KKB Tembak Pekerja Jalan di Intan Jaya, Satu Tewas

Endy Langobelen

Rabu, 8 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang pekerja jalan bernama Anselmus Arfin (25), karyawan PT TJP, dievakuasi setelah ditembak saat melakukan pengukuran jalan di Kampung Ndugusiga, Intan Jaya, Rabu (8/10/2025). (Foto: Istimewa/Tangkapan layar video amatir)

Seorang pekerja jalan bernama Anselmus Arfin (25), karyawan PT TJP, dievakuasi setelah ditembak saat melakukan pengukuran jalan di Kampung Ndugusiga, Intan Jaya, Rabu (8/10/2025). (Foto: Istimewa/Tangkapan layar video amatir)

INTAN JAYA – Aksi kekerasan bersenjata kembali terjadi di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. Seorang pekerja jalan bernama Anselmus Arfin (25), karyawan PT TJP, tewas tertembak saat tengah melakukan pengukuran jalan di Kampung Ndugusiga, Rabu (8/10/2025).

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani menjelaskan bahwa insiden penembakan terjadi sekitar pukul 10.20 WIT.

Saat itu, korban bersama empat rekannya sedang menggunakan traktor untuk mengukur jalan di area perbatasan Kampung Ndugusiga dan Bambu Kuning.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tiba-tiba terdengar satu kali letusan tembakan dari arah kiri jalan, yang mengenai dada kiri korban hingga tembus ke punggung.

Rekan korban, Muhammad Rasyid, bersama pekerja lain segera mengevakuasi korban ke RSUD Sugapa, Kabupaten Intan Jaya. Namun, korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka tembak yang cukup parah.

Baca Juga :  OPM Sebut Aparat Bakar Rumah Warga dan Jadikan Pos, TNI: Itu Hoaks dan Menyesatkan

Menindaklanjuti peristiwa tersebut, personel Satgas Operasi Damai Cartenz yang dipimpin AKP Ojan Prabowo, langsung melakukan pengejaran terhadap kelompok pelaku.

Sebagian personel juga melakukan pemantauan di RS Sugapa serta berkoordinasi dengan pihak perusahaan.

Dari hasil pemantauan awal, aparat menduga pelaku berasal dari kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Daniel Aibon Kogoya, yang diketahui kerap beroperasi dan membuat kekacauan di wilayah Intan Jaya.

Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani mengutuk keras aksi penembakan tersebut. Ia menilai tindakan KKB telah menghambat pembangunan infrastruktur yang tengah dikerjakan pemerintah di Papua.

“Aksi kejahatan bersenjata yang dilakukan oleh KKB ini tidak hanya merenggut nyawa warga sipil yang bekerja untuk membangun daerahnya, tetapi juga menghambat proses percepatan pembangunan di Papua. Negara tidak akan mundur dalam memastikan keamanan dan keberlanjutan pembangunan di wilayah ini,” tegas Faizal.

Baca Juga :  Apresiasi Personel TNI di Mimika, KSAD: Jangan Lengah di Medan Tugas

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, mengatakan bahwa pihaknya telah memperketat pengamanan di sejumlah titik rawan di sekitar lokasi kejadian.

“Kami telah menempatkan personel di sejumlah titik rawan dan memperkuat patroli agar kejadian serupa tidak terulang. Tim juga tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas kelompok pelaku dan jaringan yang terlibat,” ujar Kombes Adarma Sinaga.

Satgas Operasi Damai Cartenz menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan dan menindak tegas setiap pelaku kejahatan bersenjata yang berupaya mengganggu stabilitas keamanan dan menghambat pembangunan di Tanah Papua.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika
Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Penikaman Remaja di Mimika
Aktivis HAM Papua: Pelemparan Bom Molotov ke Komnas HAM Bentuk Teror
Sebelum Bom Molotov, Kantor Komnas HAM Papua Pernah Diteror
Polres Mimika Musnahkan 161.37 Gram Ganja
Polisi Tetapkan 3 Tersangka atas Kasus Pembunuhan Tukang Ojek di Mimika
Kasus Sajam di Kwamki Narama: Polisi Tetapkan 4 Tersangka, 5 Dipulangkan
Kejari Mimika Musnahkan Barang Bukti dari 19 Perkara, Ada Sabu dan Uang Palsu

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 15:25 WIT

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika

Minggu, 13 September 2026 - 18:14 WIT

Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Penikaman Remaja di Mimika

Rabu, 9 September 2026 - 23:22 WIT

Aktivis HAM Papua: Pelemparan Bom Molotov ke Komnas HAM Bentuk Teror

Rabu, 9 September 2026 - 22:16 WIT

Sebelum Bom Molotov, Kantor Komnas HAM Papua Pernah Diteror

Selasa, 8 September 2026 - 15:20 WIT

Polres Mimika Musnahkan 161.37 Gram Ganja

Berita Terbaru