 2026
Meraba Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Mimika
Mimika Punya 17 Ribu UMKM, Baru 3 Ribu Masuk Pembinaan
Menjelang Tiga Dekade Mimika: Menguji Resiliensi UMKM dan Ambisi Ekonomi Papua Tengah
Pembudi Daya Ikan Mimika Cari Pasar Freeport, DPR Papua Tengah Turun Tangan
Petani Ikan Mimika Butuh Pasar, PMI dan Amungsa Foundation Siap Dorong ke DPRK
Peternak Babi Mimika Keluhkan Ternak Menumpuk, Biaya Pakan Terus Berjalan

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:25 WIT

Kelompok Tani Gereja di Mimika Dorong Pertanian Jadi Penopang Ekonomi Jemaat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:22 WIT

Emas dan Bumbu Dapur Picu Inflasi Mimika Tembus 5,03 Persen pada September 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:35 WIT

Mimika Punya 17 Ribu UMKM, Baru 3 Ribu Masuk Pembinaan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:03 WIT

Menjelang Tiga Dekade Mimika: Menguji Resiliensi UMKM dan Ambisi Ekonomi Papua Tengah

Selasa, 8 September 2026 - 10:44 WIT

Pembudi Daya Ikan Mimika Cari Pasar Freeport, DPR Papua Tengah Turun Tangan

Berita Terbaru

Kepala Seksi PAM GKI Klasis Mimika, Alfred Toridu. (Foto: Istimewa)

Kesehatan

PAM GKI Klasis Mimika Dukung Eliminasi Malaria

Rabu, 7 Okt 2026 - 16:54 WIT