Pelajar OAP Demo Minta YPMAK Tambah Kuota Beasiswa Pendidikan

Jefri Manehat

Senin, 3 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah pelajar yang tergabung dalam Solidaritas Generasi Peduli Pendidikan di Kabupaten Mimika melakukan demonstrasi di Kantor YPMAK. (Foto: Galeri Papua/Jefri Manehat)

Sejumlah pelajar yang tergabung dalam Solidaritas Generasi Peduli Pendidikan di Kabupaten Mimika melakukan demonstrasi di Kantor YPMAK. (Foto: Galeri Papua/Jefri Manehat)

MIMIKA – Sejumlah pelajar Orang Asli Papua (OAP) yang tergabung dalam Solidaritas Generasi Peduli Pendidikan di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, melakukan aksi demonstrasi di Kantor Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) Jalan Yos Sudarso, Senin (3/6/2024).

Dalam aksi itu, para pelajar meminta agar pengurus YPMAK tidak membatasi jumlah kuota beasiswa pendidikan. Mereka beralasan, banyak pelajar yang ingin mengenyam pendidikan namun kuotanya terbatas.

Disisi lain, mereka juga meminta agar YPMAK menambah kuota beasiswa pendidikan dari 3 ribu menjadi 6 ribu.

Penambahan kuota pendidikan diakui telah disampaikan kepada YPMAK sebelumnya. Namun, tidak ada respon sehingga mereka harus turun jalan untuk melakukan aksi demonstrasi.

Direktur YPMAK, Vebian Magal didampingi beberapa pengurus YPMAK menyambut baik aksi yang dilakukan sejumlah pelajar.

Vebian mengatakan aksi yang dilakukan para pelajar ini telah memberikan signal kepada YPMAK untuk mengambil kebijakan.

“Dengan kehadiran adik-adik sebenarnya memberikan signal bahwa kami menerima dan sepakat kuota harus ditambah,” kata Vebian.

Pihaknya di YPMAK segera mengambil langkah terkait tuntutan para pelajar. Dia meminta waktu sambil mengupayakan yang terbaik bagi generasi Papua.

Baca Juga :  Sinkronisasi Rancangan Perda Tata Ruang Mimika Tahun 2023-2042

“Kasih kami waktu dalam minggu ini, dan silahkan datang kembali untuk cek lagi sambil kami akan upayakan yang terbaik,” ujar Vebian.

Lebih lanjut, Vebian menyampaikan masalah pendidikan di Kabupaten Mimika tidak semuanya menjadi beban YPMAK.

Menurut Vebian, YPMAK hadir untuk membantu program pemerintah dalam menyejahterakan masyarakat dengan memberikan pendidikan, kesehatan serta membangun ekonomi masyarakat.

Dana kemitraan PT Freeport Indonesia yang dikucurkan melalui YPMAK untuk kepentingan pendidikan, kesehatan dan ekonomi masyarakat.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas
Jubir OPM Buka Suara soal Penembakan 3 Pegawai di Jayawijaya
Nikolaus Alome Imbau Masyarakat Jaga Keamanan dan Tidak Terlibat Perang Suku di Mimika
Pemuda Adat Papua Tolak PAPEDA Summit, Soroti Perdagangan Karbon
Bawa 27 Tuntutan, Mahasiswa dan Warga Mimika Demo di Kantor DPRK
BMKG Imbau Warga Mimika Waspadai Kekeringan dan Kabut Asap Kiriman
Layangkan Surat Terbuka, LBH TPRA Desak Pemerintah Tetapkan Darurat Nasional Kebakaran Hutan Biak
LMA dan FPHS Tsingwarop Kritik Menteri HAM, Desak Tak Ikut Campur Urusan Pengalihan Dana 10 Persen dari Freeport

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 00:13 WIT

Jubir OPM Buka Suara soal Penembakan 3 Pegawai di Jayawijaya

Minggu, 6 September 2026 - 21:16 WIT

Nikolaus Alome Imbau Masyarakat Jaga Keamanan dan Tidak Terlibat Perang Suku di Mimika

Kamis, 3 September 2026 - 22:20 WIT

Pemuda Adat Papua Tolak PAPEDA Summit, Soroti Perdagangan Karbon

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:38 WIT

Bawa 27 Tuntutan, Mahasiswa dan Warga Mimika Demo di Kantor DPRK

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:40 WIT

BMKG Imbau Warga Mimika Waspadai Kekeringan dan Kabut Asap Kiriman

Berita Terbaru

Proses evakuasi salah satu korban penyanderaan KKB di Kabupaten Mimika. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz)

Hukrim

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika

Senin, 14 Sep 2026 - 15:25 WIT