DPD RI Luncurkan Program Ketahanan Pangan di Papua Tengah, Dorong Kemandirian Pertanian Lokal

Endy Langobelen

Sabtu, 27 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses penanaman jagung saat peluncuran program ketahanan pangan di Papua Tengah oleh DPD RI. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Proses penanaman jagung saat peluncuran program ketahanan pangan di Papua Tengah oleh DPD RI. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

MIMIKA – Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) resmi meluncurkan Program Senator Peduli Ketahanan Pangan di Mimika, Papua Tengah, Sabtu (27/9/2025).

Peluncuran program ini ditandai dengan dentuman tifa, alat musik tradisional Papua, yang menjadi simbol dimulainya gerakan penguatan sektor pertanian lokal di wilayah timur Indonesia.

Wakil Ketua DPD RI, Yorrys Raweyai, hadir langsung membuka acara bersama para senator dari Sub Wilayah Timur II.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program ini menggandeng pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan kelompok tani setempat untuk memperkuat basis pangan masyarakat Papua.

“DPD RI menegaskan bahwa program ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan komitmen jangka panjang untuk meningkatkan ketahanan pangan,” ujar Yorrys dalam sambutannya.

Menurut Yorrys, Senator Peduli Ketahanan Pangan merupakan langkah konkret DPD RI dalam menggerakkan roda pertanian lokal di daerah-daerah.

Ia menyebut, inisiatif tersebut juga menjadi bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional sebagaimana arah besar Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga :  APBD Mimika Tahun 2025 Ditetapkan dengan Nilai 6,3 Triliun

“Kegiatan penanaman benih jagung ini merupakan bagian dari agenda strategis nasional yang bersifat jangka panjang dan berkelanjutan. Ini juga salah satu poin penting bagi penguatan sistem pangan nasional dan fondasi bagi perwujudan Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Ketua MPR For Papua itu menuturkan, Papua Tengah akan menjadi wilayah percontohan bagi pelaksanaan program di kawasan timur Indonesia.

Selanjutnya, inisiatif serupa akan diperluas ke seluruh provinsi yang tergabung dalam Sub Wilayah Timur II, mencakup Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Selatan, dan Papua Pegunungan.

“Kami berkomitmen, tentunya melalui kolaborasi lintas sektor agar seluruh proses mulai penyediaan lahan, alat dan mesin pertanian hingga hasil dan keuntungan pertanian akan sepenuhnya diserahkan kepada para petani. Ini adalah bentuk dukungan penuh pemerintah dan DPD RI kepada rakyat di daerah,” ujarnya.

Baca Juga :  SK Sudah Ditangan Sekwan, DPRK Mimika Bakal Segera Dilantik

Yorrys berharap, menjelang HUT ke-21 DPD RI pada 1 Oktober mendatang, lembaga yang mewakili daerah tersebut semakin memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengawal pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Dengan mengusung tema HUT ke-21 DPD RI ‘Dari Daerah Kita Bersatu Untuk Indonesia Maju’, kami ingin menegaskan simbol kedewasaan dan komitmen dalam menjaga amanat rakyat dan daerah,” tutupnya.

Peluncuran program yang berlangsung meriah itu turut dihadiri Wakil Gubernur Papua Tengah, Bupati Mimika, Majelis Rakyat Papua (MRP), DPR Papua Tengah, DPRK, unsur Forkopimda, perwakilan Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional, serta Kementerian BUMN melalui Perum Bulog dan PT Pupuk Indonesia.

Program ini diharapkan menjadi langkah awal memperkuat ketahanan pangan berbasis kearifan lokal dan menjadikan Papua Tengah sebagai salah satu lumbung pangan baru di kawasan timur Indonesia.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polusi Debu dan Asap di Mimika, Bupati Perintahkan Penanganan Darurat Udara
76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ
Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu
Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik
Rapat Tertutup Bahas Persoalan Kamtibmas, Mimika Bentuk Tim Terpadu
Kesbangpol Mimika Gelar Sosialisasi Penguatan Karakter Berbasis Pancasila dalam Keluarga
Lima Personel BPBD Mimika Disiapkan Jadi Tim Rescue Profesional
Tingkatkan Kesiapsiagaan, BPBD Mimika Bekali 50 Peserta Mitigasi Bencana

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 15:14 WIT

Polusi Debu dan Asap di Mimika, Bupati Perintahkan Penanganan Darurat Udara

Jumat, 11 September 2026 - 15:29 WIT

76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ

Rabu, 9 September 2026 - 18:39 WIT

Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu

Kamis, 3 September 2026 - 16:53 WIT

Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik

Rabu, 2 September 2026 - 19:01 WIT

Rapat Tertutup Bahas Persoalan Kamtibmas, Mimika Bentuk Tim Terpadu

Berita Terbaru

Proses evakuasi salah satu korban penyanderaan KKB di Kabupaten Mimika. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz)

Hukrim

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika

Senin, 14 Sep 2026 - 15:25 WIT