Bupati Mimika Tegur OPD Terkait LAKIP 2026, Baru 11 dari 58 OPD Patuh Pelaporan

Kevin Kurni

Selasa, 10 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Mimika, Johannes Rettob. (Foto: Istimewa/Hayun)

Bupati Mimika, Johannes Rettob. (Foto: Istimewa/Hayun)

MIMIKA — Bupati Mimika, Johannes Retob, menegur organisasi perangkat daerah (OPD) yang belum menyampaikan dan mengunggah Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) sebagai bagian dari perencanaan program Tahun Anggaran 2026.

Dari total 58 OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika, baru 11 OPD yang melaporkan dan mengunggah dokumen LAKIP sesuai ketentuan yang berlaku.

Teguran tersebut disampaikan Bupati Johannes Retob saat memimpin apel gabungan OPD di halaman Kantor Pusat Pemerintahan (Puspem) Mimika, Senin (9/2/2026). Ia memberikan tenggat waktu tiga hari ke depan bagi seluruh OPD untuk segera menuntaskan pelaporan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya minta segera. Ortal nanti laporkan ke saya OPD mana yang sudah mengunggah semuanya. Ini menjadi catatan penting,” tegasnya.

Baca Juga :  Sertijab Wania: Ria Mandiwa Lanjutkan Program, Sorotan pada Bantuan Rumah OAP

Bupati menekankan bahwa penyusunan dan penginputan LAKIP harus dilakukan secara menyeluruh, mencakup seluruh rencana kegiatan tahun 2026, baik belanja modal, belanja jasa, belanja pegawai, maupun program lainnya. Menurutnya, LAKIP merupakan instrumen penting dalam mewujudkan transparansi anggaran dan akuntabilitas kinerja pemerintah daerah.

“Kita harus transparan. Tidak boleh ada kesan bekerja sembunyi-sembunyi. Semua harus terbuka dan dikerjakan dengan jujur,” ujarnya.

Lebih lanjut, Johannes Retob mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk mengubah pola pikir dan etos kerja agar lebih profesional dalam melayani masyarakat. Ia menegaskan bahwa kualitas pelayanan publik sangat ditentukan oleh kedisiplinan dan ketertiban administrasi aparatur pemerintah.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Mimika juga menyinggung berbagai isu yang berkembang di masyarakat, termasuk informasi yang dinilainya tidak sesuai fakta terkait kondisi keamanan dan pelayanan pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa sejumlah kabar yang beredar merupakan informasi keliru dan hoaks.

Baca Juga :  Hari Kedua Forum Strategis Papua Fokus Matangkan Langkah Teknis dan 12 Poin Komitmen Timika

“Isu pengungsian sampai ke pantai itu tidak benar. Informasi bayi meninggal juga tidak seperti yang diberitakan. Ada fakta medis dan keputusan keluarga yang tidak bisa dibebankan kepada pemerintah,” jelasnya.

Ia meminta seluruh ASN tidak mudah terprovokasi oleh informasi di media sosial serta tetap menjaga komunikasi yang baik dengan pemerintah pusat dan masyarakat.

“Sebagai aparat negara, kita harus kuat, tetap tenang, dan bekerja berdasarkan fakta,” ujar Bupati Mimika, Johannes Retob.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polusi Debu dan Asap di Mimika, Bupati Perintahkan Penanganan Darurat Udara
76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ
Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu
Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik
Rapat Tertutup Bahas Persoalan Kamtibmas, Mimika Bentuk Tim Terpadu
Kesbangpol Mimika Gelar Sosialisasi Penguatan Karakter Berbasis Pancasila dalam Keluarga
Lima Personel BPBD Mimika Disiapkan Jadi Tim Rescue Profesional
Tingkatkan Kesiapsiagaan, BPBD Mimika Bekali 50 Peserta Mitigasi Bencana

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 15:14 WIT

Polusi Debu dan Asap di Mimika, Bupati Perintahkan Penanganan Darurat Udara

Jumat, 11 September 2026 - 15:29 WIT

76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ

Rabu, 9 September 2026 - 18:39 WIT

Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu

Kamis, 3 September 2026 - 16:53 WIT

Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik

Rabu, 2 September 2026 - 19:01 WIT

Rapat Tertutup Bahas Persoalan Kamtibmas, Mimika Bentuk Tim Terpadu

Berita Terbaru

Proses evakuasi salah satu korban penyanderaan KKB di Kabupaten Mimika. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz)

Hukrim

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika

Senin, 14 Sep 2026 - 15:25 WIT