GORONTALO – Liga Mahasiswa Indonesia untuk Demokrasi (LMID) Wilayah Gorontalo menyatakan keterlibatannya dalam menyukseskan peringatan Hari Ulang Tahun ke-15 Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Konsulat Indonesia yang akan digelar di Asrama Cenderawasih V, Manado, Sulawesi Utara, pada 24 Juli 2025.
Keterlibatan LMID, menurut Ketua Wilayah Khalifah Ridho, merupakan bentuk solidaritas terhadap perjuangan rakyat Papua yang terus memperjuangkan hak penentuan nasib sendiri.
“LMID akan selalu hadir bersama rakyat Papua dalam menuntut hak penentuan nasib sendiri sebagai jalan keluar yang demokratis. Ini adalah sikap resmi LMID secara nasional sebagaimana ditegaskan dalam Kongres ke-IX di Gorontalo,” ujar Ridho dalam siaran persnya, Selasa, 23 Juli 2025.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
KNPB, sebagai organisasi yang dikenal sebagai media rakyat Papua, menurut Ridho, selama ini aktif dalam menyuarakan berbagai persoalan krusial yang dihadapi rakyat Papua, mulai dari krisis pendidikan, perampasan tanah adat, hingga keterbatasan layanan kesehatan dan tertutupnya ruang demokrasi.
Dalam momentum ulang tahunnya yang ke-15, KNPB Konsulat Indonesia mengagendakan sejumlah kegiatan seperti Dialog Publik, Ibadah Bersama, serta pemotongan kue ulang tahun sebagai simbol perjuangan yang terus menyala.
Ridho menyebut, KNPB dan LMID lahir dari rahim perjuangan rakyat yang menolak penindasan dan terus konsisten mengadvokasi hak-hak masyarakat tertindas.
“Semoga dengan perayaan HUT KNPB yang ke-15 ini, semangat perlawanan terhadap penindasan tetap menyala, dan perjuangan untuk menyelesaikan persoalan-persoalan rakyat pada umumnya, serta rakyat Papua semakin kuat,” ujar Ridho menutup pernyataannya.
Ketua Umum KNPB Pusat, Agus Kosai, juga menyampaikan apresiasi terhadap keterlibatan aktif LMID Gorontalo dalam agenda ini.
Menurutnya, partisipasi LMID mencerminkan kepedulian rakyat Indonesia terhadap situasi pelanggaran hak asasi manusia yang dialami rakyat Papua.
“Keterlibatan LMID merupakan bentuk kepedulian dan keprihatinan rakyat Indonesia terhadap pelanggaran HAM berat yang dialami oleh rakyat bangsa Papua di Papua, yang meliputi genosida, egosida, dan ekosida secara masif dan sistematis yang dilakukan oleh kolonial Indonesia,” ujarnya dalam pernyataan resmi.
Ia menambahkan bahwa LMID merupakan organisasi solidaritas rakyat Indonesia yang turut memperjuangkan hak penentuan nasib sendiri bagi bangsa Papua, khususnya di wilayah Sulawesi.
“Atas komitmen ini mereka terus terlibat langsung dalam berbagai aktivitas organisasi KNPB sebagai media rakyat bangsa Papua,” tuturnya.
Menjelang puncak perayaan, Agus Kosay mengimbau agar seluruh pihak menjaga suasana damai dan kondusif selama kegiatan berlangsung.
“Saya secara pribadi maupun organisasi menyampaikan apresiasinya kepada LMID yang selalu bergerak bersama KNPB Konsulat Indonesia untuk mengawal kegiatan Dies Natalis KNPB Konsulat Indonesia sampai hari puncak pelaksanaan HUT 24 Juli 2025,” imbaunya.
Ia juga meminta dukungan semua pihak agar agenda tahunan ini dapat berlangsung aman dan lancar.
“Besok HUT KNPB Konsulat Indonesia ke-15 akan berlangsung dengan suasana ibadah, sehingga semua pihak perlu menjaga keamanan bersama untuk menyukseskan HUT KNPB Konsulat Indonesia di Manado,” pungkasnya.










