Komitmen OPD Menuju No Intervention Pengadaan Barang dan Jasa

Ahmad

Senin, 4 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob, dengan para hadirin pada Forum Group Discussion Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah tahun 2023 di Ballroom Hotel Horison Ultima, Timika, Papua Tengah, Senin (4/12/2023). (Foto: Galeri Papua/Moh. Wahyu Welerubun)

Foto bersama Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob, dengan para hadirin pada Forum Group Discussion Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah tahun 2023 di Ballroom Hotel Horison Ultima, Timika, Papua Tengah, Senin (4/12/2023). (Foto: Galeri Papua/Moh. Wahyu Welerubun)

MIMIKA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika melalui Bagian Pengadaan Barang dan Jasa melaksanakan kegiatan Forum Group Discussion (FGD) Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah tahun 2023, di Ballroom Hotel Horison Ultima, Mimika, Papua Tengah, Senin (4/11/2023).

Kegiatan ini digelar dengan menggandeng Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) Republik Indonesia (RI), Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI), serta Tenaga Ahli Keuangan Negara Universitas Respati Indonesia.

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Kabupaten Mimika, Bambang Wiji Wicaksono, menerangkan kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan menyatukan pemahaman tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah di lingkungan Pemkab Mimika guna meningkatkan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa secara kredibel berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“(Ini) sebagai bentuk keseriusan Pemkab Mimika dalam melaksanakan pengadaan barang dan jasa yang kredibel,” tutur Bambang saat membacakan laporan panitia.

Sementara Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob, menyampaikan pengadaan barang dan jasa mempunyai peran penting dan strategis dalam pelaksanaan pembangunan daerah khususnya dalam peningkatan pelayanan publik serta pengembangan perekonomian daerah.

Baca Juga :  Linmas 10 Kampung di Distrik Jila Dilatih TNI

John mengatakan, pengadaan barang dan pemerintah tidak hanya sekadar mencari harga yang termurah dari penyedia.

Namun, tujuannya adalah menghasilkan barang dan jasa yang tepat dari setiap uang yang dibelanjakan (value for money) yang diukur dari aspek kualitas, jumlah, waktu, dan biaya, di mana setiap rupiah yang dibelanjakan harus mampu memberikan nilai tambah bagi pencapaian kebutuhan barang dan jasa.

Ia melanjutkan, dalam rangka mewujudkan value for money, dibutuhkan pelaku pengadaan yang profesional, berkualitas, dan berkompeten dalam melaksanakan proses pengadaan barang dan jasa.

“Aparatur pengelola pengadaan haruslah orang-orang yang mempunyai kemampuan profesi,” tegasnya.

John menyebutkan bahwa pengadaan barang dan jasa pemerintah merupakan salah satu aktifitas yang sering mendapat sorotan.

Untuk itu, proses pengadaan barang dan jasa harus dilaksanakan secara efektif dan efisien dengan prinsip transparansi, adil, dan tidak diskriminatif, yang mana hasilnya dapat dipertanggungjawabkan dengwn baik dari segi fisik, keuangan, maupun manfaatnya bagi masyarakat.

Baca Juga :  Bayi dalam Kantong Plastik Ditemukan di Kompleks Waker Mimika

Joh menilai, perlu adanya komitmen yang sungguh-sungguh dari semua pelaku pengadaan dalam mewujudkan pengadaan yang kredibel dengan menghindari berbagai potensi penyimpangan khususnya yang mengarah pada tindak pidana korupsi.

John juga mengimbau kepada seluruh peserta agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik sehingga dapat berdampak positif terhadap pelaksanaan pengadaan barang dan jasa pemerintah serta menjadi bekal dalam melaksanakan tugas secara profesional dengan dilandasi kepribadian dan etika dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi proses pengadaan barang dan jasa sesuai dengan ketentuan yang berlaku sebagai bentuk tanggung jawab atas pekerjaan dan jabatan.

“Saya berharap forum pengadaan barang dan jasa ini dapat meningkatkan pemahaman kita serta menyebarkan persepsi pengadaan barang dan jasa bagi seluruh pelaku pengadaan dan sekaligus sebagai kesiapan Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika untuk melaksanakan proses pengadaan barang dan jasa pada tahun anggaran 2024,” imbuhnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perbaiki Jalan Hasanuddin yang Bergelombang, Dinas PUPR Mimika Mulai Rekonstruksi
Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Warga: Dinsos Mimika Bentuk Kampung Siaga
Masterplan Perkotaan Potowaiburu Rampung, Pemkab Mimika Tata Kawasan Pesisir Barat
Pengawasan Orang Asing di Mimika Diperketat demi Cegah Pelanggaran dan Lindungi Pekerja Lokal
Serapan Dana Otsus Mimika Tahap I Capai 90 Persen, OPD Didesak Percepat Administrasi
Realisasi Anggaran Mimika Capai 50,11 Persen: BPKAD Ingatkan Kualitas Proyek dan Keterlambatan OPD
Gerbang Emas Mimika, Bupati Dorong UMKM dan Perluasan Lapangan Kerja
HUT ke-30 Mimika, Bupati Minta OPD Evaluasi Program Pembangunan

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:13 WIT

Perbaiki Jalan Hasanuddin yang Bergelombang, Dinas PUPR Mimika Mulai Rekonstruksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:35 WIT

Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Warga: Dinsos Mimika Bentuk Kampung Siaga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:11 WIT

Masterplan Perkotaan Potowaiburu Rampung, Pemkab Mimika Tata Kawasan Pesisir Barat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:16 WIT

Pengawasan Orang Asing di Mimika Diperketat demi Cegah Pelanggaran dan Lindungi Pekerja Lokal

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:13 WIT

Serapan Dana Otsus Mimika Tahap I Capai 90 Persen, OPD Didesak Percepat Administrasi

Berita Terbaru

Sebuah mobil milik anggota polisi dibakar oleh warga di Distrik Kwamki Narama, Mimika, Papua Tengah, Jumat, 30 Oktober malam. (Foto: Dok. Warga)

Hukrim

Mobil Anggota Polisi Dibakar di Kwamki Narama Mimika

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:55 WIT