Menko PMK: Gudang Logistik di Agandugume untuk Antisipasi Krisis Pangan

Ahmad

Jumat, 17 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MIMIKA – Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, mengatakan gudang logistik di Distrik Agandugume, Kabupaten Puncak, Papua Tengah dibangun untuk mengantisipasi krisis pangan di wilayah Kabupaten Puncak.

Untuk diketahui, di Kabupaten Puncak sendiri beberapa tahun sebelumnya sempat mengalami krisis pangan.

Oleh karena itu, pembangunan gudang logistik ini dimaksudkan agar ada lumbung pangan di kawasan Distrik Agandugume dan sekitarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan begitu, jika terjadi krisis pangan ekstrem di masa mendatang, masyarakat tidak lagi kesulitan dalam mengakses pangan.

Sebagai informasi, gudang logistik di Distrik Agandugume ini telah diresmikan dan diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah.

Baca Juga :  HUT Ke-79 RI, Pj Bupati Mappi Hadiahi Masyarakat 4.524 Kartu BPJS Ketenagakerjaan

Hal tersebut dilaksanakan dalam rapat koordinasi Siaga Bencana Hidrometeorologi dan peresmian Gedung Logistik Agandugume Kabupaten Puncak, di Ballroom Swiss-Bellin Hotel, Jalan Cenderawasih, Timika, Papua Tengah, Kamis (16/1/2025).

“Sebagaimana kita tahu, ini kan akses transportasi ke situ kan sangat tidak mudah. Oleh karena itu, kita harus menjamin stok pangan bagi masyarakat Agandugume itu,” kata Pratikno kepada wartawan, Kamis sore.

Setelah diserahkan kepada pemerintah di daerah, pemerintah pusat juga akan terus membantu dalam hal pengisian logistik, pengamanan hingga pendistribusian ke masyarakat.

Pratikno mengajak masyarakat agar benar-benar ikut menjaga sehingga manfaat dari gudang logistik tersebut dapat dirasakan.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Ingatkan Masyarakat Tentang Dampak Perang Rusia dan Ukraina

Untuk diketahui, di Kabupaten Puncak khususnya di Distrik Sinak dan Agandugume sejak tahun 1997 hingga tahun 2002 pernah mengalami krisis pangan.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Mayjen TNI Suharyanto, mengatakan data itu tercatat ketika terjadi cuaca ekstrem banyak masyarakat yang kekurangan makanan bahkan ada yang meninggal dunia.

“Itu latar belakangnya sehingga kita bangun gudang logistik khusus di Kabupaten Puncak itu di Sinak dan Agandugume. Tempat-tempat lain untuk skala nasional tentu saja ada, itu untuk mendekatkan logistik kalau terjadi bencana,” tutupnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polusi Debu dan Asap di Mimika, Bupati Perintahkan Penanganan Darurat Udara
76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ
Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu
Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik
Rapat Tertutup Bahas Persoalan Kamtibmas, Mimika Bentuk Tim Terpadu
Kesbangpol Mimika Gelar Sosialisasi Penguatan Karakter Berbasis Pancasila dalam Keluarga
Lima Personel BPBD Mimika Disiapkan Jadi Tim Rescue Profesional
Tingkatkan Kesiapsiagaan, BPBD Mimika Bekali 50 Peserta Mitigasi Bencana

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 15:14 WIT

Polusi Debu dan Asap di Mimika, Bupati Perintahkan Penanganan Darurat Udara

Jumat, 11 September 2026 - 15:29 WIT

76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ

Rabu, 9 September 2026 - 18:39 WIT

Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu

Kamis, 3 September 2026 - 16:53 WIT

Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik

Rabu, 2 September 2026 - 19:01 WIT

Rapat Tertutup Bahas Persoalan Kamtibmas, Mimika Bentuk Tim Terpadu

Berita Terbaru

Proses evakuasi salah satu korban penyanderaan KKB di Kabupaten Mimika. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz)

Hukrim

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika

Senin, 14 Sep 2026 - 15:25 WIT