8 Rumah di Kepulauan Yapen Papua Ludes Terbakar

Endy Langobelen

Selasa, 26 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak sejumlah rumah ludes terbakar di Kampung Warari, Distrik Yapen Selatan, Kabupaten Kepulauan Yapen, Provinsi Papua, Senin (25/9/2023) pagi. (Foto: Istimewa/Humas Polda papua)

Tampak sejumlah rumah ludes terbakar di Kampung Warari, Distrik Yapen Selatan, Kabupaten Kepulauan Yapen, Provinsi Papua, Senin (25/9/2023) pagi. (Foto: Istimewa/Humas Polda papua)

KEPULAUAN YAPEN – Delapan rumah warga di pemukiman padat penduduk, yang terletak di bekas area pasar Warari, Kampung Warari, Distrik Yapen Selatan, Kabupaten Kepulauan Yapen, Provinsi Papua, ludes terbakar pada Senin (25/9/2023) pagi.

Menurut keterangan dari Kasat Reskrim Polres Kepulauan Yapen, AKP Febry V. Pardede, kebakaran dasyat tersebut terjadi sekitar pukul 08.40 waktu setempat.

AKP Febry menyebutkan bahwa kebakaran tersebut diduga akibat api yang bersumber dari salah satu rumah warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Korban yang diduga sebagai pemilik rumah sumber api mengatakan bahwa ketika dia sedang berada di luar rumah, seorang tetangganya mendatanginya dengan kabar bahwa rumahnya telah terbakar,” ungkap AKP Febry.

Baca Juga :  Tak Ada Aliran Listrik, Eks Kantor Bappeda Mimika Diduga Sengaja Dibakar

“Ketika dia kembali ke rumah, dia menemukan api sudah berkobar dan hanya dapat menyelamatkan anaknya dan beberapa harta benda miliknya,” imbuhnya.

AKP Febry menyebutkan, berdasarkan keterangan dari salah satu warga, api pertama kali muncul dari dalam kamar rumah milik korban.

Setelah melihat hal tersebut, lanjut Febry, saksi tersebut berlari mencari korban untuk memberi tahu.

“Berdasarkan pengakuan pemilik rumah, keterangan saksi, dan penyelidikan awal di tempat kejadian, dugaan awal adalah bahwa api berasal dari dalam kamar rumah korban,” kata AKP Febry.

Baca Juga :  Banyak Penolakan, MBG di Papua akan Libatkan Lembaga Adat

Disampaikan bahwa pada saat itu, api begitu cepat merambat karena sebagian bangunan rumah terbuat dari kayu. Hal itu membuat api sulit untuk dipadamkan.

“Dalam waktu sekitar 30 menit setelah laporan pertama diterima, dengan bantuan petugas pemadam kebakaran Kabupaten Kepulauan Yapen, serta dukungan dari pihak kepolisian dan masyarakat sekitar, api berhasil dipadamkan,” tutur AKP Febry.

Disebutkan bahwa dalam peristiwa kebakaran ini, tidak terdapat korban jiwa. Hanya saja kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Sementara Kapolres Kepulauan Yapen, AKBP Herzoni Saragih, berjanji untuk terus mendukung upaya penyelidikan guna menentukan penyebab pasti kebakaran ini.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Film Dokumenter Pesta Babi Resmi Dirilis di YouTube JubiTV
MRP Papua Tengah Tampung Aspirasi Perempuan Mimika, Berbagai Persoalan Disorot
Fakhiri dan FPHS Tsingwarop Perkuat Komitmen Kawal Dana 4 Persen Freeport
Dari “Kolam Mancing” ke “Arena Tamiya”: Kritik Warga Timika Berujung Aksi Nyata
Petrosea–Distrik Miru Bangun RTH Terintegrasi, Dorong Lingkungan Sehat dan UMKM OAP
Petrosea Dorong Ketahanan Keluarga, Edukasi Catin Perdana Digelar di Mimika
Polisi dan Warga Beda Versi soal Situasi Kapiraya
Dari Hari HAM ke Pengungsian Massal Nduga: “Hadiah Natal Ini Kami Makan Bom-Bom”

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 01:00 WIT

Film Dokumenter Pesta Babi Resmi Dirilis di YouTube JubiTV

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:41 WIT

MRP Papua Tengah Tampung Aspirasi Perempuan Mimika, Berbagai Persoalan Disorot

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:21 WIT

Fakhiri dan FPHS Tsingwarop Perkuat Komitmen Kawal Dana 4 Persen Freeport

Selasa, 21 April 2026 - 19:05 WIT

Dari “Kolam Mancing” ke “Arena Tamiya”: Kritik Warga Timika Berujung Aksi Nyata

Rabu, 15 April 2026 - 20:29 WIT

Petrosea–Distrik Miru Bangun RTH Terintegrasi, Dorong Lingkungan Sehat dan UMKM OAP

Berita Terbaru

Mahasiswa asal Kabupaten Mamberamo Raya bersama Anggota DPRK jalur Otonomi Khusus (Otsus) Maria Rofek berfoto di halaman Asrama Putri Mamberamo Raya di Kota Jayapura, Senin, 25 Mei 2026. Dalam kunjungan reses tersebut, mahasiswa meminta Pemerintah Kabupaten Mamberamo Raya segera merehabilitasi dan memfungsikan asrama yang terbengkalai sejak dibangun pada 2023. Galeripapua/ Ikbal Asra

Pendidikan

DPRK Temukan Asrama Putri Mamberamo Raya Terbengkalai sejak 2023

Selasa, 26 Mei 2026 - 06:02 WIT