Gelar Rapat Kerja, Dekranasda Kabupaten Mimika: Produk Budaya Lokal Harus Berdaya Saing

Ahmad

Rabu, 11 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seremoni pembukaan rapat kerja Dekranasda Kabupaten Mimika yang ditandai dengan pemukulan tifa. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Seremoni pembukaan rapat kerja Dekranasda Kabupaten Mimika yang ditandai dengan pemukulan tifa. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Mimika melaksanakan rapat kerja perdana setelah belasan tahun vakum. Rapat kerja ini dilaksanakan di Aula Hotel Grand Tembaga, Selasa (10/6/2025).

Rapat kerja tersebut dihadiri oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Setda Kabupaten Mimika, Inosensius Yoga Pribadi, yang sekaligus membuka kegiatan secara resmi.

Ketua Harian Dekranasda, Nella Manggara, membacakan sambutan tertulis Ketua Umum Dekranasda Kabupaten Mimika, Susi Herawati Rettob. Dalam sambutannya disampaikan bahwa rapat kerja ini merupakan momen penting untuk menyamakan visi dan misi dalam menjalankan tugas organisasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Disebutkan bahwa tujuan utama Dekranasda adalah mengembangkan potensi kerajinan lokal di Mimika, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta melestarikan warisan budaya daerah.

Dekranasda Kabupaten Mimika sebagai mitra pemerintah memiliki tanggung jawab besar dalam membina dan mengembangkan potensi kerajinan yang ada.

“Kami percaya bahwa kerajinan bukan hanya sekadar produk, namun memiliki nilai-nilai yang mencerminkan identitas budaya, menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat, serta memiliki arti penting dalam pengembangan potensi daerah,” kata Nella Manggara.

Ia melanjutkan, Dekranasda akan berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Mimika, khususnya organisasi perangkat daerah terkait, serta pemangku kepentingan lainnya seperti PT Freeport Indonesia, Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK), dan instansi lainnya untuk meningkatkan kualitas produk kerajinan maupun olahan pangan lokal di Mimika.

Baca Juga :  Buka Festival UMKM dan Pameran Budaya, Willem Naa: Cintailah Produk Lokal

Selain itu, Dekranasda Kabupaten Mimika juga akan memberikan dukungan dalam hal pemasaran, promosi, dan penyelenggaraan pameran baik di tingkat regional, nasional, maupun global.

Nella juga menekankan bahwa sektor informal memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, serta terbukti tangguh dalam menghadapi krisis ekonomi dan dampaknya.

“Ini fakta yang luar biasa. Saya berharap melalui rapat kerja ini kita dapat mengidentifikasi tantangan dan hambatan, serta merumuskan program yang efektif dan efisien agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam mencapai tujuan mereka,” ujarnya.

“Mari bersama-sama dengan semangat Eme Neme Yauware (Bersatu, Bersaudara, Membangun), kita bangun komunikasi yang baik dan profesionalisme untuk memperkenalkan produk-produk unggulan Kabupaten Mimika kepada khalayak luas,” tutupnya.

Selanjutnya, Bupati Mimika Johannes Rettob dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Inosensius Yoga Pribadi mengatakan bahwa agenda ini memiliki peran yang sangat penting dan strategis.

Selain sebagai sarana evaluasi dan penyusunan program, rapat kerja ini juga menjadi forum untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antar-pemangku kepentingan guna mendukung pengembangan kerajinan yang berdaya saing dan berakar pada kearifan lokal Mimika.

Baca Juga :  Satu ABK Hilang di Laut Arafura, SAR Timika Kerahkan Tim Penyelamat

Yoga menyebutkan, ada tiga hal yang perlu ditekankan dalam rapat kerja ini, yakni: penguatan identitas lokal dan keunikan budaya; penjaringan, pelestarian, dan pengembangan potensi kerajinan khas Mimika; serta menjadikan produk budaya sebagai representasi kekayaan budaya yang patut dibanggakan, baik di tingkat regional, nasional, maupun global.

Yoga juga menambahkan bahwa Dekranasda perlu meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dan kewirausahaan para pengrajin.

Yang terakhir, diperlukan sinergi lintas sektor dan kemitraan untuk mendukung keberhasilan sektor kerajinan.

“Kolaborasi aktif antara pemerintah daerah, Dekranasda, dunia usaha, akademisi, dan komunitas pengrajin sangat dibutuhkan untuk menciptakan ekosistem yang kondusif dan berkelanjutan bagi pertumbuhan ekonomi kreatif di Kabupaten Mimika,” terangnya.

Yoga berharap rapat kerja ini dapat merumuskan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama pelaku usaha kecil dan menengah di bidang kerajinan.

Ia juga berpesan agar Dekranasda Kabupaten Mimika dapat melakukan pendataan dan pemantauan potensi kerajinan lokal, peningkatan kapasitas dan keterampilan pengrajin, memfasilitasi akses pasar dan promosi produk, penguatan kelembagaan dan kemitraan, mendorong inovasi dan adaptasi teknologi, serta melakukan monitoring dan evaluasi pengembangan secara berkelanjutan.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ikan Tongkol dari Fakfak Masuk Mimika Dipastikan Aman Konsumsi
Tembus Pasar Global: Papua Tengah Cetak Sejarah Ekspor Perdana 42 Ton Ikan Bawal ke Malaysia
UMKM Mimika Naik Kelas, Noken Kreatif Tembus Onboarding Bank Indonesia 2026
Pemkab Mimika Bakal Sulap Pasar Mapurujaya yang Terbengkalai Jadi Pasar Ikan
Tifa Creative Rancang Gallery TIFA sebagai Ruang Pertunjukan Seni Budaya di Mimika
Harga Sayur di Timika Melonjak Jelang Iduladha
Dukung Swasembada Pangan, Polres Mimika Panen Jagung Satu Hektare
IHLS Gelar Bazaar di SAGA Waena, Tawarkan 15 Ribu Perkakas Rumah Tangga

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:21 WIT

Tembus Pasar Global: Papua Tengah Cetak Sejarah Ekspor Perdana 42 Ton Ikan Bawal ke Malaysia

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:27 WIT

UMKM Mimika Naik Kelas, Noken Kreatif Tembus Onboarding Bank Indonesia 2026

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:09 WIT

Pemkab Mimika Bakal Sulap Pasar Mapurujaya yang Terbengkalai Jadi Pasar Ikan

Rabu, 27 Mei 2026 - 10:10 WIT

Tifa Creative Rancang Gallery TIFA sebagai Ruang Pertunjukan Seni Budaya di Mimika

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:08 WIT

Harga Sayur di Timika Melonjak Jelang Iduladha

Berita Terbaru

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mimika, Inosensius Yoga Pribadi (kiri), dan Vice President Government Relations PT Freeport Indonesia, Lenny Josephina (kanan), menandatangani Berita Acara Serah Terima hibah 11 kilometer pipa HDPE di area operasional dataran rendah PTFI, Mile 34, Mimika, Papua Tengah, Kamis, 9 Juli 2026. Dok. PTFI

Freeport

PTFI Serahkan Hibah 11 Km Pipa HDPE ke Pemkab Mimika

Jumat, 10 Jul 2026 - 14:39 WIT