Puskesmas Mapurujaya Temukan Lima Kasus DBD

Jefri Manehat

Senin, 26 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Demam Berdarah Dengue (DBD). (Foto: Istimewa/Benuanta.co.id)

Ilustrasi Demam Berdarah Dengue (DBD). (Foto: Istimewa/Benuanta.co.id)

MIMIKA – Sepanjang bulan Februari 2024, Puskesmas Mapurujaya, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, menemukan lima kasus Demam Berdarah Dengue (DBD).

Hal itu diungkapkan Kepala Puskesmas Mapurujaya, Ona Bunga, saat ditemui di Kantor Pusat Pemerintahan, Jalan Poros SP 3, Timika, Papua Tengah, Senin (26/2/2024).

“(Lima kasus) ini merupakan kasus baru yang kami temukan sepanjang bulan Februari. Januari itu tidak ada temuan kasus DBD, dan kasus DBD baru ditemukan di Februari,” kata Ona.

Dijelaskan bahwa lima kasus DBD tersebut ditemukan di tiga kampung, yakni kampung Kaugapu, Hiripau, dan Muware.

“Dari kasus itu, kami langsung tindak lanjut dengan menyemprotkan fogging serta memberikan edukasi kepada masyarakat,” ujarnya.

Di samping itu, Ona juga menyebutkan bahwa di wilayah puskesmas Mapurujaya, kasus yang masih menjadi dominan adalah kasus malaria.

Baca Juga :  Aparat Gabungan Tembak Mati Jelek Waker Anggota KKB Puncak

“Sepuluh besar masalah kesehatan di wilayah Puskesmas Mimika Timur, malaria masih mendominasi,” tuturnya.

Temuan kasus malaria di wilayah puskesmas Mapurujaya, kata Ona, tidak mengalami kenaikan. Rata-rata di angka 200 kasus setiap bulannya.

“Meskipun begitu, kami terus memberikan edukasi kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan menggunakan kelambu saat tidur malam. Namun, semua kembali kepada kesadaran masyarakat,” tutupnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinkes Mimika Gandeng RSUD dan RSMM Jalankan Program MCU, Skema Subsidi Masih Dikaji
DPRK Soroti Kekosongan Pimpinan Puskesmas Jita, Kapus Bantah Ada Biaya Rujukan Pasien
Satgas ODC Identifikasi Tujuh Terduga Pelaku Pembunuhan Pilot AMA
Dua Kasus Kaki Gajah Ditemukan di Timika, Dinkes Mimika Kejar Target Bebas Filariasis 2030
Tanaman Obat Keluarga Kembali Digalakkan, Dinkes Mimika Siapkan Kader Sebagai Penyalur Edukasi
Dinkes Mimika Gencarkan Sosialisasi Medical Check Up untuk Usia Produktif
Semangat Bhayangkara untuk Negeri, Polda Papua Tengah Layani Ratusan Warga Melalui Bakti Kesehatan
Tekan Kasus Malaria, 48 Kampung di Nabire Bentuk Tim Pengendalian

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:44 WIT

Dinkes Mimika Gandeng RSUD dan RSMM Jalankan Program MCU, Skema Subsidi Masih Dikaji

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:51 WIT

DPRK Soroti Kekosongan Pimpinan Puskesmas Jita, Kapus Bantah Ada Biaya Rujukan Pasien

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:09 WIT

Satgas ODC Identifikasi Tujuh Terduga Pelaku Pembunuhan Pilot AMA

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:22 WIT

Dua Kasus Kaki Gajah Ditemukan di Timika, Dinkes Mimika Kejar Target Bebas Filariasis 2030

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:49 WIT

Tanaman Obat Keluarga Kembali Digalakkan, Dinkes Mimika Siapkan Kader Sebagai Penyalur Edukasi

Berita Terbaru