Kepala Suku Yohan Dewelek Ajak Warga Paluga Jaga Keamanan dan Dukung Pemekaran Kampung

Sabtu, 1 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Suku Besar Dani Kabupaten Puncak, Yohan Dewelek, menyampaikan pesan jaga keamanan dalam kegiatan bakar batu dan sosialisasi bersama masyarakat di Kampung Paluga, Sabtu (1/8/2026). (Foto: Istimewa)

Kepala Suku Besar Dani Kabupaten Puncak, Yohan Dewelek, menyampaikan pesan jaga keamanan dalam kegiatan bakar batu dan sosialisasi bersama masyarakat di Kampung Paluga, Sabtu (1/8/2026). (Foto: Istimewa)

PUNCAK – Kepala Suku Besar Dani Kabupaten Puncak, Yohan Dewelek, mengajak masyarakat Kampung Paluga, Distrik Ilaga Utara, untuk terus menjaga situasi keamanan dan ketertiban sebagai fondasi bagi keberlangsungan pendidikan, pembangunan, serta percepatan pemekaran kampung.

Ajakan tersebut disampaikan Yohan saat menggelar kegiatan bakar batu dan sosialisasi bersama masyarakat di Kampung Paluga, Sabtu (1/8/2026).

Kegiatan itu menjadi wadah mempererat kebersamaan sekaligus menyampaikan berbagai pesan penting terkait kondisi keamanan dan arah pembangunan di wilayah tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan itu, Yohan menegaskan bahwa situasi di Kampung Paluga saat ini berada dalam kondisi aman dan kondusif.

Ia menyebut kondisi itu harus dipertahankan agar aktivitas masyarakat, termasuk pendidikan dan ibadah, dapat berlangsung tanpa gangguan.

“Sekarang Paluga aman, gereja aman, sekolah aman, masyarakat aman. Kita harus menjaga kondisi ini supaya anak-anak dapat bersekolah dengan baik dan memiliki masa depan. Mereka nantinya bisa menjadi guru, pegawai, dan dapat berbicara untuk kepentingan Paluga dan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  HUT ke-80 RI, Pengungsi Nduga: Di Mana Arti Kemerdekaan bagi Kami?

Ia juga menyampaikan bahwa berdasarkan informasi yang diketahuinya, saat ini tidak terdapat keberadaan KSTP di wilayah Kampung Paluga.

Karena itu, masyarakat diminta tidak mudah terpengaruh oleh informasi atau isu yang dapat memicu keresahan.

“Jangan sampai ada informasi yang membuat masyarakat takut. Kita harus bersama-sama menjaga keamanan karena kalau wilayah aman, anak-anak bisa sekolah dan pembangunan bisa berjalan,” katanya.

Selain menyoroti pentingnya keamanan, Yohan turut mengajak masyarakat mendukung rencana pemekaran kampung di Distrik Ilaga Utara.

“Pemekaran ini sudah pernah kita ajukan sejak pemerintahan Bupati Willem Wandik. Sekarang sudah masuk dalam daftar pemekaran, sehingga kita harus mendukung karena pemekaran ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dan dapat membuka peluang pekerjaan di kampung-kampung yang baru,” tuturnya.

Baca Juga :  Tokoh Intelektual Apresiasi Kinerja Dinas PUPR Mimika

Yohan mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu stabilitas daerah maupun menghambat proses pemekaran.

Menurutnya, penundaan pemekaran justru akan berdampak langsung terhadap masyarakat karena berpotensi menghambat pembangunan, pelayanan pemerintahan, dan terciptanya lapangan kerja.

“Jangan ada yang membuat kacau di Kabupaten Puncak sehingga pemekaran ini ditunda. Kalau ditunda, yang rugi adalah masyarakat sendiri,” ujarnya.

Melalui kegiatan bakar batu dan sosialisasi tersebut, Yohan berharap masyarakat Kampung Paluga tetap menjaga persatuan, keamanan, dan ketertiban.

Ia optimistis situasi yang kondusif akan mendukung kelancaran pembangunan serta mewujudkan pemekaran kampung yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Distrik Ilaga Utara.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala Suku Besar Damal Nikolas Alome Ajak Keluarga Hindari Konflik dan Jaga Keamanan Wilayah
Koalisi Sipil Desak Pemerintah Indonesia Buka Akses Pemantauan Internasional ke Papua
Kepala Suku Damal Imbau Masyarakat Kibogolome Jaga Persatuan dan Tidak Terprovokasi
AJI Kecam Kasatpol PP Raja Ampat yang Diduga Maki Jurnalis Wahana News
KNPB Timika Desak Peninjauan Perjanjian Roma dan Referendum Papua
OPM Bantah 4 Orang yang Serahkan Senjata di Puncak Jaya Anggotanya
Enam Tahun Kematian Pendeta Yeremia, KontraS Pertanyakan Rantai Komando
Kepala Suku Makuba Bagikan Bibit Cabai untuk Perkuat Pangan Lokal Papua

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:39 WIT

Kepala Suku Besar Damal Nikolas Alome Ajak Keluarga Hindari Konflik dan Jaga Keamanan Wilayah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 01:54 WIT

Koalisi Sipil Desak Pemerintah Indonesia Buka Akses Pemantauan Internasional ke Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:33 WIT

Kepala Suku Damal Imbau Masyarakat Kibogolome Jaga Persatuan dan Tidak Terprovokasi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:27 WIT

AJI Kecam Kasatpol PP Raja Ampat yang Diduga Maki Jurnalis Wahana News

Rabu, 30 September 2026 - 15:35 WIT

KNPB Timika Desak Peninjauan Perjanjian Roma dan Referendum Papua

Berita Terbaru

Sebuah mobil milik anggota polisi dibakar oleh warga di Distrik Kwamki Narama, Mimika, Papua Tengah, Jumat, 30 Oktober malam. (Foto: Dok. Warga)

Hukrim

Mobil Anggota Polisi Dibakar di Kwamki Narama Mimika

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:55 WIT