MIMIKA — Momen kunjungan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (20/4/2026), menyisakan cerita penuh haru dari seorang perempuan asli Papua yang berhasil mengabadikan momen langka bersama orang nomor dua di Indonesia itu.
Perempuan tersebut adalah Irianti Usior, seorang ibu rumah tangga yang nekat menerobos kerumunan warga demi bisa bersalaman dan berfoto selfie dengan Wapres Gibran di depan Toko Meriah.
Sebelumnya, Gibran tiba di lokasi sekitar pukul 17.57 WIT dan langsung disambut antusias masyarakat yang memadati area sekitar toko.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia kemudian masuk ke dalam Toko Meriah untuk berbelanja bersama puluhan anak yatim piatu yang telah menunggu.
Di dalam toko, Gibran membelikan berbagai perlengkapan sekolah untuk anak-anak tersebut. Kegiatan itu berlangsung kurang lebih setengah jam, didampingi sejumlah pejabat daerah, di antaranya Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, dan Bupati Mimika, Johannes Rettob.
Sekitar pukul 18.17 WIT, Gibran keluar dari dalam toko. Antusiasme warga yang telah menunggu di luar pun kembali memuncak. Mereka berdesakan dan saling bersahutan memanggil nama Gibran.
Di tengah situasi tersebut, Irianti melihat peluangnya. Ia langsung menerobos kerumunan warga dan berhasil mendekat hingga bisa bersalaman dengan Gibran, lalu dengan cepat mengeluarkan ponselnya untuk berswafoto.
“Saya selama ini pokoknya fans berat dengan bapak wakil. Saya dari rumah tadi saya bilang saya harus salaman lama-lama dengan beliau, saya harus foto selfie, kalau tidak saya tidak akan tidur 30 hari 30 malam. Saya akan menangis,” ungkap Irianti penuh bahagia saat diwawancarai Galeripapua.com.
Usahanya pun berbuah manis. Ia berhasil mendapatkan foto selfie bersama Gibran, yang menjadi momen paling berkesan dalam hidupnya.
“Akhirnya saya berhasil selfie dengan beliau. Aduh saya suka cita sekali,” lanjutnya.
Di balik kebahagiaannya, Irianti juga menyampaikan harapan besar terhadap kepemimpinan Gibran, khususnya bagi Papua.
“Saya rasa memang banyak harapan sih. Kalau mau dilihat dari segi pembangunan, kalau mau dilihat juga dari konflik-konflik yang ada agar segera teratasi, terus biar kita juga aman, damai, dan hidup dengan berbagai macam suku, budaya, agama. Pokoknya kehidupan lancar-lancar lah begitu,” tuturnya.
Selain Irianti, warga lainnya juga mengaku bangga bisa melihat langsung kehadiran Wakil Presiden di Mimika.
“Senang masih bisa lihat langsung dengan dia. Kita rasa bangga karena dia bisa sampai di Papua, khususnya Mimika. Kayanya ini dia punya kunjungan perdana ke Mimika ini,” ujar Yohanis Rumpapono, seorang karyawan swasta.
Ia juga berharap kunjungan tersebut dapat membawa dampak positif, terutama dalam membuka peluang kerja bagi generasi muda di Mimika.
“Harapannya Gibran ke sini, mudah-mudahan kita punya anak-anak yang sudah selesai sekolah jangan banyak nganggur tapi bisa diusahakan untuk ada peluang kerja juga buat mereka juga di Kabupaten Mimika,” katanya.
Kunjungan Gibran di Mimika dijadwalkan berlangsung selama dua hari dengan sejumlah agenda di bidang sosial, pendidikan, hingga peninjauan kawasan strategis nasional.


























