SD AMI Timika Raih Medali Perak dan Perunggu di JSO 2024

Ahmad

Jumat, 5 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para peserta JSO 2024 dari SD AMI Timika saat tiba di Bandar Udara Mozes Kilangin Timika, didampingi dua orang guru. (Foto: Galeri Papua/Moh. Wahyu Welerubun)

Para peserta JSO 2024 dari SD AMI Timika saat tiba di Bandar Udara Mozes Kilangin Timika, didampingi dua orang guru. (Foto: Galeri Papua/Moh. Wahyu Welerubun)

MIMIKA – Dua siswi dari Sekolah Dasar (SD) AMI Timika berhasil meraih medali perunggu dan perak dalam Jenius Science Olympiade (JSO) 2024 di Yogyakarta.

Adapun medali perak diraih oleh Gracella H. Melaindri yang mengikuti lomba mata pelajaran Bahasa Inggris. Sedangkan rekannya Manuela Amba menyabet medali perunggu saat menggeluti IPA.

Bersaing dengan siswa-siswi dari daerah lainnya, tentu merupakan tantangan yang tidak mudah bagi kedua masing-masing peserta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apalagi, dari sisi pengalaman, siswa-siswi dari daerah lain diakui memiliki pengalaman cukup baik.

Seperti dikatakan Gracella H. Melandri peraih medali perak. Gracella mengaku mendapatkan perlawanan sengit dalam ajang JSO 2024 di mana hampir setiap peserta yang bersaing punya kemampuan di atas rata-rata dan punya banyak pengalaman.

Namun, bagi Gracella, ini merupakan pengalaman berharga baginya. Sebab, meskipun baru pertama kali mengikuti ajang nasional secara offline, ia berhasil menyabet medali perak.

“Jujur saya bangga karena ini pertama kali saya dapat perak,” tuturnya kepada Galeripapua.com saat tiba di Bandar Udara Mozes Kilangin Timika, Jumat (5/7/2024).

Baca Juga :  APBD Mimika 2024 Bakal Ditetapkan Pekan Depan

Kemudian, Manuela Ambaa yang juga berhasil membawa pulang medali mengatakan, meski hanya meraih perunggu, capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri baginya.

Terlebih, ini merupakan kali pertama Manuela mengikuti olimpiade di tingkat nasional.

“Lumayan susah. Susahnya dari materinya, tapi saya bangga karena bisa bersaing di tingkat nasional,” ujarnya.

Sementara itu, Guru SD AMI Timika, Arta B. C. Situmorang, S.Pd yang turut mendampingi anak-anak didiknya mengatakan, pihak sekolah sebelumnya telah mempersiapkan 7 anak yang akan bertarung di olimpiade dengan berbagai bimbingan belajar.

“Persiapan yang dilakukan oleh sekolah kami yaitu melakukan bimbingan kepada peserta didik yang akan berangkat ke Yogyakarta di mana kami mengadakan bimbingan belajar kepada mereka untuk mampu menjawab soal-soal yang diadakan,” kata Arta.

Arta juga menjelaskan bahwa ini merupakan pengalaman pertama kalinya anak-anak SD AMI Timika mengikuti olimpiade tingkat nasional secara offline di luar daerah.

Kata dia, ajang ini pun sebagai wadah untuk memproteksi kemampuan serta potensi anak-anak tentang ilmu yang dipelajari dan diaplikasikan dalam event nasional saat berhadapan dengan anak-anak di daerah lainnya.

Baca Juga :  Visi Misi Sejalan, Warga Muslim SP2 Timika Nyatakan Dukungan ke Paslon AIYE

Dia menyebut, saat tiba di Yogyakarta, anak didiknya sempat merasa minder dengan peserta dari daerah lain yang sudah punya banyak pengalaman.

Mereka bahkan sempat merasa ragu, apakah bisa mempersembahkan yang terbaik atau tidak. Namun, berkat motivasi serta percaya diri yang baik, mereka dapat melaluinya.

“Kami berusaha menguatkan mereka bahwa mereka itu sama, tidak ada perbedaannya yang penting mempertunjukkan yang terbaik dari dirinya karena kami sudah mempersiapkan mereka,” ungkap Arta.

Atas prestasi tersebut, pihak sekolah pun merasa bangga dan memberikan apresiasi kepada anak-anak didiknya yang telah melakoni JSO 2024.

Untuk diketahui, ketujuh anak SD AMI Timika dalam JSO 2024 mengikuti tiga cabang mata pelajaran, yakni Bahasa Inggris, IPA, dan Matematika.


Update berita terbaru lainnya dengan mengikuti saluran Galeripapua.com WhatsApp Channel. Klik link berikut https://whatsapp.com/channel/0029VafbmilChq6Dj7IL2i46

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konsolidasi Pendidikan Papua Tengah 2026 Digelar, Sinergi Pusat dan Daerah Diperkuat
Pramuka SMK Negeri 3 Teknologi dan Rekayasa Jayapura Bagikan Takjil di Jalanan Kota
Mahasiswa Resah, Orang Tua Minta Transparansi Bansos ADik dan ADEM di Biak Numfor
Meriah dan Edukatif, Market Day Ceria SD Islam Menara Ilmu Hidupkan Semangat Dagang Siswa-Siswi
Lanal Timika Tanamkan Disiplin dan Jiwa Kepemimpinan Lewat PERSAMI KKRI 2026
Pendidikan Kunci Masa Depan, Pemprov Papua Tengah Bagikan 200 Laptop untuk Pelajar
Dari Hari HAM ke Pengungsian Massal Nduga: “Hadiah Natal Ini Kami Makan Bom-Bom”
Mahasiswa Pascasarjana UNAIM Wamena Sukses Tuntaskan Lokakarya Asia Tenggara

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 04:08 WIT

Konsolidasi Pendidikan Papua Tengah 2026 Digelar, Sinergi Pusat dan Daerah Diperkuat

Sabtu, 7 Maret 2026 - 06:57 WIT

Pramuka SMK Negeri 3 Teknologi dan Rekayasa Jayapura Bagikan Takjil di Jalanan Kota

Jumat, 13 Februari 2026 - 03:32 WIT

Mahasiswa Resah, Orang Tua Minta Transparansi Bansos ADik dan ADEM di Biak Numfor

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:28 WIT

Meriah dan Edukatif, Market Day Ceria SD Islam Menara Ilmu Hidupkan Semangat Dagang Siswa-Siswi

Senin, 9 Februari 2026 - 11:43 WIT

Lanal Timika Tanamkan Disiplin dan Jiwa Kepemimpinan Lewat PERSAMI KKRI 2026

Berita Terbaru

Jenazah korban dievakuasi dari Kali Kabur, Mile 30 Tanggul Barat, areal PT Freeport Indonesia, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Rabu (18/3/2026). (Foto: Istimewa)

Peristiwa

Seorang Perempuan Ditemukan Tak Bernyawa di Mile 30 Mimika

Rabu, 18 Mar 2026 - 23:00 WIT