Menhan Resmikan Fasilitas Strategis di Mimika, Tegaskan Kesejahteraan Prajurit Operasi Papua

Jumat, 2 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Dr. Sjafrie Sjamsoeddin, membawakan sambutan saat berkunjung ke Mimika, Papua Tengah, Jumat (2/1/2026). (Foto: Istimewa/Informan Galeri Papua)

Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Dr. Sjafrie Sjamsoeddin, membawakan sambutan saat berkunjung ke Mimika, Papua Tengah, Jumat (2/1/2026). (Foto: Istimewa/Informan Galeri Papua)

MIMIKA — Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Dr. Sjafrie Sjamsoeddin, menegaskan komitmen negara dalam memperkuat pertahanan serta meningkatkan kesejahteraan prajurit yang bertugas di wilayah Papua.

Hal itu disampaikan saat kunjungan kerja di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Jumat (2/1/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Menhan meresmikan Baseops dan Mess Crew Lanud Yohanis Kapiyau, meresmikan Marshalling Area Jenderal Besar A.H. Nasution di Yonif 754/ENK, serta menghadiri kegiatan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) bagi 115 prajurit Satgas di bawah jajaran Koops TNI Habema.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menhan tiba di Bandara Mozes Kilangin Timika sekitar pukul 16.14 WIT menggunakan pesawat TNI AU Boeing 737 A-7308 bersama rombongan Kementerian Pertahanan, Mabes TNI, serta unsur terkait lainnya.

Setibanya di Timika, Menhan langsung menuju Lanud Yohanis Kapiyau untuk meresmikan fasilitas base operations dan mess kru yang dinilai strategis dalam mendukung operasional pertahanan udara di wilayah Papua Tengah.

Baca Juga :  PLN UP3 Timika Tunda Pemeliharaan PLTMG Pomako

Usai peresmian, Menhan bersama Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan rombongan melanjutkan agenda ke Markas Yonif 754/ENK.

Di lokasi tersebut, Menhan menyaksikan prosesi KPLB yang ditandai dengan penyematan tanda pangkat oleh Panglima TNI kepada prajurit Satgas Koops TNI Habema.

Dalam sambutannya, Menhan menekankan bahwa penghargaan kepada prajurit bukan sekadar simbol, melainkan bentuk nyata pengakuan negara atas pengorbanan mereka.

“Mereka yang berkeringat dan berkorban untuk bangsa dan negara harus diberikan penghargaan yang layak. Panglima jangan ragu-ragu. Ini adalah tantangan pimpinan untuk terus memberi perhatian, semangat, dan kemampuan kepada prajurit di medan operasi,” tegas Menhan.

Menhan juga menyoroti pentingnya kesejahteraan keluarga prajurit sebagai bagian tak terpisahkan dari penghargaan atas pengabdian.

Menurutnya, setiap tugas memiliki risiko, namun di dalamnya juga terdapat prestasi yang harus diakui negara.

Lebih lanjut, Menhan menyampaikan bahwa pemerintah akan terus menyempurnakan sistem komando operasi di Papua, dengan memperkuat kapasitas teritorial, tempur, intelijen, dan administrasi.

Baca Juga :  Sidak Libur Tahun Baru, Pemda Mimika Minim Pegawai

Ia menegaskan dukungan penuh Kementerian Pertahanan terhadap kebijakan nasional Presiden RI dalam membangun pertahanan yang kuat di Papua, khususnya pada tahun 2026.

“Ada perubahan taktik dan teknik seiring perkembangan teknologi. Kita tidak boleh kalah. Prajurit di Papua adalah prajurit dengan kemampuan individu terbaik dan harus terus kita dukung,” ujarnya.

Kegiatan di Yonif 754/ENK dilanjutkan dengan peresmian Marshalling Area Jenderal Besar A.H. Nasution, yang dilakukan langsung oleh Menhan bersama Panglima TNI.

Dalam kesempatan tersebut, Menhan menyampaikan pesan singkat namun tegas: “Hanya satu jawaban dalam berbakti, yaitu berhasil dalam tugas.”

Rangkaian kunjungan kerja di Mimika ditutup dengan ramah tamah bersama prajurit dan unsur pimpinan TNI. Menhan dan rombongan kemudian kembali ke Lanud Yohanis Kapiyau dan bertolak menuju Jakarta pada pukul 18.41 WIT. Seluruh kegiatan berlangsung aman dan lancar.

Sementara itu, Panglima TNI beserta rombongan dijadwalkan bermalam di Timika dan akan kembali ke Jakarta pada Sabtu (3/1/2026).

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemerintah Pusat Bakal Renovasi 21 Ribu Rumah di Papua
Tinjau SPPG, Satgas MBG Mimika Pastikan Standar Terpenuhi: 11 Unit Masih Terkendala IPAL
BRIDA Mimika Dorong Pembangunan Berbasis Data, Perkuat Sinergi dengan Lembaga Pusat
Wabup Mimika Tegur Pejabat Tahan Kendaraan Dinas Usai Mutasi
Sertijab Direktur RSUD Mimika: Tongkat Estafet Berpindah, Tantangan Baru Menanti
Paskah 2026, Menteri Agama Ajak Umat Doakan Bangsa
WFH Tiap Jumat, Papua Tengah Genjot Birokrasi Digital dan Efisiensi Anggaran
Soal WFH, Bupati Mimika Tunggu Arahan Gubernur

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 10:29 WIT

Pemerintah Pusat Bakal Renovasi 21 Ribu Rumah di Papua

Rabu, 15 April 2026 - 23:57 WIT

Tinjau SPPG, Satgas MBG Mimika Pastikan Standar Terpenuhi: 11 Unit Masih Terkendala IPAL

Selasa, 14 April 2026 - 14:15 WIT

BRIDA Mimika Dorong Pembangunan Berbasis Data, Perkuat Sinergi dengan Lembaga Pusat

Senin, 13 April 2026 - 15:02 WIT

Wabup Mimika Tegur Pejabat Tahan Kendaraan Dinas Usai Mutasi

Selasa, 7 April 2026 - 22:30 WIT

Sertijab Direktur RSUD Mimika: Tongkat Estafet Berpindah, Tantangan Baru Menanti

Berita Terbaru

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Antonius Welerubun. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Pendidikan

Data Dapodik Bermasalah, Distribusi MBG di Mimika Kacau

Jumat, 17 Apr 2026 - 11:32 WIT

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait. (Foto: BPMI Setpres)

Pemerintahan

Pemerintah Pusat Bakal Renovasi 21 Ribu Rumah di Papua

Jumat, 17 Apr 2026 - 10:29 WIT