Ahmad Doli Kurnia: Motif Burung Cendrawasih Puspem Papua Tengah Saingi IKN

Jefri Manehat

Selasa, 28 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, berkunjung ke Nabire dalam rangka monitoring perkembangan penyelenggaraan pembangunan pusat pemerintahan Provinsi Papua Tengah. (Foto: Istimewa)

Ketua Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, berkunjung ke Nabire dalam rangka monitoring perkembangan penyelenggaraan pembangunan pusat pemerintahan Provinsi Papua Tengah. (Foto: Istimewa)

NABIRE – Ketua Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, mengungkapkan desain Pusat Pemerintahan (Puspem) Provinsi Papua Tengah sangat indah dan dapat menyaingi Ibu Kota Nusantara (IKN).

Hal itu diungkapkan Ahmad saat melakukan monitoring rencana pembangunan Puspem Provinsi Papua Tengah, di Distrik Wanggar, Kabupaten Nabire, Selasa (28/5/2024).

“Tadi kami disuguhi dengan data lengkap tentang proses pembangunan pusat pemerintahan Provinsi Papua Tengah. Sungguh keren dan indah. Ini bisa menyaingi IKN,” ungkap Ahmad Doli Kurnia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ahmad Doli Kurnia mengunjungi lokasi pembangunan Puspem Papua Tengah bersama 15 Anggota Komisi II DPR RI dan Wakil Menteri Dalam Negeri, John Wempi Wetipo.

Katanya, proses pembangunan sarana dan prasarana pemerintahan di Nabire berproses dengan sangat baik. Hal itu berbeda dari kunjungannya pada bulan Juni 2023 lalu.

Kala itu, daerah yang ditetapkan akan menjadi lokasi Puspem masih berupa hutan dan prosesnya masih pada tahap penyerahan tanah adat ke pemerintah.

“Saat ini, kami datang dan melihat di Puspem pekerjaannya luar biasa, lokasinya sudah dilakukan pembersihan, jalan-jalan sudah ada, bahkan patok-patok lokasi perkantoran telah dilakukan,” sebut Ahmad Doli.

Baca Juga :  Disparbudpora Mimika Anggarkan Rp200 Juta Dukung Event TIFA 2024

Progres itu membuat pihaknya optimis amanat Undang-undang bahwa Puspem bisa terwujud dengan fasilitas lengkap dapat segera tercapai dalam tiga tahun.

Puspem yang rencananya dibangun bermotif burung cendrawasih itu dipuji Ahmad Doli yang menurutnya belum ada di dunia.

Ahmad Doli Kurnia mengaku kagum ketika pesawat dua kali memutari lokasi Puspem sebelum mendarat di Bandara Nabire.

Ia mengatakan dirinya melihat pemandangan indah ketika menatap ke bawah karena terlihat sebuah lukisan berbentuk burung cendrawasih, yang mana itu adalah landskap Puspem Provinsi Papua Tengah.

“Ini menggambarkan kita memiliki ikon burung cendrawasih dan ini memang harus kita perkenalkan ke dunia Internasional. Saya berharap ini simbol akan menjadi kemajuan di tanah Papua secara keseluruhan,” tegasnya.

Desain Pusat Pemerintahan (Puspem) Provinsi Papua Tengah yang dipuji Ketua Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia Tandjung. (Foto: Istimewa)

Ahmad Doli menambahkan, pihaknya saat ini tengah melakukan monitoring pembangunan Puspem pasca pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Papua Barat Daya, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.

Baca Juga :  Lenis Kogoya Dorong Pelibatan Masyarakat Adat Kelola Dapur MBG di Papua Tengah

Dari kunjungannya ini, Komisi II disebutnya akan membuat time line untuk mempercepat pembangunan di empat DOB tersebut.

“Khusus Papua Barat Daya kami memiliki catatan yang banyak, namun untuk Papua Tengah saya kira tidak no issue soal pembangunan, sangat luar biasa progresnya,” terangnya.

Ia mengapresiasi, Penjabat Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk, karena menilainya telah bekerja lebih telaten.

“Dan dalam kunjungan kami, tentu kami tidak perlu banyak bicara, karena di sini sudah banyak bekerja,” tambah Ahmad Doli.

Sebelumnya, Ribka Haluk memaparkan pembangunan Puspem Provinsi Papua Tengah. Ia menjelaskan pembangunan Puspem mengedepankan kawasan grand smart city dengan mempertahankan kawasan hijau.

Lokasi Puspem Papua Tengah direncanakan memiliki kawasan perkantoran, perumahan dan kawasan masyarakat disertai instalasi listrik sistem bawah tanah.

“Saat ini proses pembangunannya ada di Kementrian PUPR dan semua dokumen serta master plannya sudah kami berikan,” tuturnya.

Ribka Haluk mengklaim, saat ini masyarakat telah merindukan hadirnya pembangunan Puspem ini. Bahkan proses pelepasan lahan telah selesai dilakukan tinggal proses penyerahan sertifikat dari Badan Pertanahan.

“Mimpi kami tentu Papua Tengah bisa menjadi Papua baru di tanah ini. Dengan harapan setelah ini, Gubernur defenitif ke depan dapat melanjutkannya,” tuturnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polusi Debu dan Asap di Mimika, Bupati Perintahkan Penanganan Darurat Udara
76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ
Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu
Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik
Rapat Tertutup Bahas Persoalan Kamtibmas, Mimika Bentuk Tim Terpadu
Kesbangpol Mimika Gelar Sosialisasi Penguatan Karakter Berbasis Pancasila dalam Keluarga
Lima Personel BPBD Mimika Disiapkan Jadi Tim Rescue Profesional
Tingkatkan Kesiapsiagaan, BPBD Mimika Bekali 50 Peserta Mitigasi Bencana

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 15:14 WIT

Polusi Debu dan Asap di Mimika, Bupati Perintahkan Penanganan Darurat Udara

Rabu, 9 September 2026 - 18:39 WIT

Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu

Kamis, 3 September 2026 - 16:53 WIT

Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik

Rabu, 2 September 2026 - 19:01 WIT

Rapat Tertutup Bahas Persoalan Kamtibmas, Mimika Bentuk Tim Terpadu

Rabu, 2 September 2026 - 15:46 WIT

Kesbangpol Mimika Gelar Sosialisasi Penguatan Karakter Berbasis Pancasila dalam Keluarga

Berita Terbaru

Tim Inafis Polres Mimika melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) penemuan jenazah pria bersimbah darah di Jalan Cenderawasih, SP 2, Mimika, Papua Tengah, Sabtu (12/9/2026). (Foto: Istimewa)

Peristiwa

Seorang Pria Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di SP 2 Mimika

Sabtu, 12 Sep 2026 - 15:08 WIT