Pimpinan OPD di Lingkup Pemkab Mimika Diminta Perketat Absensi Pegawai

Senin, 20 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi para pegawai negeri sipil (PNS) mengikuti apel pagi di halaman Kantor Pusat Pemerintahan SP3 Timika.

Ilustrasi para pegawai negeri sipil (PNS) mengikuti apel pagi di halaman Kantor Pusat Pemerintahan SP3 Timika.

Timika – Seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) diminta memperhatikan dan memperketat absensi para pegawai di lingkup Pemerintah Kabupaten Mimika.

Hal tersebut disampaikan oleh Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan pada Sekretariat Daerah Kabupaten Mimika, Willem Naa, S.Pd., M.MT., saat mewakili Bupati Mimika memimpin apel pagi di halaman Kantor pusat Pemerintahan SP3, Senin (20/6/2022).

“Kita baru masuk satu minggu setelah pelantikan. Yang sebenarnya semangat, ada gairah kerja dan inovasi baru, ternyata hari ini kita melihat sangat mengecewakan. Beberapa OPD tidak hadir dan tidak mencapai 15 persen. Kalau seperti ini, apa yang kita harapkan ke depan,” ujarnya.

Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana pada Sekretariat Daerah pun diminta segera mengambil langkah tegas dalam menertibkan seluruh absensi kehadiran Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai bagian dalam mendisiplinkan pegawai agar absen valid dan benar.

Terkait dengan rolling jabatan yang sudah dilakukan, Willem Naa menegaskan kepada para pejabat yang baru untuk tetap bertanggung jawab melanjutkan tugas-tugas yang sudah ada sebelumnya dari pejabat yang lama.

“Pejabat eselon dua dan tiga, termasuk saya, yang kemarin dirolling dan sudah serah terima, pejabat lama diharapkan sudah menyerahkan semua ke pejabat baru. Bila ada hal yang kurang, segera koordinasi agar semua berjalan baik. Sehingga proses administrasi dan pekerjaan, tidak ada kesan yang kurang bagus,” tuturnya.

Baca Juga :  Akankah Bupati dan Wakil Bupati Mimika Bersatu Maksimalkan Visi Misi

“Pejabat yang baru, jangan mengklaim bahwa itu (pekerjaan) pejabat lama. Ini yang selalu terjadi. Itu bukan pemimpin. Anda masuk di ruangan itu, kewenangan sudah ada di tangan.” tegasnya melanjutkan.

Di samping itu, pada apel tersebut juga disampaikan mengenai pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK). Willem mengingatkan kepada pengelola DAK bahwa saat ini sudah masuk triwulan terakhir.

“Sehingga bila ada kekurangan, segera mengantisipasi,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polusi Debu dan Asap di Mimika, Bupati Perintahkan Penanganan Darurat Udara
76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ
Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu
Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik
Rapat Tertutup Bahas Persoalan Kamtibmas, Mimika Bentuk Tim Terpadu
Kesbangpol Mimika Gelar Sosialisasi Penguatan Karakter Berbasis Pancasila dalam Keluarga
Lima Personel BPBD Mimika Disiapkan Jadi Tim Rescue Profesional
Tingkatkan Kesiapsiagaan, BPBD Mimika Bekali 50 Peserta Mitigasi Bencana

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 15:14 WIT

Polusi Debu dan Asap di Mimika, Bupati Perintahkan Penanganan Darurat Udara

Jumat, 11 September 2026 - 15:29 WIT

76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ

Rabu, 9 September 2026 - 18:39 WIT

Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu

Kamis, 3 September 2026 - 16:53 WIT

Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik

Rabu, 2 September 2026 - 19:01 WIT

Rapat Tertutup Bahas Persoalan Kamtibmas, Mimika Bentuk Tim Terpadu

Berita Terbaru

Proses evakuasi salah satu korban penyanderaan KKB di Kabupaten Mimika. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz)

Hukrim

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika

Senin, 14 Sep 2026 - 15:25 WIT